<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918</id><updated>2012-01-09T08:58:21.806+07:00</updated><category term='Islam'/><category term='galeri foto'/><category term='Agen Hayati'/><category term='Nematoda'/><category term='jamur konsumsi'/><category term='Opini'/><category term='kesehatan'/><category term='vacation'/><category term='Fungi'/><category term='Sosial-Budaya'/><category term='artikel'/><category term='self development'/><category term='komputer'/><category term='inspirasi'/><category term='Friend Corner'/><category term='Indonesia-ku'/><category term='Curriculum Vitae'/><category term='Klinik Tanaman'/><category term='Vacancies &apos;n Tips'/><category term='financial'/><category term='Investasi'/><category term='umum'/><category term='jendela usaha'/><category term='handphone'/><category term='Kontemplasi'/><category term='Politik'/><category term='Virus'/><category term='teknologi'/><category term='obituari'/><category term='Hama'/><category term='Saya'/><category term='hukum'/><category term='foot print'/><title type='text'>herry soenarko</title><subtitle type='html'>media ekspresi perjalanan hidup, pengalaman profesi, dan pemikiran.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>97</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-3187914754112489767</id><published>2012-01-01T12:01:00.006+07:00</published><updated>2012-01-01T12:18:48.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investasi'/><title type='text'>Hati-hati, Jangan Terlena Rayuan Investasi Emas!!</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat ini gelora jiwa entrepreneur bangsa Indonesia sepertinya lagi gede-gede-nya, seminar diadakan dimana-mana, kampus-kampus mewajibkan mahasiswanya memiliki karya wirausaha hingga salah satu pengusaha properti ternama negeri ini membuat sebuah sekolah dan kampus yang kurikulumnya terintegrasi dengan semangat menjadi entrepreneur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada banyak lahan investasi bisnis yang bisa ditanami, salah satunya adalah investasi logam mulia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;yang sangat menggoda&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;, emas!. Namun demikian, bagi anda yang tertarik menanamkan investasi di sini, ada baiknya belajar dulu dari artikel yang saya comot dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://forum.tempo.co/showthread.php?675-Jangan-Terlena-Rayuan-Emas" target="_blank" title="link ke forum online"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;forum TEMPO on-line&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; berikut ini, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Magnet bisnis emas batangan memang luar biasa. Bukan hanya investor berpengalaman, bahkan ibu-ibu rumah tangga dan bujangan yang punya uang lebih ala kadarnya, ramai-ramai  belanja komoditas tersebut. Marketing yang menawarkan investasinya pun tak kalah gesit — sudah bisa datang ke rumah untuk presentasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sebaiknya kita pahami beberapa hal yang mempengaruhi nilai investasi komoditas ini. Jangan sampai terkena bujuk rayu atau bahkan terkena hipnotis keuntungan semu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan investasi emas, baik melalui sistem gadai maupun jual-beli.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: center;"&gt;&lt;span style="clear: left; float: left; font-size: small; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="235" src="http://l.yimg.com/cv/ip/ap/default/111115/harga_emas_perubahan__2_.jpg" width="560" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Pertama, sadari bahwa sifat dari investasi — tak terkecuali investasi emas — cenderung spekulatif. Anda bisa untung, bisa juga rugi. Biasanya, untuk mengurangi potensi kerugian, digunakan perhitungan yang matang dengan memasukkan variabel yang berpengaruh. Baik positif maupun negatif.&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Untuk itulah, alangkah baiknya Anda menanamkan uang lebih (di luar biaya operasional bulanan) dan tidak sekaligus dalam satu jenis investasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, jangan pernah berpikir dan tertipu rayuan bahwa harga emas selalu naik. Pada tahun ini saja sudah  beberapa kali terjadi fluktuasi. Harga September misalnya, lebih tinggi dibandingkan bulan Oktober. Kenaikan sebenarnya terjadi pada harga rata-rata tahunan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rata-rata kenaikan tahunan itu pun tidak selalu besar. Di bursa London, sepanjang tahun 2000-2001, perubahan harga emas malah negatif (-1,7 persen dan -3,9 persen). Atau, pada tahun 2005 dan 2009, kenaikan tahunannya cuma tiga persen.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya periode yang kenaikan harganya mencapai angka 30-an persen, seperti banyak dijadikan simulasi perhitungan ketika sedang membujuk calon investor, adalah tahun 2008. Karena itu, bersikap kritislah terhadap bujukan pemasar atau orang yang akan mengelola investasi Anda.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, seperti komoditas lainnya, harga emas dipengaruhi oleh kondisi permintaan dan penawaran. Satu hal yang juga perlu diingat, Bank Indonesia juga melakukan jual beli emas — yang biasanya digunakan untuk menjaga stabilitas moneter. Tahun lalu, Bank Indonesia dan Dana Moneter Internasional (IMF) melepas sebanyak 53,2 ton emas.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika perubahan harga emas hanya tiga persen, yaitu pada tahun 2005 dan 2009, bank sentral dan IMF pada tahun sebelumnya mengguyur pasar dengan 395,8 dan 157 ton. Itulah data yang dilansir oleh World Gold Council.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, ada kesepakatan para bank  sentral yang disebut sebagai Central Bank Gold Agreement, agar emas yang dilepas di pasar tidak lebih dari 400 ton.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, indikator ekonomi makro seperti suku bunga, kurs, apalagi indikator pasar modal, bisa secara langsung mempengaruhi harga emas. Jika ada tawaran menarik dari suku bunga, atau ada gairah di pasar saham, dan bisa juga di pasar obligasi, aliran dana bisa berpindah. Para pemburu keuntungan akan meninggalkan emas.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, jika pada akhirnya Anda memutuskan investasi di komoditas emas, jangan lupa mendiskon keuntungan nominal yang diperoleh dengan inflasi. Sehingga, yang didapat adalah keuntungan yang benar-benar riil atau nyata. Seandainya keuntungan yang diperoleh sesuai janji, katakanlah 15 persen, sementara inflasi rata-rata 6 persen, maka keuntungan yang riil adalah 9 persen.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, melongok data 2005 dan 2009, setelah didiskon oleh inflasi, maka justru kerugian yang makin besar.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, secara nominal perlu juga dikurangi untuk biaya penyimpanan jika ingin menyimpannya secara fisik atau biaya administrasi seandainya “dikuasakan” kepada manajer investasi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, kenalilah lahan investasi sebelum masuk ke dalamnya. Dan pastikan, dana yang diinvestasikan adalah dana lebih (bukan biaya sehari-hari). Jangan sampai malah terjerembab. Selain itu, ingatlah baik-baik pesan Warren Buffet, magnet bisnis Amerika yang kekayaannya mencapai $ 39 miliar: “&lt;i&gt;Never invest in a business you cannot understand.&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buffett seolah ingin menegaskan, jangan sampai tersengat racun di balik rayuan manis investasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-3187914754112489767?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/3187914754112489767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2012/01/hati-hati-jangan-terlena-rayuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3187914754112489767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3187914754112489767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2012/01/hati-hati-jangan-terlena-rayuan.html' title='Hati-hati, Jangan Terlena Rayuan Investasi Emas!!'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-3425023725430155588</id><published>2012-01-01T11:05:00.003+07:00</published><updated>2012-01-01T12:04:14.743+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='financial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontemplasi'/><title type='text'>Resolusi Financial di Tahun 2012 by Safir Senduk</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Tahun Baru telah dirayakan di berbagai belahan dunia dengan sangat meriahnya, bahkan menurut saya mungkin agak lebay sedikit. Namun demikian, kebanyakan dari kita hanyut terbawa &lt;i&gt;euforia&lt;/i&gt; tahun baru dengan berbagai kegiatan hura-hura, foya-foya, &lt;i&gt;vacation&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;shopping&lt;/i&gt; dll. tanpa tau esensi pesta itu. Bagi saya,&amp;nbsp;&lt;i&gt;&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Glamor-ism &lt;/i&gt;and &lt;i&gt;celebration on New Year Eve of 2012 &lt;/i&gt;adalah semacam 'kentongan' (alarm) yang mengingatkan kita bahwa TAHUN SUDAH BERGANTI, apa yang kelewat tahun kemaren dan apa yang akan anda lakukan tahun nanti!! jangan 'Tertidur' di malam tahun baru, kita harus 'begadang', menyadari segalanya!!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Sayang, hanya sedikit saja yang tahu benar arti pergantian tahun itu, selebihnya, setelah acara bakar-bakar dan nyalain kembang api bubar, buyar juga-lah semua. Yang berubah hanya-lah kalender yang nempel di dinding atau nangkring di atas meja. Namun, beberapa diantaranya memiliki semacam resolusi, hehehe.. kaya' PBB aja yaaa..!! tp emang benar, jika anda tak ingin hanyut di tahun 2012 tanpa makna, anda harus segera membuat resolusi, sebuah Visi-Misi, target-target, capaian-capaian, baik yang &lt;i&gt;short, mid&lt;/i&gt; atau-pun &lt;i&gt;long term&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Di saat akhir-akhir mendekati pergantian kalender tahun ini, saya sempat meng-&lt;i&gt;inventarisir&lt;/i&gt; semua keinginan dalam sebuah paket resolusi tahun 2012, namun demikian saya sepertinya perlu seorang mentor untuk mengevaluasi paket resolusi itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Ennnn... pas!! di saat yang tepat &lt;a href="http://www.perencanakeuangan.com/profil/safir%20senduk/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Safir Senduk&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;, seorang Perencana Keuangan di salah satu stasiun televisi membeberkan 5 strategi dalam perencanaan keuangan. Apa saja-kah lima strategi itu, mari kita lihat satu demi satu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Tentukan Sumber &lt;i&gt;Income&lt;/i&gt;. Maksudnya adalah, lakukan evaluasi dan tentukan; apakah di tahun ini kita perlu ganti kerjaan, pindah kantor, nambah bidang bisnis, memulai bisnis atau-kah cukup hanya dengan gaji bulanan di perusahaan yang sekarang??!!&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Mulai-lah membuat aset-aset Produktif, yaitu segala hal yang bisa mendatangkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;income&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;tambahan. misal; beli rumah, lalu dikontak-kan/di-kos-kan, beli mobil dan direntalkan, dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Hati-hati dengan tawaran barang-barang konsumtif. Buatlah prioritas pemenuhan barang-barang yang harus anda beli dengan 3 skala berikut: (1).WAJIB- (2). BUTUH- (3). INGIN. Prioritas satu, Bayar-lah hutang/tagihan anda terlebih dahulu; lalu, beli-lah barang-barang yang anda butuhkan. Setelah itu, hanya jika anda &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;masih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;memiliki anggaran, penuhilah keinginan anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Mulai-lah Investasi Bulanan, misalkan deposito dan tabungan di Bank. Jangan diamkan uang anda terlalu lama mengendap di dalam celengan 'Ayam Jago' &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;atau di bawah bantal dan kasur. Walaupun bunga bank tidak besar, paling tidak semakin banyak duit yang ditabung akan besar pula bunga yang anda dapat, selain juga lebih aman.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Harus berhati-hati dengan tawaran kredit yang sangat menggiurkan, terutama segala fasilitas yang ditawarkan kartu kredit, kecuali untuk membeli barang-barang yang akan jadi investasi jangka panjang. Seperti misal, Rumah, karena apabila anda jual kembali rumah akan memiliki &lt;i&gt;value&lt;/i&gt;, selain juga merupakan kebutuhan dasar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt; Dengan bekal 5 strategi ini saya berusaha meng-evaluasi PR tahun 2011 yang terbengkalai, impian-impian yang terpaksa diendapkan, dan kemudian menganalisis segala kemungkinan untuk menentukan skala prioritasnya. Setidaknya, ini RESOLUSI saya tahun 2012;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Seperti paparan Safir pada point-1, skala prioritas saya yang pertama adalah, evaluasi ulang, apakah saya perlu ganti perusahaan untuk mendapatkan &lt;i&gt;Income &lt;/i&gt;yang lebih gede!.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Skala Prioritas ke-2, masih ada hubungannya dengan point-1, saya harus menyusun rencana mencari dana untuk 'meng-&lt;i&gt;hier&lt;/i&gt;' seorang calon pelaksana teknis yang akan menjalankan segala jenis bidang bisnis yang akan terkait dengan resolusi point ke-3.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Tawaran kerjasama sudah datang berkali-kali dari investor mulai investasi kelas menengah hingga kelas kakap. Saya harus segera menangkapnya sebagai sebuah tantangan.&amp;nbsp; Saya sadar bahwa saya engga bisa menjalankannya secara langsung dan melepas pekerjaan saya yang sekarang, saya harus bermain '&lt;i&gt;clean, smart and safe&lt;/i&gt;' dalam menjalankan kerjasama ini, untuk itu-lah kenapa saya butuh point ke-2 pada kuartal ke-3 tahun 2012. Dengan begitu, saya bisa mem-&lt;i&gt;back up&lt;/i&gt; dengan gaji saya jika terjadi kegagalan bisnis. &lt;i&gt;So, &lt;/i&gt;efek baiknya, &lt;i&gt;income&lt;/i&gt; saya datang dari banyak penjuru. Maka, guna segera menyabet peluang ini saya harus mempersiapkan semua keperluan, termasuk mempelajari sistem kerjasama bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Mengembangkan potensi bisnis dengan menjalin kerjasama dengan investor lain dengan minat berbeda (pake' aji-aji 'mumpung)dan memacu produktivitas bisnis yang sekarang sudah berjalan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Apapun itu, saya harus lebih hemat di tahun 2012, selain itu juga, saya harus berfikir bahwa apa yang saya lakukan nanti harus mendatangkan manfaat dan merupakan investasi. Saya harus mengurus &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Kendaraan untuk mendukung mobilitas saya dan punya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;investasi properti, engga boleh nge-kos atau kontrak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Cita-cita idealis yang selama ini terpaksa di-'garasi'-kan, mulai harus dicarikan segala celah agar bisa terwujud, paling tidak jalan &lt;i&gt;alternative&lt;/i&gt; harus ketemu sebelum kuartal ke-4 tahun 2012 habis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Itu tadi Resolusi yang saya tawarkan buat diri saya sendiri di tahun 2012, yang mungkin juga bisa juga dijadikan contoh. Saya rasa, saya sudah mengevaluasi dengan sandaran point-point yang dikatakan oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.perencanakeuangan.com/profil/safir%20senduk/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;Safir Senduk&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;. Bagaimana dengan anda??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;emmm... saya yakin Anda tentu juga punya keinginan, sudahkah dituliskan?! kalau belum, bersegeralah, mumpung semangat tahun baru masih menggelora...!!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;SEMANGAT.. semoga bermanfaat!!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-3425023725430155588?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/3425023725430155588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2012/01/resolusi-financial-di-tahun-2012-by.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3425023725430155588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3425023725430155588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2012/01/resolusi-financial-di-tahun-2012-by.html' title='Resolusi Financial di Tahun 2012 by Safir Senduk'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-3467227993626905445</id><published>2011-12-31T09:49:00.006+07:00</published><updated>2012-01-01T11:12:41.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='financial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontemplasi'/><title type='text'>Engga Boleh Ngutang!!!: Siasat Bijak Memanfaatkan Kartu Kredit</title><content type='html'>&lt;blockquote class="tr_bq" style="color: #0b5394; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Setiap kesulitan adalah peluang usaha!!&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Apakah anda pernah dengar ucapan itu?, sepertinya memang begitulah hukum dunia usia dijalankan. Dimana ada kesulitan, pengusaha berusaha mengeruk keuntungan berlipat. Apakah contohnya?, emmm.. tentu tau dong, kalau sebagian besar kita akan merasa tidak aman apabila berbelanja dalam jumlah banyak, lalu harus membawa uang cash atau akan sangat ribet bila pada saat makan bersama relasi lalu pas tidak membawa uang cash atau kartu debit lagi kering kerontang..&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Pengusaha sepertinya memang mencium kesulitan dan image modern kita dalam berbelanja ini sebagai kesempatan! yaa! Salah satu kemudahan yang ditawarkan adalah akses berbelanja dengan hanya menggesekkan Kartu dan menawarkan cicilan dalam berbagai opsi jangka pembayaran dan bunga.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, apakah anda tau bagaimana cara menghitung bunganya? tidak banyak yang tau pastinya. Inilah yang kemudian menimbulkan banyak kasus seperti (mungkin) peristiwa &lt;i&gt;Debt Collector&lt;/i&gt;. Tapi, sebelum saya berbagi cara menghitung bunga bank dari fasilitas cicilan kartu kredit, saya sekedar &lt;i&gt;sharing&lt;/i&gt; saja, agar kita bisa secara bijak menggunakan kartu kredit saat berbelanja.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Di hampir semua artikel manajemen keuangan yang telah saya baca, mereka memperingatkan kita terhadap beberapa hal, diantaranya adalah:&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;li&gt;"Dilarang Berhutang" jika hanya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan konsumsif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dibolehkan "Berhutang" apabila akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan yang bersifat produktif, misal, modal usaha.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;emm... dari dua kunci dasar itu kita dapat menarik kesimpulan sederhana: &lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;li&gt;sebisa mungkin jangan menggesekkan kartu kredit anda bila kebutuhan tersebut hanyalah kebutuhan yang bersifat konsumtif, dan sedapat mungkin bayarlah secara cash.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;gunakan-lah kartu kredit hanya apabila anda terpaksa, misal, lupa tidak ada uang cash di dalam dompet.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;gunakan-lah kartu kredit anda hanya untuk membeli barang-barang/jasa tertentu yang hanya bisa dibeli dengan kartu kredit, misal; promo tiket pesawat murah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Segeralah bayar tagihan sebelum jatuh tempo, karena bank akan mengenakan bunga bila anda telat membayarkannya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Demikian tadi beberapa langkah bijak menyiasati penggunaan kartu kredit, dan tentu pula masing-masing orang punya caranya sendiri-sendiri. Andapun boleh berbagi di sini. Selanjutnya, mari kita mencoba simulasi perhitungan bunga kartu kredit. Harapanya, agar tidak mudah terjebak dengan iming-iming bungan ringan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Bank, sebagai penjamin dalam kartu kredit anda pasti-lah memiliki beberapa opsi tawaran untuk anda, mungkin cicilan tanpa bunga untuk opsi bayar 3x cicilan (3 bulan), atau bunga yang lebih rendah untuk cicilan 12x (tiap bulan/satu tahun), namun demikian, saya sarankan anda untuk mencermati kembali tawaran itu, jangan mudah tertipu tawaran bank dengan bunga rendah. Berikut ini saya tampilkan simulasi perhitungannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-B-sE847RAvw/Tv5yxO4aO4I/AAAAAAAAAjE/CmnMUWQJ2as/s1600/simulasi+kartu+kredit...png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="292" src="http://4.bp.blogspot.com/-B-sE847RAvw/Tv5yxO4aO4I/AAAAAAAAAjE/CmnMUWQJ2as/s400/simulasi+kartu+kredit...png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Silakan pelajari tabel di atas, di sini akan dibandingkan antara jangka waktu cicilan dan bunga yang ditawarkan. Jumlah tagihan pada masing-masing jangka dan bunga sama, Rp. 2.456.700,00. Tujuannya sederhana, agar kita tahu manakah yang paling menguntungkan kita bila suatu saat akan memilih promo bank.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita melihat simulasi ini, tentu kita akan berpikir bahwa cicilan 12 kali lebih ringan jika dibandingkan dengan cicilan 3 dan 6 kali. Dilihat dari Cicilan dasar dan bunga, jelas memperlihatkan nominal yang lebih besar pada opsi 3 dan 6 kali, tetapi secara akumulatif atau total hutang yang harus dibayarkan sampai dengan lunas, terlihat jelas bahwa cicilan 12x lebih besar, (berbeda sedikit dengan cicilan 6x karena Bank memiliki program &lt;i&gt;free&lt;/i&gt; bunga pada pembayaran 3 bulan pertama.). Perhitungan ini tentu saja berlaku tidak hanya pada sistem yang digunakan kartu kredit, tapi mungkin juga sistem kredit yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Akhirnya, kita sama-sama tau opsi mana yang pas buat kita. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Semoga kita bisa bijaksana dalam memanfaatkan kartu kredit, dan semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-3467227993626905445?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/3467227993626905445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/cara-merubah-transaksi-credit-card.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3467227993626905445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3467227993626905445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/cara-merubah-transaksi-credit-card.html' title='Engga Boleh Ngutang!!!: Siasat Bijak Memanfaatkan Kartu Kredit'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-B-sE847RAvw/Tv5yxO4aO4I/AAAAAAAAAjE/CmnMUWQJ2as/s72-c/simulasi+kartu+kredit...png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-8666773668190712508</id><published>2011-12-30T17:56:00.003+07:00</published><updated>2011-12-30T18:13:54.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Sang Pendobrak Tradisi!!</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Kayak'nya, itulah &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;headline&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; yang pas buatnya, gambaran singkat versi saya untuk menjelaskan karakter dan gayanya yang khas saat memimpin suatu instansi. Dan, sepertinya saya menemukan idola baru yang inspiratif dalam kepemimpinan, humanisme, enterpreneur, pengetahuan yang luas, integral dan komprehensif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Dia adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dahlan_Iskan" target="_blank" title="Riwayat Hidup Dahlan Iskan"&gt;Dahlan Iskan&lt;/a&gt; (lahir tanggal 17 Agustus 1951 di Magetan, JawaTimur), adalah CEO surat kabar &lt;i&gt;Jawa Pos &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;Jawa Pos News Network&lt;/i&gt;, yangbermarkas di Surabaya. Ia juga adalah Direktur Utama PLN sejak 23 Desember2009. Pada tanggal 19 Oktober 2011, berkaitan dengan reshuffle KabinetIndonesia Bersatu II, Dahlan Iskan diangkat sebagai Menteri Negara Badan UsahaMilik Negara menggantikan Mustafa Abubakar yang sedang sakit.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-7ldneic9P0M/Tv2YpftSxDI/AAAAAAAAAi4/skl5WmiAZoI/s1600/Dahlan-iskan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-7ldneic9P0M/Tv2YpftSxDI/AAAAAAAAAi4/skl5WmiAZoI/s320/Dahlan-iskan.jpg" width="222" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:TrackMoves/&gt;  &lt;w:TrackFormatting/&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;   &lt;w:CachedColBalance/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;m:mathPr&gt;   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;   &lt;m:dispDef/&gt;   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;  &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Tulisan-tulisanDahlan Iskan sangat ringan tapi begitu mengena, ide-ide-nya kreatif dan &lt;i&gt;tothe point&lt;/i&gt;, tampilan yang low profile, 'nyleneh' dalam berpakaian dan gayahidup. eeemmm... maklum kali yaa, mungkin karena semua sudah dia rasakan, diasudah punya semua, jadi buat apa mengada-ada dan meminta-minta. Contohnya, diagag minta fasilitas dari negara atas jabatannya, dia masih setia menunggangimobil pribadinya. Hebat toh, jarang lo pejabat-pejabat Republik Indonesia iniyang mau begitu, kalau-pun ada sedikit, sebut saja Mantan Ketua MPR, HidayatNur Wahid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Salahsatu tulisan yang baru saja saya baca, sangat menarik, bagaimana diamenghidupkan suasana rapat dan memprovokasi semua orang bicara mengenai ideperbaikan Maskapai Merpati yang pamornya anjlok gara-gara tragedi kecelakaan diKaimana dan terus meruginya perusahaan plat merah ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Tulisannyamengenai jalannya &lt;i&gt;meeting&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;style &lt;/i&gt;leadershipnya saat memimpinrapat dapat anda simak pada alenia-alenia yang saya comot dari web-blogdahlaniskan.wordpress.com yang berjudul &lt;a href="http://dahlaniskan.wordpress.com/2011/12/27/bisakah-merpati-hidup-lagi/" target="_blank" title="link artikel"&gt;Bisa-kah Merpati Hidup Lagi&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Kadanglibur itu penting. Pada hari tanpa kesibukan itulah persoalan yang rumit bisadibicarakan secara mendasar, detail, dan habis-habisan. Misalnya, pada harilibur Sabtu lalu. Enam jam penuh bisa membicarakan rumitnya persoalan MerpatiNusantara Airline.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Tidakhanya direksi dan komisaris yang hadir, tapi juga seluruh manajer senior. Ruangrapat sampai tidak cukup sehingga pindah ke ruang tamu yang secara kilatdijadikan arena perdebatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Meskisaya yang memimpin rapat, tidak ada hierarki di situ. Segala macam jabatan danpredikat saya minta ditanggalkan. Tidak ada menteri, tidak ada Dirut, tidak adakomisaris, dan tidak ada bawahan. Semua sejajar sebagai orang bebas. Duduknyapun tidak diatur dan tidak teratur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Operatorlaptop dan proyektornya sampai duduk di lantai. Kebetulan saya juga hanyamemakai kaus dan celana olahraga. Belum mandi pula. Baru selesai berolahragabersama 30.000 karyawan dan keluarga Bank Rakyat Indonesia se-Jakarta memperingatiultah ke-116 mereka yang gegap gempita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Pindahdari acara BRI ke acara Merpati pagi itu rasanya seperti pindah dari surga keMarunda. Dari perusahaan yang labanya Rp 14 triliun ke perusahaan yang ruginyatidak habis-habisnya. Dari jalannya operasional saja Merpati sudah rugi besar. Apalagi,kalau ditambah beban-beban utangnya. Tiap bulan pendapatannya hanya Rp 133miliar. Pengeluarannya Rp 178 miliar. Pesawatnya tua-tua. Sekali dapat yangbaru MA 60 pula.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Suasanakerja di Merpati pun sudah seperti perusahaan yang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;no hope!&lt;/i&gt; Maka, jelaslah bahwa persoalan Merpati tidak bisadiselesaikan dengan cara biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Restrukturisasiperusahaan dengan cara modern sudah dicoba sejak dua tahun lalu. Belum adahasilnya “bahkan tanda-tandanya sekali pun. Upaya restrukturisasi ini telahmenghabiskan enersi luar biasa. Lebih-lebih menghabiskan waktu dan kesempatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Panjangnyaproses pengadaan pesawat Tiongkok MA 60 membuat peluang lama hilang begitusaja. Rute-rute kosong yang semula akan diisi MA 60 telanjur dimasuki Wing danSusi Air yang lebih kompetitif. MA 60 yang menurut para pilot merupakan pesawatyang bagus, lebih berat lagi bebannya setelah terjadi kecelakaan di Kaimana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Peristiwayang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kualitas pesawat itu ikut membuatMerpati ibarat petinju yang sudah sempoyongan tiba-tiba terkena pukulan berat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Sebelumkecelakaan Kaimana, penumpang sebenarnya lebih senang naik MA 60. Pesawat inisengaja didesain untuk negara tropis. AC-nya bisa berfungsi sejak penumpangmasuk pesawat. Tidak seperti pesawat baling-baling lain yang panas udarakabinnya luar biasa dan baru berkurang setelah beberapa menit di udara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Merpatimemang sering kehilangan momentum. Bahkan, seperti sudah kehilangan momentumsejak dari lahirnya. Ketika kali pertama dipisahkan dari Garuda,pesawat-pesawatnya diambil, tapi utangnya ditinggalkan. Beban-beban lain jugamenumpuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Semuaitu enak sekali dijadikan kambing hitam oleh manajemen. Setiap manajemen yanggagal punya alasan pembenarannya. Kadang manajemen lebih sibuk mengumpulkankambing hitam daripada bekerja keras dan melakukan efisiensi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Benarkahtidak ada hope lagi di Merpati?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Itulahyang melalui forum pada hari libur Sabtu lalu ingin saya ketahui. Terutamasebelum saya membuat keputusan yang tragis: ditutup! Segala macam usaha sudahdilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Duabulan lalu sebenarnya saya sudah menyederhanakan manajemen Merpati. Jabatanwakil Dirut saya hapus. Jumlah direktur saya kurangi. Ini agar manajemen lebihlincah. Juga terbebas dari beban psikologis karena wakil Dirutnya lebih seniordari sang Dirut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Rupanyaitu belum cukup. Saya harus masuk lebih ke dalam. Tiba-tiba saya inginberdialog langsung. Dialog yang intensif dan tanpa batas. Dialog dengan jajaranyang lebih bawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Dimasa lalu saya sering mendapat pengalaman ini: banyak ide bagus justru datangdari orang bawah yang langsung bekerja di lapangan. Bukan dari konseptor yangbekerja di belakang meja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: Courier;"&gt;Memangada rencana pemerintah dan DPR untuk membantu keuangan Merpati Rp 561 miliar.Tapi, akankah uang itu bermanfaat? Atau hanya akan terbang terhambur begitusaja ke udara? Seperti ratusan miliar uang-uang negara sebelumnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: Courier;"&gt;Tentusaya tidak ingin seperti itu. Harus ada jaminan ini: dengan suntikan tersebutMerpati bisa hidup dan berkembang. Tidak seperti suntikan-suntikan uang ratusanmiliar rupiah di masa lalu. Ini juga harus menjadi uang terakhir dari negarauntuk Merpati. Sudah terlalu besar negara terus menyuntik Merpati, dengan hasilyang masih begitu-begitu saja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Karenaitu, saya kemukakan terus terang di forum: daripada uang Rp 561 miliar tersebutterhambur ke udara begitu saja dan karyawan pada akhirnya kehilangan pekerjaanjuga, lebih baik Merpati ditutup sekarang juga. Uang itu bisa dibelikan kebunkelapa sawit. Tiap karyawan mendapat pesangon 2 ha kebun sawit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;OrangRiau punya dalil: satu keluarga yang punya 2 ha kebun sawit, sudah bisa hidupsampai menyekolahkan anak ke ITB! Memiliki 2 ha kebun sawit lebih memberikanmasa depan daripada terus menjadi karyawan Merpati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Tentuide ini membuat pertemuan heboh. Sekaligus peserta pertemuan tertantang untukmenolaknya. Mereka tidak rela kalau Merpati harus mati. Kebun sawit bukanbandingan untuk masa depan. Oke. Saya setuju. So what? Kalau darioperasionalnya saja sudah rugi, masih adakah alasan untuk mempertahankannya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Maka,saya ajukan ide untuk melakukan pembahasan topik per topik. Ini untuk mengecekapakah benar masih ada harapan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Topikpertama adalah: bagaimana membuat pendapatan Merpati lebih besar daripadapengeluarannya. Kalau tidak ada jalan yang konkret di topik ini, putusannyajelas: Merpati harus ditutup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Asumsinya:bagaimana bisa memikul beban yang lain kalau dari operasionalnya saja sudahrugi besar. Berapa pun modal digerojokkan tidak akan ada artinya. Lebih baikuntuk beli kebun sawit!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Meskilogika sawit begitu jelas dan rasional, rupanya masih banyak yang takutmengubah jalan hidup. Ketika hal itu saya kemukakan, seseorang nyeletuk dariarah belakang. “Salah Pak Dahlan! Bukan kami takut menjadi petani sawit, tapiMerpati ini masih punya peluang besar,” katanya. “Asal semua orang di Merpatipunya etos kerja yang hebat,” tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Etoskerja ini begitu sering dia sebut sebagai penyebab utama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;kesulitanMerpati sekarang ini. Dia sangat percaya etos itulah kuncinya, sehinggasepanjang enam jam rapat itu dia selalu dipanggil dengan nama Pak Etos.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;PakEtos mungkin benar. Tapi, itu masih kurang konkret. Yang diperlukan adalah usulkonkret dan realistis. Yang bisa membuat pendapatan lebih besar daripadapengeluaran. Yang bisa dilaksanakan dalam keadaan Merpati as is.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Pagiitu begitu sulit mencari ide yang membumi. Saya pun lantas teringat padagurauan pedagang-pedagang sukses seperti ini: “Tuhan itu baik. Tapi, uanglahyang bisa membuat orang mengatakan Tuhan itu baik”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: Courier;"&gt;Rupanyaperlu rangsangan material untuk melahirkan ide-ide kreatif. Rupanya perlu danauntuk mendatangkan Tuhan. Maka, saya tawarkan di forum itu: peserta rapat yangmengusulkan ide terbaik akan saya beri hadiah satu mobil baru, Avanza, darikantong saya pribadi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Rapatpun menjadi heboh. Gelak tawa memenuhi ruangan. Ide belum muncul, tapi warnamobil sudah harus dibicarakan. Setuju: warna krem! Neraka sawit ternyata tidakmenarik. Surga Avanzalah yang menggiurkan. Pantaslah kalau Jakarta macet!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Tuhanrupanya benar-benar datang. Inspirasi bermunculan. Hampir semua peserta rapatmengangkat tangan. Mereka berebut mendaftarkan ide. Angkat tangan lagi untukide kedua. Ide ketiga. Bahkan, ada yang sampai mendaftarkan lima ide.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Setelahterkumpul 53 ide, barulah diperdebatkan. Mana yang konkret dan mana yangterlalu umum. Mana yang menghasilkan rupiah, mana yang menghasilkan semangat.Mana yang membuat pendapatan lebih besar, mana yang membuat pengeluaran lebihkecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Ide-ideitu kemudian di-ranking. Dari yang terbaik sampai yang terkurang. Dari yangterbanyak menghasilkan rupiah sampai yang menghasilkan etos. Perdebatan amatseru karena masing-masing mempertahankan idenya. Terjadi diskusi yang luarbiasa intensif, mengalahkan rapat kerja bagian pemasaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Dariranking yang dibuat, memang sudah bisa diketahui siapa yang bakal dapat mobil.Tapi, ada yang protes. “Sebaiknya hadiah baru diberikan setelah ide itu jadikenyataan,” teriaknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Rupanya,dia ingin membuktikan bahwa meski idenya kalah ranking, dalam pelaksanaannyakelak akan mengalahkan juara ranking itu. Setuju. Kita lihat dulu kenyataan dilapangan. Peluang bagi ide yang ranking-nya di bawah pun masih terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Tentuide-ide itu masih dirahasiakan. Ini terutama karena masih akan dirumuskan dalambentuk program kerja nyata di lapangan. Tapi, semua ide memang sangat menarik.Dari sinilah bisa diketahui bahwa Merpati seharusnya tidak akan rugi secaraoperasional. Kalau ini terlaksana, pemilik dana tidak akan ragu membantu.Alhamdulillah. Tuhan memberkati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Topikberikutnya adalah MA 60. Bagaimana kinerjanya selama ini? Apakah bisamenghasilkan uang dan terutama bagaimana mengembalikan citra yang rusak akibatkecelakaan Kaimana?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Banyakjuga ide gila yang muncul. Termasuk ide bahwa khusus untuk MA 60 sebaiknyadicarikan pilot bule. Seperti pesawatnya Susi Air. Orang kita lebih percayakepada bule daripada bangsa sendiri. Ketidakpercayaan orang terhadap MA 60 bisaditutup dengan pilot orang bule. Huh! Saya benci dengan ide ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Tapi,demi Merpati saya menerimanya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Maka,setelah enam jam berdebat, tepat pukul 16.00, rapat pun diakhiri dengan lega.Saya bisa segera pulang untuk mandi pagi!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;(*)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;DahlanIskan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;Menteri&amp;nbsp;BUMN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-8666773668190712508?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/8666773668190712508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/sang-pendobrak-tradisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8666773668190712508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8666773668190712508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/sang-pendobrak-tradisi.html' title='Sang Pendobrak Tradisi!!'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-7ldneic9P0M/Tv2YpftSxDI/AAAAAAAAAi4/skl5WmiAZoI/s72-c/Dahlan-iskan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-2067168820185902509</id><published>2011-12-29T21:33:00.002+07:00</published><updated>2011-12-29T21:34:43.207+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Soe Hok Gie dan Perjalanannya ke Puncak Tertinggi di Pulau Jawa</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Soe Hok Gie, adalah salah satu sosok yang saya kagumi. Bagi saya, Hok Gie adalah gambaran mahasiswa yang punya sikap dan karakter jelas, tidak opportunis, memiliki keyakinan idiologi. Dia seorang aktifis mahasiswa yang sangat vokal di jaman-nya. Dia berani bersuara keras terhadap pemerintah dan juga teman yang bernaung di bawah organisasi pergerakan mahasiswa yang&amp;nbsp; terkontaminasi kepentingan politik. Soe Hok Gie, juga merupakan seorang Hiker, suka mendaki gunung, selain itu, dia juga suka menulis. Konsistensinya ditunjukkannya hingga lulus kuliah, Hok Gie tidak mau terlibat di dalam struktur pemerintahan, sebelum kemudian dia wafat di Mahameru saatmelakukan pendakian pada 18 Desember 1969 karena menghirup asap beracun gunungtersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tulisan ini saya kutip dari web-blog &lt;/span&gt;&lt;a href="http://catros.wordpress.com/2007/05/31/antara-soe-hok-gie-dan-mahameru/" target="_blank" title="silakan klik link unt baca sumbernya"&gt;http://catros.wordpress.com&lt;/a&gt;, &lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sekedar ingin berbagi dan menyebarkan sebuah sikap hidup, bila anda ingin surfing langsung ke sumber, silakan langsung klik link tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Soe Hok Gie dilahirkan pada tanggal 17Desember 1942. Dia adalah sosok aktifis yang sangat aktif pada masanya. Sebuahkarya catatan hariannya yang berjudul Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstransetebal 494 halaman oleh LP3ES diterbitkan pada tahun 1983. Soe Hok Gietercatat sebagai mahasiswa Universitas Indonesia dan juga merupakan salah satupendiri Mapala UI yang salah satu kegiatan terpenting dalam organisasi pecintaalam tersebut adalah mendaki gunung. Gie juga tercatat menjadi pemimpin MapalaUI untuk misi pendakian Gunung Slamet, 3.442m.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kemudian pada 16 Desember 1969, Giebersama Mapala UI berencana melakukan misi pendakian ke Gunung Mahameru(Semeru) yang mempunyai ketinggian 3.676m. Banyak sekali rekan-rekannya yangmenanyakan kenapa ingin melakukan misi tersebut. Gie pun menjelaskan kepadarekan-rekannya tesebut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuankami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya padaslogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan.Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenalobyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenalIndonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemudaharus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naikgunung.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sebelum berangkat, Gie sepertinyamempunyai firasat tentang dirinya dan karena itu dia menuliskan catatannya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Saya tak tahu apa yang terjadi dengandiri saya. Setelah saya mendengar kematian Kian Fong dari Arief hari Mingguyang lalu. Saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian. Sayaingin mengobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru. Dengan Maria, Rina dan jugaingin membuat acara yang intim dengan Sunarti. Saya kira ini adalah pengaruhatas kematian Kian Fong yang begitu aneh dan begitu cepat.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dari beberapa catatan kecil sertadokumentasi yang ada, termasuk buku harian Gie yang sudah diterbitkan, CatatanSeorang Demonstran (CSD) (LP3ES, 1983), berikut beberapa kisah yang mewarnaitragedi tersebut yang saya kutip dari Intisari :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Suasana sore hari bergerimis hujan dankabut tebal, tanggal 16 Desember 1969 di G. Semeru. Seusai berdoa danmenyaksikan letupan Kawah Jonggringseloko di Puncak Mahameru (puncaknya G.Semeru) serta semburan uap hitam yang mengembus membentuk tiang awan, beberapaanggota tim terseok-seok gontai menuruni dataran terbuka penuh pasir bebatuan,mereka menutup hidung, mencegah bau belerang yang makin menusuk hidung danparu-paru. Di depan kelihatan Gie sedang termenung dengan gaya khasnya, dudukdengan lutut kaki terlipat ke dada dan tangan menopang dagu, di tubir kecilsungai kering. Tides dan Wiwiek turun duluan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dengan tertawa kecil, Gie menitipkanbatu dan daun cemara. Katanya, “Simpan dan berikan kepada kepada ‘kawan-kawan’batu berasal dari tanah tertinggi di Jawa. Juga hadiahkan daun cemara daripuncak gunung tertinggi di Jawa ini pada cewek-cewek FSUI.” Begitu kira-kirakata-kata terakhirnya, sebelum turun ke perkemahan darurat dekat batas hutanpinus atau situs recopodo (arca purbakala kecil sekitar 400-an meter di bawahPuncak Mahameru).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Di perkemahan darurat yang cumaberatapkan dua lembar ponco (jas hujan tentara), bersama Tides, Wiwiek danMaman, mereka menunggu datangnya Herman, Freddy, Gie, dan Idhan. Hari makinsore, hujan mulai tipis dan lamat-lamat kelihatan beberapa puncak gunung lainnya.Namun secara berkala, letupan di Jonggringseloko tetap terdengar jelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Menjelang senja, tiba-tiba batu kecilberguguran. Freddy muncul sambil memerosotkan tubuhnya yang jangkung. “Gie danIdhan kecelakaan!” katanya. Tak jelas apakah waktu itu Freddy bilang soalterkena uap racun, atau patah tulang. Mulai panik, mereka berjalantertatih-tatih ke arah puncak sambil meneriakkan nama Herman, Gie, dan Idhanberkali-kali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Beberapa saat kemudian, Herman datangsambil mengempaskan diri ke tenda darurat. Dia melapor kepada Tides, kalau Giedan Idhan sudah meninggal! Kami semua bingung, tak tahu harus berbuat apa,kecuali berharap semoga laporan Herman itu ngaco. Tides sebagai anggota tertua,segera mengatur rencana penyelamatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Menjelang maghrib, Tides bersama Wiwieksegera turun gunung, menuju perkemahan pusat di tepian (danau) Ranu Pane,setelah membekali diri dengan dua bungkus mi kering, dua kerat coklat, sepotongkue kacang hijau, dan satu wadah air minum. Tides meminta beberapa rekannyauntuk menjaga kesehatan Maman yang masih shock, karena tergelincir dan jatuhberguling ke jurang kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Cek lagi keadaan Gie dan Idhan yangsebenarnya,” begitu ucap Tides sambil pamit di sore hari yang mulai gelap.Selanjutnya, mereka berempat tidur sekenanya, sambil menahan rembesan udaraberhawa dingin, serta tamparan angin yang nyaris membekukan sendi tulang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Baru keesokan paginya, 17 Desember1969, mereka yakin kalau Gie dan Idhan sungguh sudah tiada, di tanah tertinggidi Pulau Jawa. Mereka jumpai jasad keduanya sudah kaku. Semalam suntuk merekalelap berkasur pasir dan batu kecil G. Semeru. Badannya yang dingin, sudahsemalaman rebah berselimut kabut malam dan halimun pagi. Mata Gie dan Idhanterkatup kencang serapat katupan bibir birunya. Mereka semua diam dan sedih.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Prasasti Memoar-nya ditanam di Puncak Mahameru, tapi sikap-sikapnya yang terdokumentasikan pada sebuah catatan hariannya sudah merasuk ke dalam jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-i3E2-6y2KYE/Tvx54i4vDPI/AAAAAAAAAis/cT2pusVC3bw/s1600/DSCF1030.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-i3E2-6y2KYE/Tvx54i4vDPI/AAAAAAAAAis/cT2pusVC3bw/s320/DSCF1030.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-2067168820185902509?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/2067168820185902509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/soe-hok-gie-dan-perjalanannya-ke-puncak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/2067168820185902509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/2067168820185902509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/soe-hok-gie-dan-perjalanannya-ke-puncak.html' title='Soe Hok Gie dan Perjalanannya ke Puncak Tertinggi di Pulau Jawa'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-i3E2-6y2KYE/Tvx54i4vDPI/AAAAAAAAAis/cT2pusVC3bw/s72-c/DSCF1030.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-1856213432389702093</id><published>2011-12-29T19:58:00.003+07:00</published><updated>2011-12-29T20:05:07.133+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Pola Pertumbuhan Jamur Tiram</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jamur (fungi) merupakan salah satu organisme yang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Pertumbuhan jamur pada saat musim panas (kemarau panjang) dan musim penghujan terlihat sangat berbeda. Dari pengalaman budidaya yang saya lakukan, jamur yang ditanam pada bulan Mei 2011 (Musim Panas)&amp;nbsp; memerlukan waktu tumbuh 2 bulan lebih, sedangkan jamur yang ditanam pada bulan November-Desember 2011 (awal musim penghujan), jamur hanya butuh waktu kurang lebih 1 bulan untuk tumbuh (muncul &lt;i&gt;pinhead&lt;/i&gt;).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk informasi lebih jelas, mari kita belajar dari sumber yang sudah punya pengalaman dengan sajian data yang bagus lewat tulisan yang berikut ini. Tulisan dan data ini saya kutip dari web-blog&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;a href="http://jamursekolahdolan.blogspot.com/2010/04/mempelajari-pola-pertumbuhan-jamur.html" target="_blank" title="silakan klik link ini jika ingin lihat web-nya"&gt;jamursekolahdolan.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tulisan ini membahas &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;secara spesifik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;pola pertumbuhan Jamur Tiram Putih (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Oyster Mushroom)&lt;/i&gt;, masa/periode inkubasi (incubation period), yaitu panjang waktu yang diperlukan jamur untuk tumbuh (hingga muncul bakal jamur atau &lt;i&gt;pinhead&lt;/i&gt;) sejak bibit ditularkan pada media (inokulasi) adalah 4 minggu. Lalu, secara berturut-turut masa produksinya adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Petikan/panen pertama&amp;nbsp;&amp;nbsp; = 5  minggu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Petikan/panen kedua&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = 8  minggu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="times new roman" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Petikan/panen ketiga&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; = 11  minggu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Petikan/panen keempat&amp;nbsp;&amp;nbsp; = 15  minggu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Petikan/panen kelima &amp;nbsp;&amp;nbsp; = 20  minggu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="times new roman" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;berikut ini referensi penunjang pernyataan waktu pertumbuhan di atas: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;"..Production time is the number of  weeks following inoculation. This will depend on the season and to the amount of  care given by farmers.&lt;/b&gt;."&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;(Waktu produksi adalah jumlah (lama waktu) minggu  termasuk waktu inokulasi. (tetapi, waktu ini/tersebut) tergantung kondisi cuaca dan kualitas  perawatan dari petani jamur.)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" face="arial" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" face="arial" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" face="arial" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berikut ini disajikan foto-foto yang menunjukkan pertumbuhan jamur dari waktu ke waktu yang akan membantu menjelaskan saat awal produksi  mulai dari pembukaan cincin hingga panen..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #000099;"&gt;Gambar 1. Pembukaan cincin: dilakukan tanggal 3 Maret, selanjutnya setiap pagi dilakukan &lt;i style="color: black;"&gt;raising&lt;/i&gt; yaitu pengejutan dengan  menurunkan suhu, menyiram kumbung di pagi hari dan baglognya sedikit dengan  spray halus&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1oDQHwiI/AAAAAAAAAfw/sXls05xDEvI/s1600/3maret+buka.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459758716696379938" src="http://2.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1oDQHwiI/AAAAAAAAAfw/sXls05xDEvI/s320/3maret+buka.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="color: #000099;"&gt;Gambar 2. Buka Cincin: pada tanggal 11 maret, atau sekitar  satu pekan dari pembukaan cincin, mulai muncul &lt;i&gt;pin head&lt;/i&gt; atau bakal buah jamur  tiram putih.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1ftyZZDI/AAAAAAAAAfo/dqQS4TLmqhQ/s1600/11maret+pin+head.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459758573495608370" src="http://2.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1ftyZZDI/AAAAAAAAAfo/dqQS4TLmqhQ/s320/11maret+pin+head.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="color: #000099;"&gt;Gambar 3. Produksi: pada tanggal 15 maret, atau 4 hari  kemudian dimulailah produksi jamur tiram putih.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1XhOvNiI/AAAAAAAAAfg/2gxRq4Or4CA/s1600/15+maret+awal.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459758432685864482" src="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1XhOvNiI/AAAAAAAAAfg/2gxRq4Or4CA/s320/15+maret+awal.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: #000099;"&gt;Gambar 4. Panen Puncak: tanggal 23 Maret atau sekitar satu  pekan kemudian, terjadilah puncak panen jamur tiram..&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1OGhtfAI/AAAAAAAAAfY/3WyyPSaZKKA/s1600/23+maret+puncak.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459758270898863106" src="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1OGhtfAI/AAAAAAAAAfY/3WyyPSaZKKA/s320/23+maret+puncak.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: red; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sederhananya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: red; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Buka cincin --&amp;gt; 7 hari muncul pin  head --&amp;gt; 4 hari mulai panen --&amp;gt; 7 hari panen puncak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Itu adalah waktu yang dibutuhkan  jamur tiram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang yang menjadi persoalan, jika kita memiliki baglog dalam  jumlah tertentu (1000 baglog misalnya) bagaimanakah karakteristik  panennya..?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah langsung seluruhnya  panen..?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kami melakukan pengamatan dengan  menghitung jumlah baglog yang panen pada 55 hari pertama masa produksi.  Pengamatan kami lakukan pada kumbung dengan kapasitas 9000 baglog. Dari sejumlah  baglog tersebut, kami lakukan jarak pembukaan cincin baglog yang berbeda untuk  kemudian &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;diamati pola pertumbuhannya.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah hasilnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T2r5TS9UI/AAAAAAAAAgA/no0xF2Piu60/s1600/b3.JPG" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459759882256446786" src="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T2r5TS9UI/AAAAAAAAAgA/no0xF2Piu60/s320/b3.JPG" style="display: block; height: 171px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Grafik berikut adalah pola  pertumbuhan pada grup pembukaan kedua sejumlah 1523 baglog dan grup  pembukaan ketiga sejumlah 1444 baglog. Jarak pembukaan pertama dan kedua  hanya 3 hari. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T24b1QF1I/AAAAAAAAAgI/h7iyLlViKHY/s1600/b2.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459760097684100946" src="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T24b1QF1I/AAAAAAAAAgI/h7iyLlViKHY/s320/b2.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 172px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Grafik berikut adalah pola  pertumbuhan pada grup pembukaan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ke empat ( 5 hari dari pembukaan  kedua)&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T4ADGGwgI/AAAAAAAAAgg/UoDhbHcA_tw/s1600/b4.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459761327994487298" src="http://1.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T4ADGGwgI/AAAAAAAAAgg/UoDhbHcA_tw/s320/b4.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 176px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Grafik berikut adalah pola  pertumbuhan pada grup pembukaan ke lima (10 hari dari pembukaan  kedua)&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T33FYqDOI/AAAAAAAAAgY/xhdQuZarshs/s1600/b5.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459761173990345954" src="http://1.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T33FYqDOI/AAAAAAAAAgY/xhdQuZarshs/s320/b5.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 175px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Grafik berikut adalah pola  pertumbuhan pada grup pembukaan keenam (12 hari dari pembukaan  kedua)&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T3oibTylI/AAAAAAAAAgQ/t3PDsh4azi8/s1600/b6.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459760924088060498" src="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T3oibTylI/AAAAAAAAAgQ/t3PDsh4azi8/s320/b6.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 167px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Grafik berikut adalah gabungan dari  jumlah baglog yang panen:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T2Slfg6WI/AAAAAAAAAf4/7MTwUW4ObOo/s1600/b+gabungan.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459759447442254178" src="http://1.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T2Slfg6WI/AAAAAAAAAf4/7MTwUW4ObOo/s320/b+gabungan.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 170px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kesimpulan yang dapat kita ambil dari  grafik tersebut adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pola pertumbuhan jamur tiram pada 55  hari pertama ternyata menunjukkan kesamaan yaitu membentuk kurva naik turun dan  naik lagi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pola grafik menunjukkan bahwa terjadi  3 kali panen pada 55 hari pertama. Jadi jika dihitung termasuk masa inkubasi,  menjadi sekitar 85 hari atau sekitar 12 minggu. Ini berarti literatur dari FAO  yang menyebutkan 11 minggu tadi sudah hampir sama dengan pengamatan  &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-7335675329365593945" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kami.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada satu grup pembukaan (misal 1523  baglog pada pembukaan ke dua) Pola pertumbuhan membentuk kurva yang menunjukkan  masa produksi panen pertama sekitar 15 hari. Jadi dari sejumlah 1523 baglog  tersebut tidak panen langsung seluruhnya melainkan bergantian selama 15 hari.  Puncak panen terjadi pada 7 hari setelah masa awal panen teramati. Ini sesuai  sekali dengan foto yang tadi kami tunjukkan. Pada tgl 15 mulai awal panen,  tanggal23 panen mencapai puncaknya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pola masa produksi grup pembukaan 15  hari ini juga mirip pada panen kedua dan ketiga seperti yang ditunjukkan pada  grafik tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jarak antara puncak panen pertama dan  panen kedua dan panen ketiga kurang lebih sekitar 15-20 hari. Jadi bisa diamati,  jika hari ini panen maksimal (banyak) maka InsyaALLAH sekitar 15-20 hari  kemudian akan terjadi panen yang banyak pula.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berat panen pertama, kedua, ketiga  akan selalu mengalami penurunan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada jarak pembukaan cincin yang  kurang dari 1 minggu, maka pola pertumbuhan akan mirip atau tidak terlalu  berpengaruh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada jarak pembukaan cincin sekitar  10-15 hari baru &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;didapatkan perbedaan yang memberikan pola panen yang stabil.  Tampak pada grafik gabungan, saat panen dari grup pembukaan kedua dan ketiga  menurun, panen pada grup pembukaan ke lima dan ke enam justru pada  puncaknya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dengan mengatur jarak pembukaan baglog per grup sekitar 1 minggu diharapkan dapat menghasilkan stabilitas panen yang baik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berikut ini adalah grafik hasil panen dalam kg dengan pengaturan pembukaan cincin baglog. Mungkin masih dapat disempurnakan lagi. Tetapi dengan begitu masih bisa didapatkan stabilitas. Pada 3 bulan masa produksi, hasil masih rata-rata 30kg - 50kg per hari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T4T3ciF3I/AAAAAAAAAgo/5r40thTNwCU/s1600/panen.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459761668464711538" src="http://4.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T4T3ciF3I/AAAAAAAAAgo/5r40thTNwCU/s320/panen.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 149px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 388px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;        &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: red;"&gt;Dari semua itu hal-hal yang perlu  diperhatikan adalah :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pola yang diamati khusus pada jamur  tiram putih&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pola yang diamati tersebut masih  sangat tergantung dengan kondisi cuaca, suhu, dan kelembaban&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: red;"&gt;Yang menjadi kata kunci penting dalam  pertumbuhan jamur tiram adalah:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="color: red;"&gt;Jamur memerlukan oksigen sebagai  pemacu pertumbuhan, namun jamur juga membutuhkan kelembaban yang optimal agar  bisa tumbuh dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dua kondisi ini sering merupakan  kontradiksi, banyaknya oksigen/udara yang masuk ke kumbung dapat menyebabkan  kondisi kelembaban kumbung turun. Namun untuk menjaga kelembaban diperlukan  kumbung yang tertutup. Jadi memang petani harus sabar melakukan kondisi buka  tutup jendela kumbung dengan disertai memperhatikan terus kondisi kelembaban  optimal yang bisa menjaga kuantitas panen.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-1856213432389702093?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/1856213432389702093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/pola-pertumbuhan-jamur-tiram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1856213432389702093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1856213432389702093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/pola-pertumbuhan-jamur-tiram.html' title='Pola Pertumbuhan Jamur Tiram'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_OagO3SRewLc/S8T1oDQHwiI/AAAAAAAAAfw/sXls05xDEvI/s72-c/3maret+buka.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-1825577383095599176</id><published>2011-12-27T22:55:00.001+07:00</published><updated>2011-12-27T22:59:09.207+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Belajar Dari Om Pepeng</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Ferrasta Soebardi, kalau disebut nama ini pasti banyak yang tidak tahu, akan tetapi beda halnya kalau penulis menyebut nama Pepeng. Sebagian besar pasti pernah mendengarnya. &amp;nbsp;Iya, pepeng terkenal dengan kuis interaktif selama 3 menit di salah satu televisi swasta "Jari-Jari", ingat kan???&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Awalnya kehidupannya baik bahkan terbilang dilimpahkan begitu banyak rezeki sama Allah SWT. &amp;nbsp;Pepeng mulai terkenal ketika memenangkan kontes lawak mahasiswa sebagai juara pertama. Kemudian beralih ke penyiar radio di Prambors, pemain film, pegawai kantoran, samapi terjun kedunia politik (Wikipedia). &amp;nbsp;Begitu banyak limpahan rezeki yang diberikan kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Juli 2005, pria ini terserang penyakit langka yang jarang didengar orang, mungkin kita mendengarnya dari kasus pepeng. &amp;nbsp;Penyakit itu bernama multiple sclerosis. Penyakit ini menyerang susunan syaraf pusat yang memunculkan terjadinya proses inflamasi dan demyelinisasi. &amp;nbsp;Akibatnya terjadi kerusakan syaraf motorik, sensorik dan otonom sehingga menimbulkan kelumpuhan. Sakitnya ini membuat pepeng hanya dapat menggerakkan tubuh dari bagian pusat keatas (eramuslim.com).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Tapi ini hanya sekilas tentang pepeng. &amp;nbsp;Yang ingin ditonjolkan oleh penulis adalah semangat yang dimilikinya. &amp;nbsp; Walaupun dalam kondisi sakit, pepeng tetap semangat, tertawa ceria, sharing, Terbaring diatas tempat tidur tapi pepeng tetep produktif. &amp;nbsp;Tahun 2009, pepeng mendirikan islamic broadcasting forum. Pepengpun telah menyelesaikan S2 di jurusan psikologi, bahkan dengan kondisi seperti ini, beliau mempunyai keinginan kuat untuk melanjutkan studi S3. Ini yang harus dipelajari dari om pepeng. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Berikut penggalan kalimat semangat om pepeng yang saya kutip dari web-blog nyismakyus:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;i style="background-color: white; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;Ujian adalah kesempatan bagi kita untuk menjalani peran baru. Pasti banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil darinya. Semua sudah ditetapkan Allah dan pasti ada happy endingnya. Namun di antaranya terdapat proses yang harus kita jalani dengan sabar, ikhlas, dan tawakkal&lt;/i&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #595959; line-height: 20px;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Times, 'Times New Roman', serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;b&gt;Melalui perenungan-perenungan Peng, akhirnya saya mengerti. Subhanallah, betapa Allah Swt selalu mempunyai tujuan ketika menciptakan sesuatu.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; line-height: 20px; text-align: left;"&gt;Bang Sangar Berhati Lembut hal. 127 &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; line-height: 20px; text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 20px;"&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;Semoga tulisan ini bisa menjadi tambahan semangat buat kita semuanya, dan membuat kita selalu bersyukur atas nikmat dariNya. &amp;nbsp;Aminn...&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-1825577383095599176?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/1825577383095599176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/belajar-dari-om-pepeng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1825577383095599176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1825577383095599176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/belajar-dari-om-pepeng.html' title='Belajar Dari Om Pepeng'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-701042461517619296</id><published>2011-12-24T20:05:00.010+07:00</published><updated>2011-12-26T20:36:08.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Habibie Afsyah: Sukses dalam Keterbatasan di Atas Kursi Roda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-nMkf-5rQLf4/TvXNbJEumvI/AAAAAAAAAig/3L3RiMk2mLQ/s1600/habibie_Afsyah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-nMkf-5rQLf4/TvXNbJEumvI/AAAAAAAAAig/3L3RiMk2mLQ/s1600/habibie_Afsyah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;youmustbeable.blogspot.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;Apakah anda pernah tau seorang profesor yang duduk di kursi roda sama seperti gambar di atas? Tentu tau-lah yaa.. Dia kan terkenal, namanya, Prof. Dr. Stephen William Hawking, CH.,&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;/span&gt;CBE.&lt;span style="color: black;"&gt;, &lt;/span&gt;FRS.&lt;span style="color: black;"&gt;, &lt;/span&gt;FRSA. Dia adalah Fisikawan dan Cosmologist yang terkenal dengan teori Fisika Quantum (&lt;code&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stephen_Hawking" target="_blank"&gt;S.W Hawking di Wikipedia)&lt;/a&gt;&lt;/code&gt;. Sama dengan Habibie, duduk di kursi roda dan sama-sama sukses di bidangnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, saya tidak tahu dengan sosok ini, sampai ketika saya menonton acara di salah satu stasiun TV swasta, dia bernama Habibie Afsyah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;Kalau melihat namanya pasti teringat dengan salah satu Presiden kita, Pak Habibie. &amp;nbsp;Akan tetapi sosok ini jauh dari sosok Pak Habibie yang dengan pikiran 'Hi-Tech'-nya dan bisa berjalan cepat. Kalau melihat sekilas, mungkin orang-orang akan mengejek dia, akan tetapi Habibie selalu mensyukuri apa yang diberikan Allah SWT kepadanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;Habibie Afsyah terlahir dari seorang ibu bernama Endang Setyawati dan ayah yang bernama Nasori. &amp;nbsp;Awal kelahirannya tidak menunjukkan tanda-tanda keanehan, bahkan bisa terbilang anak yang sehat. &amp;nbsp;Gejala keanehan terlihat pada saat usia Habibie mengnjak 8 bulan. &amp;nbsp;Pada usia ini, Habibie kecil belum juga bisa merangkak. Ternyata kecurigaan itu mulai terbukti, Habibie kecil dibawa ke dokter dan divonis terkena penyakit &amp;nbsp;&lt;i style="background-color: white; color: #444444; line-height: 22px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;"&gt;Muscular Dystrophy Progressive tipe Backer. &lt;/i&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 22px; text-align: left;"&gt;da kelainan di otak kecil Habibie yg menyebabkan perkembangan syaraf motoriknya terganggu, sehingga pertumbuhannya terhambat dan mengalami kelainan seiring pertambahan usianya dan membuat habibie kecil cacat. Saya tidak terlalu tertarik dengan penyakit yang dideritanya, karena saya yakin, kalau diberi pilihan, dia juga tidak akan memilih kondisi abnormal itu. Saya tertarik menulis dan sharing perjalanan hidup seorang Habibie dengan prestasi yang diraihnya di usia yang masih terbilang muda. Mungkin yang akan membuat malu anda dan saya atas torehan prestasi dan semangatnya....&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 22px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 22px;"&gt;Habibie sangat gemar bermain &lt;i&gt;online&lt;/i&gt; di internet tapi hanya untuk mengisi waktunya saja. &amp;nbsp;Suatu ketika, ibunya mendaftarkan dirinya di salah satu tempat kursus.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 22px;"&gt;Di tempat kursus inilah pertama kalinya Habibie berkenalan dengan Suwandi Chow, alih bahasa (Translator) kursus itu dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 22px;"&gt; Setelah belajar 3 minggu, Habibie berhasil mendapatkan penjualan pertama dari &lt;b&gt;&lt;i&gt;Amazon.com&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 22px;"&gt;&amp;nbsp;dg Produk Game &lt;b&gt;&lt;i&gt;PS3&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Meski komisinya cuma $24, Habibie senangnya bukan kepalang karena baru kali ini bisa menghasilkan uang dari internet. Pada komisi pertama ini Habibie sebenarnya rugi karena biaya iklan lebih besar dari komisi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; margin: 0px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="line-height: 22px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Namun, &amp;nbsp;Habibie terus berusaha sampai dia bisa mendapatkan komisi $124, $500, $1000, dan $2000 dari Amazon. Semua memerlukan proses belajar dan praktek secara konsisten. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Uang hasil penghasilan dari Amazon dipakai Habibie untuk mengikuti kursus-kursus internet marketing lain, seperti Eprofitmatrix, Dokterpim, dan Indonesia Bootcamp. &amp;nbsp;Dari kursus dan praktek internet marketing, Habibie&amp;nbsp;sudah bisa menerbitkan Ebook Panduan Sukses dari Amazon dan membuat&amp;nbsp;situs listing rumah&amp;nbsp;(&lt;b&gt;rumah101.com&lt;/b&gt;). &amp;nbsp;Habibie juga didaulat menjadi Trainer di Eprofitmatrix bersama Gurunya, Suwandi Chow. Itulah pertama kali Habibie menjadi Trainer seminar meskipun usianya masih 20 tahun (&lt;b&gt;fadhlyashari.blogspot.com&lt;/b&gt;). Dan yang lebih hebatnya lagi, Habibie bisa mendirikan sebuah yayasan yang diperuntukkan khusus buat anak-anak cacat yang diberi nama sesuai dengan namanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 22px; text-align: left;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;Berikut ini saya kutipkan pesan Habibie&amp;nbsp; yang ditulis di web-blog&lt;/span&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;i&gt;fadhlyashari.blogspot.com:&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 22px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;“Akhirnya, melalui buku ini, aku ingin mengajak Anda semua untuk mensyukuri apa pun yg telah dianugrahkan oleh Tuhan, termasuk diri kita sendiri. Diri kita adalah anugrah yang sangat berharga. Bagaimanapun kondisi kita, kita selalu punya pilihan untuk melejitkan potensi diri kita atau menidurkannya. kelemahan diri, termasuk keterbatasan fisik, tidak harus selalu berujung pada pelumpuhan diri. Pergulatan sudah pasti ada,&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;tetapi kelemahan bisa diolah menjadi kekuatan”.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 22px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;“Kalau Saya yang punya keterbatasan seperti ini saja bisa, Anda pasti bisa! Kemandirian dan kesuksesan adalah kodrat Anda”.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 22px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 22px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;i&gt;So, &lt;/i&gt;ayo tetap semangat menjalani hidup ini. &amp;nbsp;Apapun masalah yang menghadang itu harus dihadapi. Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi buat kita semua. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 22px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;mau tau crita inspiratif lainnya, &lt;/span&gt;&lt;code&gt;&lt;a 0px;"="" 0px;="" href="http://www.blogger.com/%3C/code%3E%3Ccode%3E%3C/code%3E%3Cfont%20style=" margin:="" padding:=""&gt;http://youmustbeable.blogspot.com/2009/11/habibie-afsyah-dari-atas-kursi-roda.html&lt;code&gt;" target="_blank"&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;klik aja di sini&lt;/span&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="background-color: white; font-size: 14px; line-height: 22px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-701042461517619296?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/701042461517619296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/habibie-afsyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/701042461517619296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/701042461517619296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/habibie-afsyah.html' title='Habibie Afsyah: Sukses dalam Keterbatasan di Atas Kursi Roda'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-nMkf-5rQLf4/TvXNbJEumvI/AAAAAAAAAig/3L3RiMk2mLQ/s72-c/habibie_Afsyah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-6867078375594909823</id><published>2011-12-23T01:18:00.003+07:00</published><updated>2011-12-26T21:48:44.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Bahaya Spora Jamur bagi Kesehatan</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;suatu saat, di sebuah situs sosial networking, saya membaca status dari salah satu temen. Temen saya itu menulis begini,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote class="tr_bq" style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;i&gt;adakah yang pernah mengalami alergi terhadap spora? seminggu yang lalu dokter THT telah mendiagnosa dan mengatakan saya alergi debu rumah, asap rokok dan juga serbuk sari (spora)&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 14px; text-align: left;"&gt;Jawaban follower membenarkan status ini, tentu ini didasarkan pada pengalaman masing-masing petani. Pada teorinya, j&lt;/span&gt;amur dapat berkembang biak dengan spora yang dihasilkannya. Rumahsehat.com mengatakan bahwa spora-spora yang berukuran sangat kecil ini bermigrasi dari dalam ke luar rumah atau sebaliknya, dengan mengikuti aliran udara. Jamur dapat tumbuh di berbagai media, mulai dari kayu, kertas, dinding, karpet, sampai makanan. Penampilannya pun bermacam-macam, ada yang berwarna hijau, abu-abu, hitam, merah, atau kuning. Umumnya, jamur baru dapat terlihat oleh mata telanjang bila sudah berkembang biak dengan pesat dan membentuk koloni.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Spora jamur yang beterbangan di udara dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui jalur pernafasan.&amp;nbsp;Orang yang mengidap alergi dan gangguan saluran nafas lainnya seperti asma, merupakan kelompok yang paling rentan terhadap bahaya jamur. Walaupun demikian orang yang sehat pun tak luput dari serangan jamur. Hal ini tergantung pada ketahanan tubuh masing-masing. Serangan jamur yang kronis dapat menimbulkan infeksi paru juga gatal-gatal pada kulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hal ini mungkin benar, karena jamur itu menyebar dengan cepat melalui udara atau air. &amp;nbsp;Di kumbung jamur, terkadang ada baglog jamur yang terkontaminasi jamur lain. &amp;nbsp;Dan spora jamur tersebut bisa dilihat penyebarannya melalui udara atau saat dilakukan penyiraman. &amp;nbsp;Mungkin, karena inilah penulis terkadang bersin kalau sudah berada di kumbung jamur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ini saran dari petani jamur yang sudah mengalami maslah ini, biasakanlah memakai masker ketika berada didalam kumbung jamur, perbaiki sirkulasi udara, bagi yang telah terkena alergi ini bisa mencoba mengatasinya dengan terapi susu. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hemm, senang rasanya bisa join di media pertemanan yang bisa membawa manfaat buat kita. &amp;nbsp;Bagi temen-temen yang ingin join dan menambah ilmu all about mushroom, silahkan join di facebook "Persaudaraan Petani Jamur Indonesia".&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Semoga bermanfaat. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-6867078375594909823?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/6867078375594909823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/bahaya-spora-jamur-bagi-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6867078375594909823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6867078375594909823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/bahaya-spora-jamur-bagi-kesehatan.html' title='Bahaya Spora Jamur bagi Kesehatan'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-8265286935096724223</id><published>2011-12-20T20:10:00.000+07:00</published><updated>2011-12-20T20:10:59.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Mendoan Jamur Tiram</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #474747; font-family: 'Trebuchet MS', Verdana; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Hai, its time to recipe.. Ini satu resep yang patut dicoba dirumah. Namanya Mendoan Jamur Tiram. Menggiurkan bukan fotonya dan cara membuatnya yang simple banget. &amp;nbsp;So, silahkan dicoba. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #474747; font-family: 'Trebuchet MS', Verdana; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;Resep ini diunduh dari resepvegetarian.wordpress.com.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #474747; font-family: 'Trebuchet MS', Verdana; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nhB_ZbC06P4/TvCHsySfIYI/AAAAAAAAAiU/gY-9b68N_-c/s1600/mendoan-jamur-tiram.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-nhB_ZbC06P4/TvCHsySfIYI/AAAAAAAAAiU/gY-9b68N_-c/s320/mendoan-jamur-tiram.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #474747; font-family: 'Trebuchet MS', Verdana; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #474747; font-family: 'Trebuchet MS', Verdana; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bahan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jamur tiram 2 ons&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tepung beras 2 sdm&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tepung terigu 4-5 sdm&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Daun kucai 15 helai, iris&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Air 150 cc&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #474747; font-family: 'Trebuchet MS', Verdana; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bumbu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Ketumbar secukupnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kemiri 1 butir&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Garam secukupnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bawang putih bila suka&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #474747; font-family: 'Trebuchet MS', Verdana; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Cara membuat:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Haluskan semua bumbu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah semua bumbu halus, campurkan dengan tepung terigu, tepung beras, dan air. Uleni hingga kental. Masukkan &amp;nbsp; daun kucai. Aduk rata.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Celupkan jamur ke dalam adonan. Goreng hingga keemasan. Siap disajikan&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Silahkan dicoba, Semoga berhasil...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-8265286935096724223?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/8265286935096724223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/mendoan-jamur-tiram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8265286935096724223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8265286935096724223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/mendoan-jamur-tiram.html' title='Mendoan Jamur Tiram'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-nhB_ZbC06P4/TvCHsySfIYI/AAAAAAAAAiU/gY-9b68N_-c/s72-c/mendoan-jamur-tiram.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-3943512478819403321</id><published>2011-12-20T19:21:00.004+07:00</published><updated>2011-12-29T21:42:59.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vacation'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia-ku'/><title type='text'>Ranu Kumbolo</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px;"&gt;Soe Hok Gie (Alm.), bagi aktivis kampus, pengamat pergerakan mahasiswa, sejarawan dan tentu, para hiker terlebih bagi mereka-mereka yang sudah pernah memuncaki Gunung Semeru, pasti mengenalnya. Suatu saat ketika Soe Hok Gie ngajak teman-temannya naik gunung dia bilang begini:&amp;nbsp;&lt;b&gt;“Ngapain lama-lama tinggal di Jakarta. Mendingan naik gunung. Di gunung kita akan menguji diri dengan hidup sulit, jauh dari fasilitas enak-enak. Biasanya akan ketahuan, seseorang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;itu egois atau tidak. Juga dengan olahraga mendaki gunung, kita akan dekat dengan rakyat di pedalaman. Jadi selain fisik sehat, pertumbuhan jiwa juga sehat. Makanya yuk kita naik gunung. Ayo ke Semeru, sekali-kali menjadi orang tertinggi di pulau Jawa. Masa cuma Soeharto saja orang tertinggi di pulau Jawa ini,”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;Semeru, gunung tertinggi di pulau Jawa (3.676 mdpl). Kawah puncak gunung dinamakan Jonggring Saloko (Wikipedia). &amp;nbsp;Sebelum sampai ke semeru, kita pasti melewati satu danau yang sangat indah, Yaitu Ranu Kumbolo, sebuah danau terindah diantara danau-danau lain di TNBTS. Saat musim kemarau pada puncaknya, suhu pagi hari di sini bisa berada di bawah nol. Embun yang turun di di atas tenda membeku menjadi butiran-butiran es halus dengan suhu minus tiga (-3)!!!, dan masih turun, itu jam 6 pagi, tidak tau lagi kalo jam 3, pas puncak-puncaknya deradiasi!!?? herrrrggghhh.... pasti lebih dingin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;Ranu kumbolo adalah sebuah danau gunung di kabupaten Lumajang, Jawa Timur. &amp;nbsp;Letaknya di Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, di kaki gunung Semeru dengan luas 14 hektar (Wikipedia). Di sisi sebelah barat terdapat sebuah jalan menanjak menuju Kali Mati dan Puncak Mahameru, yang dikenal dengan nama &lt;b&gt;Tanjakan Cinta. &lt;/b&gt;Tanjakan ini memiliki kemiringan sekitar 45 derajat walaopun sekilas terlihat landai, tetapi agak panjang. Ada cerita menarik dengan tanjakan ini, konon, mitosnya, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 16px;"&gt;apabila pasangan kekasih berjalan kesana tanpa menoleh ke belakang, niscaya akan berakhir bahagia,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt; atau kalo kita lagi jomblo, lalu bisa melewatinya tanpa menoleh sedikit-pun dan pada saat bersamaan kita menyebutkan nama seseorang yang kita inginkan, niscaya akan terkabul. hehehe... kalo anda percaya, silakan dicoba (tidak ada garansi), tp percaya-lah, godaanya memang tidak mudah, banyak diantara kami yang iseng-iseng mencobanya, ternyata gagal semua.. hahahahaaaa!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-size: small; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-uk8usDS1TQY/TvB6drhxnfI/AAAAAAAAAiM/z1AQpqxS89Y/s1600/heri.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-uk8usDS1TQY/TvB6drhxnfI/AAAAAAAAAiM/z1AQpqxS89Y/s320/heri.jpg" width="236" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; line-height: 19px; text-align: justify;"&gt;Foto ini diambil pagi hari pada tanggal 18 Agustus 2006 setelah upacara di puncak tepat tanggal 17 Agustus 2006. &amp;nbsp;Danau yang begitu tenang, dengan kondisi udara yang dingin dan &lt;i&gt;view&lt;/i&gt; yang Sangat menarik. &amp;nbsp;&lt;i&gt;R&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; line-height: 16px;"&gt;&lt;i&gt;anu&lt;/i&gt; yang berarti &lt;i&gt;danau&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;kumbolo&lt;/i&gt; berarti &lt;i&gt;berkumpul&lt;/i&gt; ini memang pas buat berkumpul, walau sekedar &lt;i&gt;refreshing&lt;/i&gt; melepas penat sesaat. Ranu Kumbolo memang salah satu tempat yang dijadikan lokasi nge-camp, berkumpulnya para pendaki untuk beristirahat atau bermalam sebelum melanjutkan pendakian ke puncak gunung Semeru atau Mahameru. Mungkin, karena alasan view yang romantis, syahdu, terdapat banyak tempat yang landai dan sumber air yang melimpah. Maklum, bagi kami para hiker, air adalah barang mahal saat mendaki. Bisa-bisa selama pendakian yang memakan waktu minimal 5 hari, kami tidak ada yang mandi, hehe... gelas dan piring buat makan saja kami cuman menge-lap-nya dengan tisu kering rol. Jijay yaa?! hehe, bagi kami si biasa ajahhh... karena kami sadar dimana kami sedang hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-size: small; line-height: 16px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di sisi sebelah utara terdapat tempat yang sangat luas berupa savana, tempat ini dikenal dengan nama Lapangan Hayak-hayak, pada tanggal 17 Agustus, ratusan hiker akan berbondong-bondong berkumpul di sini untuk mengibarkan bendera Merah Putih memperingati Hari dikumandangkannya Proklamasi Indonesia. Jumlah itu belum termasuk sekitar 500-an lagi yang dapat kuota upacara di puncak Mahameru, kalo Semeru lagi bersahabat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Indah, yang keindahannya akan lebih pas dinikmati kalo kita langsung ke sana.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-3943512478819403321?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/3943512478819403321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/ranu-kumbolo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3943512478819403321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3943512478819403321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/ranu-kumbolo.html' title='Ranu Kumbolo'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-uk8usDS1TQY/TvB6drhxnfI/AAAAAAAAAiM/z1AQpqxS89Y/s72-c/heri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-3790903385451146139</id><published>2011-12-19T09:39:00.000+07:00</published><updated>2011-12-19T09:39:29.623+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Segarnya manfaat buah Strawberry</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-AKMPNZOt2KY/Tu6gAPvXOMI/AAAAAAAAAh8/BsiuwGvIkVM/s320/strawberries.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;yimmayimmowordpress.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;S&lt;strike&gt;iapa&lt;/strike&gt;&amp;nbsp;yang tidak kenal dengan buah yang satu ini. &amp;nbsp;Buah yang memiliki khasiat yang sangat banyak, berwarna mencolok dan memiliki rasa yang eksotis alias manis-manis asem. &amp;nbsp;Strawberry, inilah namanya. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Strawberry merupakan tanaman buah berupa herba yang rata-rata memiliki 200 biji kecil per satu buahnya. Ada 700-an macam jenis strawberry. Salah satu jenis spesiesnya bernama Fragaria chiloensis L. Jenis ini yang menyebar ke berbagai negara Amerika,&amp;nbsp;Eropa dan Asia. Spesies yang lainnya yaitu F. vesca L. Yang satu ini lebih menyebar luas dibandingkan spesies lainnya. Jenis strawberry ini pula yang pertama kali masuk&amp;nbsp;ke Indonesia. Warna merah pada strawberry matang sangat beralasan. Warna merah itu disebabkan karena buah ini kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Mendengar kata antioksidan, anda tentu sudah tahu bahwa itu artinya, khasiatnya sangat banyak. Dan anda benar! Buah strawberry menyimpan nutrisi yang luar biasa. Selain antioksidan tersebut, ia juga kaya serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, folat, potassium, serta&amp;nbsp;asam ellagic (jajanan.com). Inilah ihwal Strawberry menyebar ke Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Walaupun terkesan buah yang memiliki rasa manis-manis asem, tetapi banyak orang yang senang dengan buah ini. Tumbuhan yang merambat dan memiliki daun seperti mint ini memiliki khasiat yang sangat banyak. &amp;nbsp;Dalam tulisan ini, penulis akan memaparkan khasiat buah ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Nich manfaat buah Strawberry menurut khasiatbuah.com:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Menurut riset yang dilakukan United State Department of Agriculture, khasiat strawberry tidak akan berubah meski sudah diolah menjadi jus, kue ataupun selai. Riset membuktikan, roti bakar yang diolesi selai&amp;nbsp;strawberry&amp;nbsp;&amp;nbsp;mengandung antioksiden 50 persen lebih banyak dibanding stroberi segar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Mengkonsumsi 1 cangkir&amp;nbsp;strawberry&amp;nbsp;&amp;nbsp;segar setiap hari bisa menurunkan resiko berbagai jenis kanker. Diantaranya kanker leher rahim, payudara, kolon, dan tenggorokan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;strawberry&amp;nbsp;berkhasiat meningkatkan kekuatan otak dan menjaga penglihatan tetap jernih. Manfaat itu bisa didapat jika Anda secara rutin mengonsumsi stroberi, paling tidak satu sampai tiga cangkir.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;strawberry&amp;nbsp;&amp;nbsp;bisa dijadikan sebagai obat jerawat alami, karena buah ini banyak mengandung asam salisilat yang umumnya dikandung oleh sebagian besar obat jerawat yang dijual di pasaran. Caranya: haluskan buah&amp;nbsp;strawberry&amp;nbsp;, campurkan dengan sedikit yogurth, oleskan di wajah, diamkan selama kurang lebih 15 menit.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Kandungan&amp;nbsp;strawberry&amp;nbsp;&amp;nbsp;juga bermanfaat untuk menghaluskan kulit tubuh, karena mampu mengangkat sel-sel kulit mati. Caranya: berendamlah dalam potongan buah stroberi, campuran susu dan minyak zaitun. Gosokkan ke seluruh tubuh Anda. Jika rutin dilakukan kulit akan menjadi lebih halus, tidak kusam, dan tumit kaki tidak akan pecah-pecah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;strawberry&amp;nbsp;kaya vitamin C dan vitamin C yang terkandung dalam stroberi aman untuk lambung.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Penulis pernah melihat satu tayangan tentang buah ini. Ternyata buah ini juga sangat baik untuk membantu kita memutihkan gigi. &amp;nbsp;Caranya cukup gampang, hancurkan buah strawberry lalu ditempelkan di gigi, tunggu hingga 1-2 menit, lalu sikat gigi seperti biasanya. Bukan hanya buahnya, daun strawberrypun memiliki manfaat. &amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white; color: #323232; line-height: 18px; text-align: -webkit-auto;"&gt;Daun strawberry mengandung zat astringent. Zat astringent ini efektif meredakan serangan diare. Dengan meminum tiga hingga empat cangkir air rebusan daun strawberry tiap hari hingga diare reda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #323232; line-height: 18px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Penyimpanan Buah Strawberry:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Ada baiknya jika buah ini disimpan dalam keadaan segar dalam jangka waktu kurang dari 4 hari. Buah strawberry rentan busuk dan berkurang nutrisinya jika tidak segera dikonsumsi dalam keadaan segar. Penyimpanan di dalam lemari es pun tidak boleh terlalu lama. Pastikan untuk menyimpan buah dalam wadah kering yang sejuk, karena jika terlalu lembab akan membuat strawberry cepat membusuk. Dalam penyimpanannya pisahkan strawberry yang masih baik kondisinya dengan yang sudah agak busuk, hal ini dilakukan agar buah lainnya tidak ikut tertular.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;So, kenapa harus takut atau malah tidak mau mencoba buah yang satu ini. &amp;nbsp;Selamat menikmati Strawberry kawan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Semoga bermanfaat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-3790903385451146139?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/3790903385451146139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/segarnya-manfaat-buah-strawberry.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3790903385451146139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/3790903385451146139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/segarnya-manfaat-buah-strawberry.html' title='Segarnya manfaat buah Strawberry'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-AKMPNZOt2KY/Tu6gAPvXOMI/AAAAAAAAAh8/BsiuwGvIkVM/s72-c/strawberries.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-5564561920821556207</id><published>2011-12-15T21:03:00.003+07:00</published><updated>2011-12-15T22:04:01.814+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>About Soe Hok Gie</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Siapa yang tidak kenal dengan nama Soe Hok Gie.  Bagi para pendaki gunung, nama ini pasti sudah tidak asing lagi, apalagi yang sering ke Mahameru.  Berawal searching tentang Semeru, akhirnya penulis menemukan artikel yang sangat bagus, tentang riwayat Soe Hok Gie.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Soe Hok Gie adalah seorang pria keturunan China yang lahir tanggal 17 Desember 1942.  Dia adalah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia.  Satu hal yang menarik dari Soe, anak muda yang berpendirian teguhdalam memegang prinsip hidup dan rajin mendokumentasikan perjalanan hidupnya kedalam buku harian (Wikipedia).  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Penulis membaca artikelnya, malam ini tanggal 15 Desember, artinya sama dengan malam ini.  Soe ingin merayakan ulang tahunnya yang ke 27 di puncak Mahameru bersama teman-temannya. &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; line-height: 19px; font-size: small; "&gt;Soe yang amat menguasai lirik dan falsafah lagu-lagu tertentu, meminta kami menyanyikan lagu spiritual negro, Nobody Knows, sampai berulang-ulang. Padahal irama lagu ini monoton sampai sudah membosankan kuping dan tenggorokan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Idhan yang pendiam, cuma duduk tertawa-tawa, sambil mengaduk-aduk rebusan mi hangat campur telur dan kornet kalengan. Malam dingin dan hujan itu, kami bertujuh banyak bercerita, termasuk mendengarkan rencana Soe yang mau berultah di puncak gunung. “Pokoknya gue akan berulang tahun di atas,” katanya sambil mesam-mesem. “Nyanyi lagi dong. Lagu Donna Donna-nya Joan Baez itu bagus sekali.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Pagi hari naas itu, sebelum berkemas untuk persiapan pendakian ke puncak, kami sarapan berat. Soe yang biasanya cuma bercelana pendek, kini memakai celana panjang dengan sepatu bot baru. Bahkan dia mengenakan kemeja kaus warna kuning dengan simbol UI di kantung. “Keren enggak?” Tanyanya (catros wordpress.com). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Ternyata sebelum keberangkatan ke puncak Mahameru, Soe sudah bercerita yang aneh-aneh, Soe selalu ingat dengan kematian. Dan ternyata petaka itu datang juga, tepat sebelum hari kelahiran Soe.  Tanggal 16 Desember 1969, sehari sebelum ulang tahunnya, Soe menghembuskan nafas terakhirnya,, di gunung tertinggi di pulau Jawa, diatas kecamuk letupan Jonggring Seloko. Ada dua hal yang Soe titipkan ke temannya sebelum meninggal, yaitu batu dan cemara.  Soe tidak meninggal sendirian, tetapi dengan temannya Idhan Lubis.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Satu hal yang masih tetap terngiang tentang rayuan dan “falsafahnya”, kala mengajak seseorang mendaki gunung. &lt;b&gt;“Ngapain lama-lama tinggal di Jakarta. Mendingan naik gunung. Di gunung kita akan menguji diri dengan hidup sulit, jauh dari fasilitas enak-enak. Biasanya akan ketahuan, seseorang itu egois atau tidak. Juga dengan olahraga mendaki gunung, kita akan dekat dengan rakyat di pedalaman. Jadi selain fisik sehat, pertumbuhan jiwa juga sehat. Makanya yuk kita naik gunung. Ayo ke Semeru, sekali-kali menjadi orang tertinggi di pulau Jawa. Masa cuma Soeharto saja orang tertinggi di pulau Jawa ini,”&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; "&gt;(catros wordpress.com). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; "&gt;Kini Soe Hok Gie telah tiada, tapi semangat perjuangannya serta kecintaannya terhadap gunung tidak pernah pudar.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-5564561920821556207?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/5564561920821556207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/about-soe-hok-gie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/5564561920821556207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/5564561920821556207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/about-soe-hok-gie.html' title='About Soe Hok Gie'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-6470416239697804875</id><published>2011-12-13T11:24:00.015+07:00</published><updated>2011-12-13T13:43:39.409+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vacation'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia-ku'/><title type='text'>Eksotisme Pulau Sempu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Haii, I'm coming back.  Lagi double semangat.  Gara-gara kangen dengan kota Malang.  Jadi teringat satu tempat wisata yang ga boleh dilewatkan.  Walaupun sudah dua kali kesana, tapi masih pengen kesana lagi.  Yuph, pulau terpencil dengan suasana terindah.  Pulau Sempu.  Pernah denger nama ini.  Pulau ini adalah kawasan cagar alam yang dikelola Pemerintah, lokasinya di daerah malang selatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Petualangan dimulai dari kota Malang.  Karena kita petualang sejati (lebay dikit), penulis dan temen-temen berangkat menggunakan motor.  Yang lain cowok plus cewek satu motor, tapi penulis nekat dengan cewek.  Perjalanan menuju ke Malang Selatan, arah Turen kira-kira 70 km dari kota Malang.  Perjalanan yang begitu heboh, apalagi memasuki daerah Turen alias mau sampai ke sendang biru, perjalanannya berkelok-kelok, dan berpapasan dengan truk-truk besar. Pengalaman yang sulit dilupakan.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-TavcWZiqWO8/Tube5MA-x5I/AAAAAAAAAf4/kYiuT8SNBxc/s320/P1010017.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sebelum ke Pulau Sempu, kita harus menyewa kapal, penulis lupa harganya, tapi ketika seacrhing, kira-kira seratus ribu rupiah, plus tiket masuk Rp. 4.000-5.000. Pesertanya ada 12 orang.  So, ini dia pesertanya.  Plus yang ngmbil foto, total 12 orang. Seingat penulis, menyeberang dari sendang biru ke pulau sempu suasana sudah sore hari.  Tapi pemandangan bagus banget, kita bisa melihat view sore hari.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-PZ02UyypsTY/TubhWALJIWI/AAAAAAAAAgE/dT9n_XlDwJ0/s320/2.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Perjalanan menuju pulau sempu menguras keringat ternyata.  Pertamakali yang harus dilewati semacam hutan belukar, tapi keren.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-nkaxU6Z1VQU/TubiuG8CTiI/AAAAAAAAAgQ/CJsl0TfPw1Q/s320/P1010052.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Perjalanan dilanjutkan, menyusuri jalan-jalan setapak, di kanan kiri masih hutan.  Karena berangkat sore hari, jadi penyusurannya sampai malam euiy.. Gelap-gelap, mendengar suara-suara monyet hutan, mana sebelumnya pulau sempu diguyur hujan jadi jalannya cukup licin. Perjalanan begitu lama, karena mengajak cewek kali ya, jadi daya jelajahnya pun disesuaikan dengan cewek. Tapi walaupun perjalanan yang gelap, terasa terang, soalnya rame-rame. Sepanjang perjalanan ngbrol jadi tidak terasa perjalanannya. Akhirnya suara deburan air mulai terdengar, semangat kami pun jadi bertambah. Keringat yang sudah dikeluarkan tadi, terbayarkan dengan keindahan pantai di pulau sempu.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Bawaan dari perjalanan jauh pasti laper ya.  Alhasil setelah mendirikan tenda, akhirnya kami bagi-bagi tugas, para lelaki mencari kayu bakar dan kita cewek masak.  Menu yang paling gampang disajikan kalau travelling pasti mie yaa.  Jadi kita masak mie dan masak kerang yang dibawa dari pantai sendang biru tadi.  Setelah kenyang, hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah membakar ikan.  Perjalanan yang seru banget. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-UNdFl3PrHds/TubmM8P_UOI/AAAAAAAAAgc/MF5UcXJjwys/s320/P1010069.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Setelah sampai,  menikmati deburan air dan indahnya bulan dan bintang adalah hal yang susah dilupakan. Berhubung capek, akhirnya kami memutuskan tidur.  Keesokan harinya, bangun pagi-pagi, menikmati secangkir kopi hangat dan ternyata airnya surut, jadi lebih enak lagi buat penulis main air, maklum tidak bisa berenang. Tapi ada satu lagi keindahan pulau sempu, dan kalian akan mengucap syukur diberikan keindahan alam seperti ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-0InSIAVfWk4/TubtEdtVj_I/AAAAAAAAAhM/WQnpOlU_qkw/s320/6.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kami naik ke bebatuan karang untuk melihat samudera Hindia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-vJtpwUzv0IE/TuboIaP_axI/AAAAAAAAAgo/6mCSiZpUXOM/s320/3.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-x48ASO_XwaM/TubozzxfguI/AAAAAAAAAg0/KpVS1NwnOkg/s320/4.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan, yaitu batu bolong.  Tempat ini paling indah dijadikan foto, tapi hati-hati ya, kalau tidak kalian bisa terseret arus samudera Hindia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-rcZQkUrO0u8/Tubp2cRA2OI/AAAAAAAAAhA/9DJ-Jqbn8hA/s320/5.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sayang rasanya kalau kalian tidak menikmati suasana ini dari atas bukit.  Bersusah sedikit tapi kalian pasti tidak akan menyesal, view dari atas bukit lebih indah lagi.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-fzgnz5sdbJs/TubvwtBxDkI/AAAAAAAAAhk/wjUjoIqnrGY/s320/10.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-3pilZZ4GyHI/TubwrI8MB0I/AAAAAAAAAhw/bzWw611Xh8g/s320/11.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Indah bukan Pulau Sempu.  Jika ada waktu luang dan bingung mau kemana, Pulau Sempu bisa anda jadikan alternatif wisata anda. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sedikit info, kalau mau bermalam, bawa persediaan air yang banyak karena kalau sudah sampai disana susah mencari air karena airnya asin, untuk cewek-cewek jangan lupa bawa tissue basah dan tentunya sunblock biar kulitnya tetep cantik.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Semoga bermanfaat.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-6470416239697804875?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/6470416239697804875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/eksotisme-pulau-sempu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6470416239697804875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6470416239697804875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/eksotisme-pulau-sempu.html' title='Eksotisme Pulau Sempu'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-TavcWZiqWO8/Tube5MA-x5I/AAAAAAAAAf4/kYiuT8SNBxc/s72-c/P1010017.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-6971224552785302412</id><published>2011-12-12T11:02:00.004+07:00</published><updated>2011-12-12T11:58:45.038+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vacation'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia-ku'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-6EzzqttZlMw/TuWDT_7vCkI/AAAAAAAAAfs/LUYQ_7FbJAY/s1600/lembah%2Banai.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-6EzzqttZlMw/TuWDT_7vCkI/AAAAAAAAAfs/LUYQ_7FbJAY/s320/lembah%2Banai.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685094484227852866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kita semua tahu bahwa Indonesia sangat terkenal dengan keindahan alamnya.  Dari sabang sampai merauke mempunyai keindahan panorama yang berbeda.  Hal tersebut menjadikan sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar.  Teta[i, terkadang orang-orang Indonesia lebih semangat kalau pergi keluar negeri.  Hemm, mungkin karena gengsi serta kita tahu perjalanan antar pulau di Indonesia itu mahal.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kali ini, penulis akan menyajikan satu tempat yang bisa menjadi referensi tempat liburan.  Tempat ini berada di Pulau Sumatera khususnya Barat, yaitu Bukit tinggi- Padang.  Tempat yang sangat asyik, terjangkau, karena letaknya berada di pinggir jalan.  Yuph, pasti pernah mendengar nama Lembah Anai.  Bagi masyarakat Padang pasti tidak asing lagi, tapi bagi masyarakat di luar Padang mungkin ini nama yang baru.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span style="line-height: 16px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Lembah Anai menurut tanahdatar.go.id terletak di Nagari Singgalang Kecamatan X Koto persisnya di jalan raya Padang-  Bukittinggi dengan jarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Batusangkar (via Padang Panjang).  Lembah Anai terkenal dengan objek wisata air terjunnya. Lembah Anai sendiri merupakan daerah cagar alam yang dilindungi. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 16px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Di dalam rindangnya hutan terdapat beberapa tanaman langka yang sekaligus menjadi daya tarik dari Cagar Alam Lembah Anai, salah satunya adalah bunga bangkai (&lt;i&gt;Amorphyphalus titanum&lt;/i&gt;). Bunga bangkai ini tumbuh subur di tengah hutan. Selain bunga bangkai ada juga beberapa tumbuhan kayu yang menjadi daya tarik kawasan cagar alam ini, di antaranya cangar, sapek, madang siapi-api (L&lt;i&gt;itsea adinantera&lt;/i&gt;), cubadak/cempedak air (&lt;i&gt;Artocarpus&lt;/i&gt; sp.), madang babulu (&lt;i&gt;Gironniera nervosa&lt;/i&gt;), dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span style="line-height: 16px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); " &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;Sumber air terjun ini berasal dari Gunung Singgalang.  Airnya jernih mengalir menyusuri perbukitan menuju lereng, lalu mengalir terus melewati tebing yang curam.  Dari tebing ini, aliran air ini kemudian terjun ke dasar lembah yang memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan membentuk kawah tempat air berkumpul.  Sebelum sampai dilokasi ini, kita akan melewati jalan yang berkelok-kelok dengan pemandangan yang sangat indah.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Satu hal yang paling berkesan bagi penulis, karena letaknya di pinggir jalan, tempat yang sangat mudah dijangkau, airnya hemm dingin banget.  Air yang berwarna kehijauan, jernih dan tentunya enak dibuat berenang,  Sayang penulis tidak bisa berenang, jadi cuma bisa menikmatinya dengan merendam kaki saja.  Di daerah ini, kita bisa melihat monyet-monyet berkeliaran.  Jangan takut kelaparan, karena di daerah wisata ini banyak pedagang yang menjajakan barang dagangannya serta ada rumah makan khas Padang.  Banyak sekali tempat yang wajib dikunjungi kalau anda mampir ke kota yang satu ini.  Ada Gua Jepang, Ngarai Sianok, Jam Gadang, Danau Maninjau, Danau Singkarak.  Tapi itu akan dibahas dilain postingan.  So, khatamkan dulu Indonesia baru menjelajah keluar negeri.  Seperti Paradiso, Indonesia itu indah kawan.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-6971224552785302412?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/6971224552785302412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/kita-semua-tahu-bahwa-indonesia-sangat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6971224552785302412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6971224552785302412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/kita-semua-tahu-bahwa-indonesia-sangat.html' title=''/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-6EzzqttZlMw/TuWDT_7vCkI/AAAAAAAAAfs/LUYQ_7FbJAY/s72-c/lembah%2Banai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-2331346888071551390</id><published>2011-12-11T18:45:00.004+07:00</published><updated>2011-12-11T19:25:08.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><title type='text'>Ridwan Soleh, sang pelopor strawberry Ciwidey</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;"Dulu kita bangkrut dari sayuran, kita tanam strawberry tapi diejek orang.  Buat apa nanam yang kayak gitu banyak-banyak, kayak laku aja".  Ini adalah kutipan masyarakat sekitar yang mencemooh enterpreneur yang satu ini.  Orang lain mungkin akan menyerah kalau sudah diejek seperti ini, langsung bimbang untuk meneruskan atau berhenti, tapi cemoohan tersebut tidak berlaku untuk Bapak  Ridwan Soleh, pemilik Pusat Pengembangan Pemasaran Strawberry Ciwidey (P3SC) Anur.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Berkat kerja kerasnya, Ridwan Soleh mampu menepis cemoohan masyarakat sekitar, dan menjadikan Ciwidey menjadi salah satu sentra penghasil strawberry yang besar.  Berawal dari tahun 1996 ada pegawai perkebunan teh Ciwidey yang berkebangsaan Jepang menanam strawberry jenis Nyoho (&lt;i&gt;Fragaria nilgerrensis&lt;/i&gt;), untuk konsumsi sendiri.  Dari sinilah paman, Pak Ridwan beserta saudaranya mengembangkan perkebunan strawberry yabg bermula dari 5 bibit berkembang hingga ribuan bibit.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Tahun 1999 strawberry hasil perkebunan P3SC mulai memasuki pabrik selai, pabrik sirup, pasar-pasar modern, rumah makan serta ke agen-agen besar di luar Jawa.  Pasokan P3SC keberbagai tempat tersebut bisa mencapai 40-50 ton setiap bulannya.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sebagai pelopor pengembangan bibit strawberry di Ciwidey, tentu saja Ridwan beserta saudara-saudaranya memiliki ilmu yang mumpuni.  Pengalaman menjadi ilmu yang sangat berharga. Dari hulu ke hilir menjadi prioritasnya.  Pak Ridwan dan saudara-saudaranya berbagi tugas untuk lebih mempopulerkan strawberry ini.  Pak Ridwan fokus mendistribusikan strawberry ke pulau Jawa maupun luar Jawa.  Sementara Lilis Nurandiani kakak perempuannya fokus diolahan strawberry seperti dodol, selai, sirup, yogurt, kerupuk, karamel, dan manisan.  Nurdin Soleh kakak laki-lakinya fokus di pembekuan (frozen), sedangkan adiknya Asep Sopian fokus di pengembangan bibit.  Mereka berempat inilah yang sukses membawa nama Ciwidey menjadi terkenal sebagai lumbung strawberry.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Ini pesan dari enterpreneur yang satu ini, dalam berkebun harus memperhatikan dari hulu ke hilir. Dengan demikian maka hasilnya akan sangat baik dari segi kuantitas maupun kualitas.  Tak hanya itu, ilmu yang didapat harus dibagikan kepada yang lainnya sehingga perkembangannya bisnisnya akan semakin cepat.  Artikel ini diambil dari majalah Pengusaha Muslim adisi 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua yang ingin menjadi enterpreneur yang berhasil.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-2331346888071551390?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/2331346888071551390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/ridwan-soleh-sang-pelopor-strawberry.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/2331346888071551390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/2331346888071551390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/ridwan-soleh-sang-pelopor-strawberry.html' title='Ridwan Soleh, sang pelopor strawberry Ciwidey'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-6317960986558271393</id><published>2011-12-11T13:08:00.009+07:00</published><updated>2011-12-11T14:10:47.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Pengendalian Rayap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Setiap orang yang memiliki rumah jamur atau lebih dikenal dengan nama kumbung jamur berharap usahanya pasti akan berhasil. Semuanya itu tidak lepas dari pemilihin bibit yang baik, perawatan serta pengendalian hama (pest management).  Penulis yakin setiap kumbung jamur pasti memiliki masalah-masalah sendiri terutama dari segi hamanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Hari ini penulis akan membahas satu hama yang sangat merugikan di kumbung penulis sendiri. Pernah denger nama rayap.  Ya, di kumbung jamur penulis, rayap adalah salah satu hama yang merugikan baik untuk rak jamur maupun baglognya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Rayap menurut wikipedia adalah serangga sosial yang berasal dari anggota Isoptera.  Kenapa dinamakan serangga sosial, karena serangga ini hidup berkoloni dalam jumlah banyak serta mempunyai pembagian kelompok sebagai fungsi yang berbeda (ratu, pekerja).      &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;                                      &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-YOVH-SgpfiY/TuRUN9ONWII/AAAAAAAAAfI/nnfV3qm7mO4/s320/IMG_5629.jpg" /&gt; &lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-I8xOoHz_EC8/TuRVRbVpF4I/AAAAAAAAAfg/EgpjYrCdru4/s320/IMG_5633.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Dalam menyerang kumbung jamur, serangga ini membuat alur-alur seperti jalan setapak (gambar diatas hasil dokumentasi penulis). Perkembangan yang sangat cepat membuat penulis harus mengotrolnya setiap hari.  Lengah sedikit populasi semakin banyak, dan itu sangat merugikan.  Untuk kayu rak jamur serta baglog jamur.  Rayap senang makan kayu dan bahan yang mengandung selulose.  Serbuk gergaji yang terkandung didalam baglog jamur mengandung selulose sehingga sangat disukai oleh rayap dan bisa membuat kandungan selulose buat jamur berkurang bahkan habis. Hal tersebut bisa mengganggu pertumbuhan jamur.  Hal tersebut sesuai dengan artikel yang ditulis Rudy C, seorang guru besar IPB, yang menyatakan bahwa rayap senang dengan bahan-bahan yang mengandung selulose.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Berikut penulis mengunduh tulisan tentang pengendalian rayap yang seharusnya dilakukan sebelum membangun rumah jamur menurut Apri Heri, menurutnya semuanya terletak pada perlakuan tanah (soil teatment) dan pemilihan kayu yang memiliki keawetan yang tinggi.  Perlakuan tanah dengan injeksi termisida telah banyak dilakukan saat ini sehingga bisa memutus serangan rayap.  &lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pengendalian lainnya bisa dengan cara pengontrolan populasi rayap setiap hari, bisa menggunakan oli bekas atau minyak tanah, serta penggunaan bahan kayu yang awet, terakhir baru pengendalian dengan insektisida.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat dan bisa menjadi pembelajaran bagi penulis.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-6317960986558271393?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/6317960986558271393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/pengendalian-rayap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6317960986558271393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6317960986558271393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/pengendalian-rayap.html' title='Pengendalian Rayap'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-YOVH-SgpfiY/TuRUN9ONWII/AAAAAAAAAfI/nnfV3qm7mO4/s72-c/IMG_5629.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-271705296352462748</id><published>2011-12-10T19:30:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T19:44:13.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Manfaat Madu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Siapa yang tidak kenal madu.  Madu adalah cairan manis yang dihasilkan oleh lebah.  Umumnya berwarna kuning keemasan dan kental.  Ini ciri utama yang pasti sudah diketahui masyarakat pada umumnya.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Penulis mengunduh satu artikel (jadilah.com), yang pastinya sangat bermanfaat bagi perempuan atau laki-laki. Artikel yang sangat menarik dan pastinya sangat bermanfaat dan patut untuk dicoba.  Ini dia beberapa manfaat madu yang bisa langsung dicoba: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;1. Masker Madu:&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Oleskan madu murni pada wajah Anda dan biarkan selama kira-kira 15 menit, hingga mengering. Setelah kering, basuhlah wajah Anda dengan air hangat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;2. Mandi Untuk Kulit Berkilau:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk melembabkan, melembutkan dan membuat kulit berkilau, bawa serta sebotol madu saat Anda mandi. Oleskan ke kulit dan tepuk-tepuk dengan kedua tangan hingga mengering. Sementara menepuk-nempuk kulit, madu akan lengket di kulit Anda. Basuhlah bekas madu yang lengket tersebut setelah Anda selesai. Dan Anda bisa menikmati hasilnya dengan kulit yang nampak cantik nan cerah!!!&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;3.Mandi Madu:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mendapatkan aroma yang manis dan kulit lembut, tambahkan ¼ hingga ½ cangkir madu di air mandi Anda.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;4.Scrub Madu:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Campurkan 1 sendok teh madu dengan seikit tepung almond ke telapak tangan Anda. Gosokan perlahan ke wajah sebagai scrub wajah. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk mengangkat madu.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;5. Pembersih Wajah Setiap Hari:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Campurkan 1 sendok makan madu dengan sedikit susu bubuk di telapak tangan. Oleskan di wajah untuk membersihkan semua kotoran dan make-up, dan lalu basuh hingga bersih dengan air hangat.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;6. Rambut Berkilau:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membuat rambut Anda berkilau, campurkan 1 sendok makan madu, perasan satu jeruk nipis, dan sedikit air hangat. Bilas rambut Anda dengan shampo seperti biasa dan lalu tuangkan campuran tadi pada rambut. Keringkan rambut dengan cara biasa.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;7. Conditioner Rambut:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala, campurkan ½ cangkir madu dan satu sendok malan minyak zaitun. Oleskan merata ke rambut dan kulit kepala, lalu ambil penutup rambut dan biarkan selama 30 menit dalam keadaan tertutup. Setelah 30 menit, keramasi dengan shampo dan bilas rambut Anda seperti biasa.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;u style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;8. Toner Kulit:&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Untuk mengencangkan, melembutkan dan melembabkan kulit, campurkan 1 buah kulit jeruk ditambah satu sendok makan madu dalam blender hingga halus. Gosokan perlahan campuran madu tadi ke wajah dan biarkan selama 15 menit. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk membersihkan campuran tadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Selain itu, madu bisa menambah asupan energi dikarenakan madu mengandung glukosa dan fruktosa serta bisa menjadi obat yang sangat baik untuk mengobati flu.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Semoga tulisan ini bermanfaat sehingga kita tidak perlu repot-repot ke salon. Cara murah, praktis dan tentunya bermanfaat bukan. So, selamat mencoba... &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-271705296352462748?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/271705296352462748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/manfaat-madu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/271705296352462748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/271705296352462748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/manfaat-madu.html' title='Manfaat Madu'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-1639330072416604827</id><published>2011-12-10T18:40:00.004+07:00</published><updated>2011-12-10T19:21:01.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Hebatnya Coklat...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Apa yang anda pikirkan ketika mendengar coklat (chocolate).  Hemm, ini camilan yang paling digemari siapapun baik anak kecil, remaja, dewasa bahkan orang tua pun masih ada yang gemar makan coklat. Penulis adalah salah satu orang yang dulu tidak doyan coklat, tapi akhirnya senang dengan coklat karena tahu akan manfaatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Coklat menurut wikipedia adalah sebutan untuk bahan makanan yang terbuat dari kakao.  Coklat pada umumnya diberikan sebagai bingkisan karena aneka rasanya yang banyak, bentuk unik sehingga sering digunakan sebagai ungkapan rasa simpati, terimakasih bahkan sebagai ungkapan cinta.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rasa  nyaman yang ditimbulkan setelah menikmati coklat bukan hanya perasaan  saja, karena coklat mengandung ratusan zat yang memungkinkan terjadinya  reaksi kimia di otak. Zat-zat inilah yang merangsang aktifnya serotonin  di otak yang selanjutnya akan memicu perasaan nyaman seseorang. Selain  itu, zat terbanyak yang terkandung dalam coklat adalah &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;theobromine&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; yang dapat menstimulasi jaringan saraf dan jantung&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;yang membuat kita terjaga dan bersemangat. Efek ini juga bisa diperoleh dari kafein pada kopi &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;atau teh.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Manfaat lainnya dari theobromine adalah dapat meredakan batuk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Terkandung  pula phenylethylamine yang berfungsi membantu penyerapan dalam otak dan  menghasilkan dopamine yang akan menyebabkan perasaan gembira,  meningkatkan rasa tertarik dan dapat menimbulkan perasaan jatuh cinta.&lt;/b&gt;  Itulah alasan lain mengapa coklat sering diberikan sebagai hadiah tanda  cinta. Baru tahu dari artikel ini, kenapa coklat sering diberikan sebagai ungkapan rasa cinta.  Penulis pernah mendengar, makan coklat itu nikmatnya jangan langsung dikunyah alias digigit, tapi letakkan di tengah lidah kemudian nikmatilah dengan diemut (apa ya bahasa Indonesianya), hehe.. Dengan begitu kenikmatan makan coklat makin terasa.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Manfaat lain dari coklat bisa menjadi obat dari berbagai macam penyakit kronis karena mengandung fenol dan flavonoid.  Fenol mempunyai antioksidan yang mampu mengurangi tingkat kolestrol dalam darah sehingga bisa mengurangi resiko serangan jantung, kanker, stroke serta darah tinggi.  Bagi kaum hawa, coklat mempunyai manfaat yang penting bagi kecantikan.  Coklat ternyata bisa mengurangi penuaan dini dan lebih hebatnya bisa mengurangi PMS (Pra Menstruation Syndrom). Hebat kan si hitam yang satu ini (kumpulaninfo.com).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kesalahan yang sering dilakukan pada saat memilih coklat adalah  memilih coklat "bermerk" yang murah atau sangat murah. Coklat demikian  memiliki kandungan kakao (biji coklat) sedikit yaitu rata-rata kurang  dari 20%, bahkan ada yang kurang dari 7%. Coklat jenis ini juga memiliki  kandungan gula yang tinggi, kandungan lemak jenuh tinggi dan keburukan  lainnya seperti minyak sayur terhidrogenasi (HVO) sehingga mengakibatkan  kerusakan gigi dan gangguan kesehatan seperti penyakit diabetes.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Produk coklat lainnya yang juga berbahaya dan buruk untuk kesehatan khususnya yang berupa &lt;strong&gt;fondant&lt;/strong&gt; (biasanya digunakan untuk mendekorasi kue) dan &lt;strong&gt;praline&lt;/strong&gt;. Fondant sebenarnya mengandung 100% pemanis dan praline juga sama buruknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Penulis mendapatkan satu artikel yang pasti bermanfaat bagi kaum perempuan dimanapun, sehingga tidak perlu keluar uang banyak dan bisa lebih nyaman yaitu masker coklat.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Bahan:&lt;br /&gt;Dark chocolate (kandungan coklat tinggi), susu bubuk putih (full cream), garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara:&lt;br /&gt;Cairkan coklat&lt;br /&gt;Campur semua bahan dalam coklat yang telah mencair dan aduk rata&lt;br /&gt;Dinginkan sampai mencapai suhu ruang&lt;br /&gt;Oleskan pada wajah selama 15-30 menit&lt;br /&gt;Susu dan garam dapat pula diganti dengan mentega, gula dan madu bila ingin memberikan efek lembab dan antiseptik pada wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kulit tubuh, Sobat dapat membuat sabun mandi coklat. Caranya  dengan menyeduh susu putih dicampur dengan irisan coklat sampai coklat  mencair, kemudian dapat dicampur dengan sabun mandi cair atau dituang  dalam bathtub (kumpulaninfo.com).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sebisa mungkin pilihlah coklat dengan kandungan gula sedikit agar Anda dapat menikmati manfaat besar yang dimiliki coklat. Anda akan merasakan manfaat jika Anda mengkonsumsi cokelat dengan kandungan kakao atau biji coklat yang tinggi. Selamat menikmati &lt;/span&gt;&lt;span&gt;coklat&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Anda! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-1639330072416604827?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/1639330072416604827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/hebatnya-coklat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1639330072416604827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1639330072416604827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/hebatnya-coklat.html' title='Hebatnya Coklat...'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-7845824496524090058</id><published>2011-12-09T10:25:00.005+07:00</published><updated>2011-12-09T11:14:15.489+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Ciri Jamur Beracun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Orang-orang terkadang takut makan jamur.  Mereka selalu berpikiran kalau semua jamur itu beracun.  Padahal, kalau mereka tahu manfaat besar dibalik kelezatan kuliner ini, pasti mereka menyesal banget.  Tidak semua jamur yang ada di dunia ini beracun.  So, hilangkan pikiran bahwa, "semua jamur beracun".  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jamur menurut Wikipedia, tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Di alam ini memang terbagi dua macam jamur, beracun atau tidak beracun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terkadang kita susah untuk membedakan jamur mana yang aman untuk dikonsumsi alias tidak beracun.  Berikut ini ciri-ciri jamur beracun menurut pakarbisnisonline:&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;(a) Jenis jamur beracun pada umumnya mempunyai warna yang mencolok: merah-darah, hitam-legam, biru-tua, ataupun warna-warna lainnya. Walaupun ada pula jenis jamur beracun yang mempunyai warna terang (kuning muda) atau putih, dan jamur yang dapat dimakan berwarna gelap, misal coklat-tua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(b) Jenis jamur beracun dapat menghasilkan bau yang menusuk hidung, seperti bau telur busuk ataupun bau ammoniak.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(c) Jenis jamur beracun mempunyai cincin atau cawan. Walaupun ada yang sebaliknya, seperti jamur-merang mempunyai cawan dan jamur kompos mempunyai cincin, tetapi tidak beracun.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; "  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(d) Jenis jamur beracun umumnya tumbuh pada tempat yang kotor: tempat pembuangan sampah, kotoran kandang, dan sebagainya. Walaupun untuk penanaman dan pemeliharaan jamur kompos justru dipakai kotoran kandang/kotoran kuda.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(e) Kalau jenis jamur beracun dikerat oleh pisau yang terbuat dari perak, atau dikerat oleh pisau biasa kemudian benda perak didekatkan kepada keratan tadi, maka pada benda perak terbentuk warna hitam atau biru, itu menandakan bahwa jamur tersebut beracun.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; "  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(f) Jenis jamur beracun cepat sekali berubah warna, misal dari putih ke warna gelap, kalau dimasak atau dipanaskan.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(g) Ada kebiasaan yang turun-temurun di antara petani di desa untuk menentukan apakah jamur beracun atau tidak, dengan jalan memepes jamur bersama nasi putih. Kalau kemudian warna nasi berubah menjadi warna gelap, menandakan bahwa jamur termasuk jenis beracun.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; "  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(h) Di banyak negara Eropa dan Amerika, banyak "pemburu jamur" yang sengaja membawa babi terlatih untuk membedakan               jenis beracun dan tidak.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Cara lain yang dianjurkan kalau menemukan jenis jamur dan ingin mengetahui apakah termasuk jenis beracun atau tidak adalah dengan menanyakan kepada penduduk setempat. Karena biasanya, penduduk setempat sedikit banyak akan mengetahuinya, atau dapat memberikan penjelasannya. Menurut saya ada satu cara lagi mengetahui jamur ini beracun atau tidak, perhatikan jamur tersebut, jika ada hewan yang makan disana, berarti jamur itu aman buat dikonsumsi.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; line-height: 24px; text-align: -webkit-auto; "  &gt;Tindakan pertama yang bisa dilakukan ketika ada keluarga, saudara atau teman mengalami keracunan.  Kocok telur ayam mentah lalu minumkan pada penderita keracunan supaya cepat muntah.  Jika tidak ada,telur ayam bisa diganti dengan susu kental. Minumkan sebanyak-bnyaknya kepada penderita hingga muntah.  Setelah muntah, minumkan santal kental atau air kelapa muda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; line-height: 24px; text-align: -webkit-auto; "  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; line-height: 24px; text-align: -webkit-auto; "  &gt;Semoga bermanfaat...          &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-7845824496524090058?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/7845824496524090058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/ciri-jamur-beracun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7845824496524090058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7845824496524090058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/ciri-jamur-beracun.html' title='Ciri Jamur Beracun'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-2423140563561906169</id><published>2011-12-05T12:51:00.004+07:00</published><updated>2011-12-05T13:22:35.906+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><title type='text'>Mantan Pedagang Klontong yg jadi Konglomerat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahukah anda Toko &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.columbia.co.id/" title="&amp;lt;span style=&amp;quot;text-decoration: underline;&amp;quot;&amp;gt;link ke web Columbia.co.id&amp;lt;/span&amp;gt;" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Columbia?&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Toko yang menjual barang-barang kebutuhan rumah tangga, berupa furniture dan elektronik secara kredit ataupun tunai?. Saya yakin sudah banyak yang tau, tapi apakah anda sudah tau siapa pemiliknya, dan sejarah hidupnya? emmm.. kalo anda belum tau, berarti sama dengan saya. Saya baru mengetahuinya ketika saya buka Kontan online. Leo Chandra namanya, seorang keturunan Tionghoa. Ternyata sejarah perjalanan hidupnya sebagai seorang pengusaha sangat panjang dan pelik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin tau lebih banyak sejarah bagaimana dia memulai usaha dan liku-liku perjalanan hidup-nya yang inspiratif? Dalam tulisan ini saya akan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family:trebuchet ms;" &gt;share&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;-kan sebuah kisah sukses seorang Leo Chandra yang saya sadur dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/1316502130/77837/Leo-Chandra-pedagang-kelontong-yang-sukses-berjualan-secara-kredit-" title="&amp;lt;span style=&amp;quot;text-decoration: underline;&amp;quot;&amp;gt;link ke kontan.co.id&amp;lt;/span&amp;gt;&amp;lt;a style=&amp;quot;color:#c6c6c6;text-decoration:underline&amp;quot; id=&amp;quot;Y8044310S5&amp;quot;&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;KONTAN.CO.ID&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di bawah ini, selamat membaca, semoga bisa jadi inspirasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cjHOMoXFNVA/Ttxhy7N9TBI/AAAAAAAAAe8/o4X--N4CkxE/s1600/Leo%2BChandra.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 306px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cjHOMoXFNVA/Ttxhy7N9TBI/AAAAAAAAAe8/o4X--N4CkxE/s320/Leo%2BChandra.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682524357352311826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%; font-family:trebuchet ms;" &gt;Beberapa kali menjadi korban kerusuhan tak menyurutkan niat Leo Chandra berbisnis. Jaringan toko kredit Columbia telah mampu bertahan selama 29 tahun dengan total 500 cabang. Omzet usahanya mencapai Rp 2 triliun per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju terus pantang mundur. Layaknya pejuang kemerdekaan, kata menyerah tidak pernah ada di kamus kehidupan Leo Chandra, pendiri sekaligus pemimpin&lt;br /&gt;PT Columbindo Perdana atau biasa disebut Columbia. Selagi masih ada kepercayaan, saat kondisi bisnis terpukul, Leo tetap yakin bisa bangkit. Ia tak pernah menyerah pada keadaan buruk yang menimpa usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangannya selama 29 tahun mengembangkan Columbia memang berbuah manis. Perusahaan ini berhasil meraup omzet rata-rata hingga Rp 2 triliun dari 500 cabang toko di seluruh Indonesia. Columbia menjual aneka perabot rumah tangga, barang elektronik, ponsel, dan alat musik, baik secara kontan maupun kredit. Barang-barang tersebut didatangkan langsung dari pabrik yang bekerjasama dengan Colombia, baik berupa barang impor maupun buatan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai perintis, pekerjaan Leo tentu tidak ringan. Ia harus meyakinkan mitra bisnisnya, yakni para distributor alat rumah tangga, bank, pembeli, bahkan diri sendiri bahwa bisnis ini layak dan menguntungkan. ”Orang pikir, saya gila saat memulai bisnis itu,” kenang Leo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2002, Leo mengakuisisi PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) untuk menyokong pembiayaan secara kredit. Saat ini, perusahaan pembiayaan ini memiliki sekitar 72 cabang. Klien utama SNP adalah konsumen Columbia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan Leo bukanlah usaha sekejap yang tanpa kejatuhan dan perjuangan. Sebenarnya, bisnis ini sudah dirintis buyutnya, seorang pedagang rempah-rempah asal Tionghoa (China), sekitar seratus tahun silam. Jiwa dagang keluarganya yang sudah satu abad berbisnis di Indonesia telah mendarah daging dalam diri Leo. Apalagi, ia merupakan generasi keempat keluarganya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1930-an, kakek Leo mulai berbisnis peralatan elektronik. Ia menjual lampu sampai alat musik. Ayah Leo meneruskan bisnis itu dengan membuka toko kelontong di Binjai, Sumatra Utara pada tahun 1940. Di toko ini, Leo membantu ayahnya menjual aneka kebutuhan sehari-hari hingga obat-obatan. "Jaga toko itu bukan pekerjaan, tapi sebuah keharusan demi kelangsungan sebuah keluarga," ujar Leo mengenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 15 tahun di Binjai, Leo dan keluarganya hijrah ke Medan lantaran sang ibu meninggal dunia. Ayah dan pamannya lantas membuka toko baru. Ayah Leo membuka toko kelontong di Medan, sedangkan pamannya membuka toko elektronik di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terhempas kerusuhan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha keluarga Leo dalam membangun bisnisnya tidak selalu mulus. Bisnis orang tuanya juga sempat berhenti saat terjadi peristiwa pemberontakan PKI pada 30 September 1965. Sebagai keturunan Tionghoa, toko keluarganya menjadi salah satu sasaran. "Toko kami, Wan-Y, yang sudah cukup maju dirampok dan dibakar," kata Leo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leo juga terpaksa putus kuliah di fakultas ekonomi Universitas Trisakti, Jakarta. Kampus itu ditutup karena dianggap mendukung PKI. Karena itu, ia kembali ke Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun setelah peristiwa tersebut, Ayah dan pamannya merintis usahanya kembali. Pamannya beralih ke bisnis &lt;em&gt;travel&lt;/em&gt; sementara Leo, anak pertama dari 9 bersaudara ini meneruskan usaha ayahnya di Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko eletronik yang pernah dibangun pamannya menginspirasi Leo untuk berbisnis elektronik di Jakarta dengan mendirikan PT Columbia pada 28 Februari 1982. Ia memilih model bisnis dengan menjual barang-barang tersebut secara kredit. Leo melihat, banyak masyarakat melihat produk elektronik sebagai barang mewah dan hanya orang kaya yang bisa membelinya. Nah, pembayaran secara kredit menawarkan solusi bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berisiko, Leo meyakinkan dirinya bahwa pada dasarnya, manusia yang beragama pasti berkomitmen membayar utang. "Saya berpikir positif saja. Walau ada yang nakal, jumlahnya tidak akan banyak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, awalnya, Leo juga tak berani memberi kredit terlalu besar. Apalagi, tak ada bank yang mau memberi pinjaman sebagai modal. “Modal bisnis ini adalah nama baik keluarga,” kata pria yang kini berusia 70 tahun itu bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat banyak pihak tak mendukung model bisnis ini, beberapa pabrik elektronik yang mengenal keluarganya sejak lama justru mau menyokong. Mereka mau memberi barang terlebih dulu dengan tempo pembayaran lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusuhan Mei 1998 sempat mengguncang Columbia. Sekitar 10 toko tutup karena rusak parah dan tidak ada barang yang layak dijual. Kerugian Columbia jauh lebih besar lagi lantaran ratusan orang ogah membayar utang dengan alasan toko tutup. "Harta boleh habis, tapi selagi masih ada nama baik, selalu masih ada kesempatan," ungkap Leo penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, di tengah persaingan bisnis kredit elektronik, Leo yakin bisnisnya terus bersinar. Ia berambisi menyebar cabang sampai kecamatan. "Banyak wilayah kecamatan yang sudah maju," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-2423140563561906169?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/2423140563561906169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/mantan-pedagang-klontong-yg-jadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/2423140563561906169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/2423140563561906169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/mantan-pedagang-klontong-yg-jadi.html' title='Mantan Pedagang Klontong yg jadi Konglomerat'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-cjHOMoXFNVA/Ttxhy7N9TBI/AAAAAAAAAe8/o4X--N4CkxE/s72-c/Leo%2BChandra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-7158675020711065802</id><published>2011-12-04T10:58:00.012+07:00</published><updated>2011-12-04T12:40:51.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vacation'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia-ku'/><title type='text'>Keindahan Gunung Dempo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Melihat pegunungan adalah hal yang paling mengesankan.  Meskipun bukan survival sejati tetapi ketika ada yang mengajak buat vacation ke gunung atau pantai, pasti semangatnya jadi double alias full tank.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jujur saja walaupun cinta dengan panorama pegunungan, baru satu yang sudah saya kunjungi yaitu Gunung Bromo.  Tapi sekarang bukan gunung ini yang akan diulas.  Kita akan mengulas salah satu gunung yang masih aktif, panorama yang begitu indah dengan suhu udara yang dingin.  Walaupun belum pernah ke gunung ini, tapi kebetulan desa tempat nenek saya tinggal deket dengan wilayah ini. Ada yang tau gunung yang mau diulas, pasti belum tau kan?? Ini dia, Gunung Dempo-Pagar Alam Lahat- Sumatera Selatan.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Gunung Dempo&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; (3159 mdpl) terletak di perbatasan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Propinsi" title="Propinsi" class="mw-redirect" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;propinsi&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Selatan" title="Sumatera Selatan" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Sumatera Selatan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; dan propinsi &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bengkulu" title="Bengkulu" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Bengkulu&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;. Untuk mencapai desa terdekat, terlebih dahulu anda harus mencapai kota Pagar Alam&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;, kurang lebih 7 jam perjalanan darat dari P&lt;/span&gt;alembang&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Kota Pagar Alam, memang sesuai dengan namanya, kota ini jelas dikelilingi oleh Bukit Barisan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; dan yang tertinggi dari barisan tersebut adalah Gunung Dempo. Gunung ini sangat indah menjulang tegak menggapai langit nan biru apabila dilihat pada pagi hari (Wikipedia). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-snYA4jmhTk0/Ttrzx2kbcuI/AAAAAAAAAeM/4KsDT8NAflY/s320/gunung-dempo1.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;(wisataindonesiaraya.com)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt;Saya pernah lihat foto mama sewaktu muda.  Berfoto di indahnya hamparan pohon teh yang banyak.  Ini juga yang menjadi daya tarik dari gunung ini.  Seperti gambaran yang saya lihat dari foto tersebut, wisataindonesiaraya.com menulis bahwa di sekitar Gunung Dempo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;, pengunjung dapat melihat hamparan kebun teh yang hijau. Kebun teh seluas 1.500 hektar tersebut merupakan milik PT Perkebunan Nusantara PTPN VII. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 15px; padding-left: 0px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-gIp0McvqQno/Ttr160oDMOI/AAAAAAAAAeY/5bx5U8mJaQg/s320/tjob5fbn.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 15px; padding-left: 0px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;(indotur.blogspot.com)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 15px; padding-left: 0px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hal menarik lainnya, apalagi untuk yang doyan banget menaklukan gunung, Dempo mungkin bisa menjadi pilihan.  Walaupun tidak setinggi Semeru, tapi gunung ini mempunyai keindahan yang sayang buat dilewatkan.  Menurut Wikipedia, jalur pendakian cukup memeras keringat, hemm jangankan mendaki ya, kita jalan-jalan kecil pun bisa memeras keringat ^^.  Gunung ini memiliki aliran air yang cukup jernih sampai setengah perjalanan sehingga pendaki tidak perlu khawatir kehabisan stok air.  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt;Sebuah&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai" title="Sungai" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: initial; text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; "&gt;sungai&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;kecil yang jernih, mengalir di perbatasan hutan pertanda kita mulai memasuki daerah hutan yang ditumbuhi dengan tumbuhan yang mirip seperti yang kita dapati di gunung Gede-Pangrango, yaitu&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hutan_montana" title="Hutan montana" class="mw-redirect" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: initial; text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; "&gt;hutan montana&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;. Jalan setapak penuh dengan akar-akar yang melintang, kemiringan lereng sendiri cukup curam untuk memeras keringat. Tidak ada tanda-tanda khusus, keadaan hutan ini hampir homogen dan sangat hening.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt;Empat atau lima jam kemudian, kita akan memasuki daerah dengan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vegetasi" title="Vegetasi" style="background-color: initial; line-height: 19px; text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; "&gt;vegetasi&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan" title="Tumbuhan" style="background-color: initial; line-height: 19px; text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; "&gt;tumbuhan&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt;berpohon rendah dan semakin rendah, beberapa daerah agak terbuka, pandangan pun menjadi luas. Gunung Dempo memiliki dua puncak yang satunya bernama Puncak Api. Menjelang puncak pertama Dempo yang merupakan dataran masif, Puncak pertama ditumbuhi tanaman yang rendah mirip perdu. Dari puncak pertama ini kita turun kembali ke lembah yang diapit oleh puncak pertama dan puncak utama. Dilembah ini terdapat sebuah sumber mata air mengalir di sini. Hanya airnya yang jernih ini sedikit kecut rasanya, mungkin pengaruh rembesan belerang.  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt;Pendakian kepuncak utama tidak terlalu sulit. Lerengnya terdiri dari kerikil dan batu-batu dengan kemitingan lereng sekitar 40°, cukup stabil untuk didaki. Puncak utama gunung Dempo (3158 m), Merupakan kawah gunung berapi yang masih bergejolak dengan diameter sekitar seratus meter persegi. Dinding kawah cukup terjal dan tidak mungkin bisa dituruni tanpa batuan tali temali. Pemandangan dari puncak cukup mengasyikan. Selain kawah yang memberikan kesan khusus, tampak juga terhamparan propinsi Bengkulu dengan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lautan_Hindia" title="Lautan Hindia" class="mw-redirect" style="background-color: initial; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; "&gt;Lautan Hindia&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;dengan hamparan lembah yang sunyi dan hening. Perjalanan turun hanya memakan waktu dua jam. Bila kemalaman anda bisa menginap di Dusuun VI, dengan terlebih dahulu minta izin kepala keamanan di sana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 15px; padding-left: 0px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "  &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-Nq3-_Zxe4jw/Ttr8oi3-isI/AAAAAAAAAew/3cdcq5UpDXM/s320/kawah%2B1.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 15px; padding-left: 0px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "  &gt;(allaboutpagaralam.blogspot.com)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 15px; padding-left: 0px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Tenang saja, di area pegunungan ini sudah banyak penginapan yang siap menampung pengunjung kebun teh ataupun pendaki gunung Dempo.  Satu lagi, sebelum sampai ke Kota Pagar Alam, pasti akan melewati Kota Lahat terlebih dahulu.  Dalam perjaalanan tersebut akan melihat satu lagi keindahan ciptaan Allah.  Orang-orang selalu bilang namanya Bukit Telunjuk, karena di ujung bukit ini menyerupai telunjuk manusia.  Saya punya satu foto yang memang sengaja saya abadikan karena terpana dengan keindahannya (bahasa anak sekarang, lebay banget dech)...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-yTUKZKTtfG4/Ttr6lWQc0vI/AAAAAAAAAek/MOYJvgU2WtM/s320/IMG_1507.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 15px; padding-left: 0px; line-height: 20px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jadi, tertarikkah untuk mengunjungi kota Pagar Alam- Lahat.  Jangankan kalian, saya saja dari dulu sudah tertarik untuk mengunjungi kota ini.  Satu tips buat yang mabuk perjalanan, minum obat anti mabuk atau bawa minyak angin yang banyak, karena jalan menuju kesana cukup berkelok-kelok.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-7158675020711065802?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/7158675020711065802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/keindahan-gunung-dempo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7158675020711065802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7158675020711065802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/keindahan-gunung-dempo.html' title='Keindahan Gunung Dempo'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-snYA4jmhTk0/Ttrzx2kbcuI/AAAAAAAAAeM/4KsDT8NAflY/s72-c/gunung-dempo1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-7987169905408513095</id><published>2011-12-03T06:49:00.012+07:00</published><updated>2011-12-04T12:18:21.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><title type='text'>Sukses menjadi Enterpreneur ala Bob Sadino</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-hpf6N_rZJOQ/Ttlt_GsXFQI/AAAAAAAAAcU/LTadnF7HTs4/s1600/bob21.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-hpf6N_rZJOQ/Ttlt_GsXFQI/AAAAAAAAAcU/LTadnF7HTs4/s320/bob21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681693335800452354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: trebuchet ms;font-family:'times new roman';font-size:small;"  &gt;Pagi ini saya teringat dengan satu artikel yang menarik banget, mungkin akan bisa jadi inspirasi Entrepreneurship  buat saya atau pembaca artikel ini.  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: trebuchet ms;font-family:'times new roman';font-size:small;"  &gt;Bob Sadino, siapa yang tidak kenal dengan sosok yang sangat sederhana.&lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/b&gt;Bagi anda yang biasa membaca buku, majalah, tabloid mengenai kewirausahaan, tentu sudah tidak asing lagi dengan pria ini.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Bob Sadino&lt;/b&gt; (lahir di &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lampung" title="Lampung" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/9_Maret" title="9 Maret" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;9&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;Maret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1933" title="1933" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1933&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;; umur 78 tahun), atau akrab dipanggil &lt;b&gt;Om Bob&lt;/b&gt;, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemfood&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kemfood (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; background-image: none;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.kemfood.co.id/" title="link ke web" target="_blank"&gt;Kemfood&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemchick&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kemchick (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemchick&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Belanda&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amsterdam" title="Amsterdam" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Amsterdam&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan juga di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hamburg" title="Hamburg" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hamburg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jerman&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1967" title="1967" style="text-decoration: none; background-image: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1967&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemang,_Jakarta_Selatan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kemang, Jakarta Selatan (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemang,_Jakarta_Selatan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kemang, Jakarta Selatan (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;, &lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemang,_Jakarta_Selatan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kemang, Jakarta Selatan (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jakarta Selatan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Suatu hari, seorang teman menyarankan Bob memelihara dan berbisnis &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telur" title="Telur" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;telur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ayam_negeri&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ayam negeri (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ayam&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;negeri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; untuk melawan depresinya. Bob tertarik dan mulai mengembangkan usaha peternakan ayam. Ketika itu, di Indonesia, ayam kampung masih mendominasi pasar. Bob-lah yang pertama kali memperkenalkan ayam negeri beserta telurnya ke Indonesia. Bob menjual telur-telurnya dari pintu ke pintu. Ketika itu, telur ayam negeri belum populer di Indonesia sehingga barang dagangannya tersebut hanya dibeli oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekspatriat" title="Ekspatriat" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ekspatriat-ekspatriat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang tinggal di daerah Kemang, serta beberapa orang Indonesia yang pernah bekerja di luar negeri. Namun seiring berjalannya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang. Bob kemudian melanjutkan usahanya dengan berjualan daging ayam. Selain memperkenalkan telur ayam negeri, ia juga merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayur sistem &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidroponik" title="Hidroponik" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;hidroponik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin: 0.4em 0px 0.5em; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catatan awal tahun 1985 menyebutkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40-50 ton daging segar, 60-70 ton daging olahan, dan sayuran segar 100 ton. Ini hanyalah sekilas ihwal sejarah Bob Sadino yang dirangkum &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bob_Sadino" title="link Wikipedia" target="_blank"&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;.&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin: 0.4em 0px 0.5em; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dedikasi/&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;teladan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;seorang Bob &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sebagaimana ulasan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Majalah Pengusaha Muslim Edisi 20, &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;untuk menjadikan &lt;b&gt;bangsa Indonesia sebagai majikan terdidik bukan hanya buruh &lt;/b&gt;dipaparkan rinci berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin: 0.4em 0px 0.5em; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;1. Tidak banyak tanya tapi melakukan apa yang perlu dilakukan. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Prinsip Enterpreneurship paling mendasar: lakukan dulu apa yang perlu dilakukan untuk menyambung hidup.  Jadi yang bekerja adalah tangannya bukan mulutnya.  Begitu kita melakukan apa yang perlu dilakukan, hanya ada dua macam hasilnya, sesuai dengan harapan atau tidak sesuai dengan harapan.  Om Bob mampu melewati fase ini sehingga bisnisnya tetap berkibar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;2. Mencipta, mencipta, mencipta dan menghasilkan masterpiece. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bob Sadino menciptakan produk dan layanan yang berbeda dibandingkan dengan produk dan layanan dengan produk dan layanan dari produsen lain dan Kemchicks menjadi masterpiecenya.  Inilah enterpreneurship dasar yang kedua, menciptakan dan menghasilkan masterpiece.  Jangan hanya ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi).  Unsur "Tiru" inilah yang menjadikan hanya seumur jagung karena tidak memiliki unsur mencipta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;3. Hemat Pangkal Kaya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bandingkan penampilan Bob Sadino yang sangat sederhana hanya mengenakan hem biasa, celana pendek, dan sepatu kasual.  Bandingkan dengan pengusaha muda yang baru berbisnis 3 tahunan yang mengenakan setelan jas, sepatu dan assesorisnya.  Padahal setelan tersebut harganya pasti lumayan mahal.  Bob Sadino di media massa jarang menampilkan dirinya dengan latar belakang mobil atau rumah mewah.  Jadi Bob Sadino jelas lebih hemat bukan??  Inilah enterpreneurship dasar yang ketiga, hemat pangkal kaya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;4. Menjual Potensi Diri Dengan Hati&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pertamakali berbisnis, Bob Sadino menjual sendiri produknya dan hanya menjual produk terbaiknya pada konsumen. Akibatnya konsumennya menjadi konsumen loyal turun menurun karena percaya dengan sosok Bob Sadino. Inilah prinsip enterpreneurship keempat, menjual potensi diri dengan hati sehingga customer memberikan KEPERCAYAAN kepada kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;5. Menjadi Ikon Dengan Menonjolkan Perbedaan Yang Berani.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menjadi pengusaha itu harus memiliki prinsip anti kemapanan.  Sebab kalau terjebak pada kemapanan dan kenyamanan, bisnisnya tidak akan berkembang.  Bob Sadino berani mendobrak kemapanan dengan hanya mengenakan hem sederhana, celana pendek, dan sepatu kasual kemana-mana.  Bob Sadino tidak pernah gengsi untuk turun kelapang bahkan kesawah sekalipun.  Inilah prinsip enterpreneurship kelima, mampu menjadi ikon dengan menonjolkan perbedaan yang berani.  Namun, perbedaan itu harus memiliki arti produktifitas, bukan arti konsumerisme.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;6. Belajar dan Mengajar. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bob Sadino selalu bilang bahwa menjadi pengusaha tidak harus pandai (tidak harus sekolah).  Orang bodohpun bisa menjadi pengusaha sukses.  Artinya orang pandai itu menguasai ilmu tapi tidak menggunakan ilmunyauntuk meningkatkan derajat hidupnya sendiri.  Sedangkan orang bodoh, alias tidak sekolah tapi mau belajar dari lingkungannya akan memperoleh kecerdasannya.  Oleh karena itu, pengusaha wajib belajar dari lingkungannya dengan cara melakukan apa yang perlu dilakukan tanpa banyak tanya.  Setelah itu, mengajarlah.  Tularkan ilmu kepada yang lain, maka ilmu itu akan semakin bertambah.  Inilah prinsip enterpreneurship keenam, mau belajar dari lingkungan dan mampu mengajarkan pengalaman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;7. Menjadi Diri Sendiri &amp;amp; Bermanfaat Untuk Orang Banyak. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin: 0.4em 0px 0.5em; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bob Sadino tidak pernah meniru siapapun.  Ia menjadi dirinya sendiri.  Inilah yang menyebabkan ia memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh orang lain dan tidak ada orang lain yang mampu menjadi dirinya.  Prinsip dasar enterpreuneurship ketujuh, mau menjadi dirinya sendiri dan bermanfaat bagi dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Semoga tips, trik dan sejarah hidup Om Bob ini bisa mengatrol motivasi entrepreneurship kita, sehingga bangsa Indonesia memiliki lebih banyak Entrepreneur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; font-family: sans-serif; font-size: 13px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-7987169905408513095?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/7987169905408513095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/sukses-menjadi-enterpreneur-ala-bob.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7987169905408513095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7987169905408513095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/sukses-menjadi-enterpreneur-ala-bob.html' title='Sukses menjadi Enterpreneur ala Bob Sadino'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-hpf6N_rZJOQ/Ttlt_GsXFQI/AAAAAAAAAcU/LTadnF7HTs4/s72-c/bob21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-8170023354183083115</id><published>2011-12-02T21:46:00.003+07:00</published><updated>2011-12-02T21:53:11.864+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Botok Jamur</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lsAWed-VUGE/TtjlzzKq8YI/AAAAAAAAAcI/Xfm4i2v8sv4/s1600/BOTOK-JAMUR.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 232px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-lsAWed-VUGE/TtjlzzKq8YI/AAAAAAAAAcI/Xfm4i2v8sv4/s320/BOTOK-JAMUR.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681543607998935426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; "&gt;Hari ini, penulis akan memberikan resep jamur yang bisa dicoba dirumah. Kali ini resepnya Botok Jamur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Bahan yang diperlukan dalam masakan ini yaitu: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Jamur tiram 100 gram, seduh air hangat, tiriskan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Udang ukuran kecil 50 gram, buang kepala dan kulitnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Cabai rawit 8 buah, iris tipis serong&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Daun kemangi 3 tangkai, ambil daunnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt; &lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;Tomat&lt;/span&gt; muda 1 buah, potong kasar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Kelapa sedang 1/2 butir, parut memanjang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Daun pisang secukupnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Bumbu halus :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Bawang putih 2 siung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Bawang merah 3 butir&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Ketumbar 1 sendok teh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Garam secukupnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Gula pasir secukupnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Cara memasak Botok Jamur :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Potong jamur bentuk korek api&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Campur jamur, udang, bumbu halus, kelapa parut, daun kemangi, cabai rawit dan tomat. Aduk rata.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Ambil selembar daun pisang, isi dengan 2 sdm campuran jamur. Bungkus bentuk tum. Lakukan hingga adonan habis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Panaskan panci pengukus, kukus botok hingga matang. Angkat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Sajikan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Untuk 8 bungkus&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-8170023354183083115?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/8170023354183083115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/botok-jamur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8170023354183083115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8170023354183083115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/botok-jamur.html' title='Botok Jamur'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lsAWed-VUGE/TtjlzzKq8YI/AAAAAAAAAcI/Xfm4i2v8sv4/s72-c/BOTOK-JAMUR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-491121790062989817</id><published>2011-12-02T21:10:00.006+07:00</published><updated>2011-12-02T21:44:43.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Warna-Warni Jamur Lingzhi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Menurut rumahkanker.com, secara garis besar terdapat lima jenis lingzhi yang dibedakan berdasar warnanya, yaitu lingzhi merah (berkhasiat terutama untuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan organ jantung dan pembuluh darah), ungu (untuk gangguan yang berkaitan dengan persendian), hijau (untuk liver), putih (untuk paru-paru dan kulit), hitam (untuk ginjal dan otak).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Black Lingzhi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ixa5RCM0iIQ/TtjgR4Q2oTI/AAAAAAAAAb8/u_FoJLb9IAI/s1600/black_lingzhi_u37-1189328.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 223px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ixa5RCM0iIQ/TtjgR4Q2oTI/AAAAAAAAAb8/u_FoJLb9IAI/s320/black_lingzhi_u37-1189328.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681537527693353266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Black Lingzhi berkhasiat untuk penyembuhan  penyakit  ginjal dan otak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Red Lingzhi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Pjacqi1ZE4A/Ttjf_7p36EI/AAAAAAAAAbw/LvOurKs0r7g/s1600/lingzhi%2Bmerah.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 277px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Pjacqi1ZE4A/Ttjf_7p36EI/AAAAAAAAAbw/LvOurKs0r7g/s320/lingzhi%2Bmerah.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681537219365955650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Red Lingzhi &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;berkhasiat terutama untuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan organ jantung dan pembuluh darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Purple Lingzhi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Px6laVA_wKM/TtjfnoBA0SI/AAAAAAAAAbk/gzRIyXxMWXY/s1600/lingzhi%2Bungu1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 255px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Px6laVA_wKM/TtjfnoBA0SI/AAAAAAAAAbk/gzRIyXxMWXY/s320/lingzhi%2Bungu1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681536801777439010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Purple Lingzhi &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;berkhasiat &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;untuk gangguan yang berkaitan dengan persendian.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Green Lingzhi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-BrVnUPrgdsQ/TtjfND_2XGI/AAAAAAAAAbY/AKwowtYjZgk/s1600/lingzhi-green.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-BrVnUPrgdsQ/TtjfND_2XGI/AAAAAAAAAbY/AKwowtYjZgk/s320/lingzhi-green.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681536345432284258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Green Lingzhi &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;berkhasiat &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;untuk gangguan Liver.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;White Lingzhi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QAWrjQO-hfw/Ttje5LYXgFI/AAAAAAAAAbM/MP69P78ZIGc/s1600/lingzhi-white.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-QAWrjQO-hfw/Ttje5LYXgFI/AAAAAAAAAbM/MP69P78ZIGc/s320/lingzhi-white.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681536003816783954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;White Lingzhi &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;berkhasiat &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;untuk Paru-paru dan kulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Lingzhi memiliki aroma yang khas (&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; line-height: 18px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;langu&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; line-height: 18px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; --Jw), sisi atas payung berwarna merah mengkilat, semakin ke tepi warnanya semakin muda. Tepinya berwarna putih, begitu juga sisi bawahnya. Pada awalnya jamur lingzhi yang juga dikenal dengan nama reishi ini empuk dan kenyal, tapi semakin tua semakin keras.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun masing-masing jenis memiliki khasiat utama pada organ yang berbeda-beda, secara umum semua jenis lingzhi berfungsi sebagai adaptogen yang menormalkan berbagai gangguan fungsi tubuh. Kandungan polisakarida, germanium, triterpenoid padha reishi bekerja melawan &lt;a title="kunjungi rumahkanker.com"&gt;kanker &lt;/a&gt;dengan membersihkan racun, mengembalikan sel-sel tidak normal menjadi sel normal, serta berfungsi sebagai imunomodulator (pembangkit kekebalan tubuh) dan imunoterapi. Juga dapat mencegah angiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru pada sel-sel kanker) sehingga sel kanker tidak bisa menyebar. &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemampuannya memperbaiki sirkulasi darah ikut meningkatkan kandungan oksigen dalam sel. Kadar oksigen tinggi dalam sel membuat sel-sel kanker mati. Demikian juga kemampuannya membersihkan racun, membuat sel kanker kehilangan sarana utama untuk hidup dan berkembang.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain kemampuan &lt;a title="kunjungi rumahkanker.com" style="text-align: -webkit-auto; "&gt;antikanker&lt;/a&gt; , lingzhi sangat dikenal untuk menormalkan tekanan darah –tinggi maupun rendah–, mencegah stroke, antioksidan, antinyeri, antiradang, antivirus, antijamur, antialergi, menurunkan kadar lemak, kolesterol, gula darah, menyembuhkan bronkhitis, hepatitis, menekan efek samping kemoterapi/radiasi, dan masih banyak lagi. Kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan, tak lain disebabkan daya adaptogennya, yaitu dengan menormalkan semua fungsi tubuh yang terganggu. &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1.5em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; vertical-align: baseline; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 16px; "&gt;Senyawa aktif yang terkandung dalam jamur lingzhi menurut jamurorganik.com yaitu:&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 10px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 25px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; vertical-align: baseline; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); list-style-position: initial; list-style-image: initial; line-height: 16px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;li style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; vertical-align: baseline; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; "&gt;Ganodermin, Asam Ganoderat dan Polysakarida yang dapat membantu memperkuat proses penyembuhan secara alami, membersihkan sisa-sisa racun dalam tubuh, mengaktifkan system kekebalan tubuh dan dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dan sel tumor, serta merangsang pertumbuhan sel darah termasuk sel yang terinfeksi virus HIV – AIDS&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; vertical-align: baseline; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; "&gt;Adenosin, berfungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan menekan kolesterol jahat dalam darah, sehingga tekanan darah menjadi lancar serta membantu menseimbangkan metabolisme tubuh untuk vitalitas dan awet muda.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; vertical-align: baseline; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; "&gt;Tripenoid, berfungsi untuk melancarkan pencernaan, penggugah libido, perangsang nafsu makan, mencegah dan mengobati sakit jantung, migrain, hepatitis, bronchitis bahkan leukimia, serta juga berfungsi untuk pereda batuk, penenang dan melenyapkan sesak nafas.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sejarah panjangnya sebagai herba pengobatan yang diandalkan, tidak pernah dilaporkan adanya efek samping yang serius, kecuali efek samping ringan setelah pemakaian jangka panjang --misalnya enam bulan-- berupa rasa agak kering pada rongga mulut dan rongga hidung. Efek samping ini segera hilang setelah pemakaian dihentikan sementara, untuk kemudian diteruskan lagi.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-491121790062989817?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/491121790062989817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/warna-warni-jamur-lingzhi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/491121790062989817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/491121790062989817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/warna-warni-jamur-lingzhi.html' title='Warna-Warni Jamur Lingzhi'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ixa5RCM0iIQ/TtjgR4Q2oTI/AAAAAAAAAb8/u_FoJLb9IAI/s72-c/black_lingzhi_u37-1189328.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-7527490003091309179</id><published>2011-12-02T20:32:00.004+07:00</published><updated>2011-12-02T21:07:11.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Jamur LingZhi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--MKXAcnRmUI/TtjbHKguIGI/AAAAAAAAAbA/J3Tnjl-DAK4/s1600/S3010041.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--MKXAcnRmUI/TtjbHKguIGI/AAAAAAAAAbA/J3Tnjl-DAK4/s320/S3010041.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5681531846055043170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; "&gt;Ini dia, bukan merupakan jamur konsumsi tetapi memiliki manfaat yang sama besarnya dengan jamur konsumsi.  Ada yang sudah bisa menebak jamur ini.  Ya, kalau anda menjawab jamur Lingzhi, maka anda benar.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Lingzhi&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; atau &lt;/span&gt;&lt;b style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;ling zhi&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; (&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hanzi_tradisional" title="Hanzi tradisional" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Hanzi tradisional&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;: 靈芝; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hanzi_Sederhana" title="Hanzi Sederhana" class="mw-redirect" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Hanzi Sederhana&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;: 灵芝; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Jepang" title="Bahasa Jepang" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Bahasa Jepang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;: &lt;/span&gt;&lt;i style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;reishi&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Korea" title="Bahasa Korea" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Bahasa Korea&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;: &lt;/span&gt;&lt;i style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;yeongji&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hangul" title="Hangul" class="mw-redirect" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;hangul&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;: 영지) adalah sejenis &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jamur" title="Jamur" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;jamur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Ganoderma lucidum &lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;(Wikipedia, 2011).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Menurut sejarah &lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cina" title="Cina" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Cina&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt; ling zhi ditemukan oleh seorang petani bernama Shen Nong, dan dicatat dalam bukunya, Shen Nong Herbal Classic. Ia dijuluki sebagai petani yang suci (holyfarmer). Seng Nong menyatakan, kriteria unggul nilai atau manfaat dari sebuah tanaman obat adalah bila dikonsumsi dalam jangka waktu lama tidak menimbulkan efek samping. Pada zaman Dinasti Shu, sekitar 2400 tahun lalu, ling zhi hanya dikonsumsi untuk pengobatan para maharaja dan bangsawan di negeri Cina. Pada masa itu, ling zhi masih langka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sejak tahun 1971, seorang peneliti dari Universitas &lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kyoto" title="Kyoto" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Kyoto&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang" style="text-decoration: none; background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Jepang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt; bernama Yukio Naoi mulai membudidayakan ling zhi. Melalui eksperimen-eksperimennya, akhirnya ia berhasil menemukan cara menumbuhkan ling zhi menggunakan limbah pertanian dan kayu-kayu yang telah lapuk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jamur ini berukuran besar yang tumbuh di batang pohon tua atau sisa pepohonan yang lapuk.  Tudungnya berbentuk pipih menyerupai ginjal berdiameter hingga 30 cm dengan ketebalan 2-5 cm dan bertangkai pendek.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sama seperti jamur tiram, kuping, jamur lingzhi ini aman dikonsumsi manusia bahkan berkhasiat untuk obat.  Manfaat jamur lingzhi sudah terkenal berabad-abad lamanya dan diyakini sebagai obat awet muda dan membuat orang tidak akan mati-mati (elixir of immortality) (Anneahira, 2011). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jamur Lingzhi (Ganoderma Licidum) merupakan jenis jamur yang mengandung lebih dari 200 senyawa aktif yang dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok utama, yaitu:  65% senyawa larut dalam pelarut organik, 30% senyawa larut dalam air dan 5% senyawa volatile, germanium dan polisakarida yang merupakan senyawa larut dalam air.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Lingzhi memiliki sifat rasa pahit, pedas dan hangat. Mengkonsumsi ramuan dari lingzhi memiliki efek yang bersifat melindungi organ tubuh, mengobati, membangun, dan berdampak positif terhadap penyempurnaan organ lain yang sedang sakit. Hingga detik ini belum pernah diketemukan efek negatif yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi ramuan berbahan dasar lingzhi baik itu jangka pendek maupun jangka panjang.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kandungan Nutrisi Ling Zhi menurut Wikipedia (2011): &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;table class="wikitable" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; margin-top: 1em; margin-right: 1em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-collapse: collapse; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 19px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;th style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(242, 242, 242); text-align: center; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Nutrisi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/th&gt;&lt;th style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(242, 242, 242); text-align: center; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jumlah(%)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karbohidrat" title="Karbohidrat" style="color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Karbohidrat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;43&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protein" title="Protein" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Protein&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;26.4&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lemak" title="Lemak" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Lemak&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;4.5&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abu" title="Abu" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Abu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;19.0&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air" title="Air" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Air&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;6.9&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p style="margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kandungan Mineral dan Vitamin Ling Zhi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;table class="wikitable" style="background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; margin-top: 1em; margin-right: 1em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; border-collapse: collapse; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 19px; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;th style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(242, 242, 242); text-align: center; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Komponen&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/th&gt;&lt;th style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(242, 242, 242); text-align: center; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jumlah(mg/100 g bahan)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fosfor" title="Fosfor" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Fosfor&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;4,150&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalium" title="Kalium" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kalium&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;3,590&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magnesium" title="Magnesium" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Magnesium&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;1,030&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalsium" title="Kalsium" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kalsium&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;832&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Natrium" title="Natrium" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Natrium&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;735&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zat_Besi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Zat Besi (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Zat Besi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;82,6&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Niacin&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Niacin (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Niacin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;61,90&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Vitamin &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=B2&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="B2 (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;B2&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;17,10&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Vitamin &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=B1&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="B1 (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;B1&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;3,49&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Vitamin &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=B6&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="B6 (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;B6&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-color: rgb(170, 170, 170); border-right-color: rgb(170, 170, 170); border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); border-left-color: rgb(170, 170, 170); border-top-style: solid; border-right-style: solid; border-bottom-style: solid; border-left-style: solid; padding-top: 0.2em; padding-right: 0.2em; padding-bottom: 0.2em; padding-left: 0.2em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;0,71&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;/p&gt;&lt;h6 style="text-align: justify; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 14px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;CANTIK TAPI PAHIT&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-top: 1em; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Tak heran kalau buku pengobatan Tiongkok kuna menjuluki jamur ini sebagai “jamur dewa” dan menempatkannya pada peringkat pertama di antara seluruh bahan obat yang dikenal saat itu (baik dari golongan hewan, tumbuh-tumbuhan, maupun bahan lainnya). Selain itu, lingzhi aman dikonsumsi oleh semua orang, dewasa maupun anak-anak, bahkan wanita hamil, baik dalam kondisi sehat maupun sakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;Untuk mendapatkan manfaat optimal dari khasiat lingzhi, paling bagus dengan cara direbus. Lingzhi kering dalam bentuk irisan tipis atau serbuk sebanyak 5-10 gram dimasukkan ke dalam 3 gelas air mendidih. Kemudian panci perebus ditutup, api dikecilkan sehingga airnya tidak mendidih lagi (tapi masih cukup panas) dan dibiarkan selama dua jam. Barulah didinginkan dan diminum pada saat perut kosong, bersamaan dengan vitamin C. Rasanya agak pahit. Untuk mengurangi rasa pahitnya, gunakan madu atau jus buah, jangan gula pasir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara lain yang lebih praktis adalah membuatnya menjadi serbuk kemudian memasukkannya ke dalam kapsul. Tapi perlu diingat, lingzhi tumbuh di alam bebas selama berbulan-bulan. Walaupun secara farmakologis kualitasnya lebih bagus daripada lingzhi hasil budidaya, sangat riskan untuk mengkonsumsinya secara langsung tanpa diolah dulu, karena pasti ada kotoran, kuman, atau bakteri yang menempel.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Sekarang jamur lingzhi merah banyak dijual bebas dalam bentuk ekstrak, serbuk, teh, kopi, atau sirup siap minum. Dalam bentuk ekstrak, dosis yang dianjurkan adalah 1-1,5 gram/hari. (Titah Rahayu/&lt;a href="http://rumahkanker.com/" style="text-decoration: none; "&gt;rumahkanker.com&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-7527490003091309179?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/7527490003091309179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/jamur-lingzhi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7527490003091309179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/7527490003091309179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/12/jamur-lingzhi.html' title='Jamur LingZhi'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--MKXAcnRmUI/TtjbHKguIGI/AAAAAAAAAbA/J3Tnjl-DAK4/s72-c/S3010041.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-1465179074296824103</id><published>2011-11-30T09:13:00.008+07:00</published><updated>2011-12-02T21:29:06.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Pengendalian OPT pada Jamur Kuping</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hama merupakan hewan penganggu yang dapat merusak jamur atau media tumbuh jamur. Keberadaan hama dapat merugikan petani jamur.  Selain produksi jamur menurun, kualitas yang dihasilkannya pun kurang baik sehingga dapat menurunkan harga jual.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Beberapa hama yang menganggu jamur kuping yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1. Cacing (Nematoda)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Cacing dapat hidup di media tanam dengan sterilisasi yang kurang sempurna dan sanitasi baglog yang buruk.  Cacing bereproduksi dan tumbuh sangat cepat sehingga mudah merusak media dan miselium jamur yang tumbuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada 2 jenis cacing yang sering menyerang jamur kuping, yaitu Saprophagous nematodes dan Mycophagous nematodes. Proses sterilisasi yang sempurna dapat mematikan cacing dan telurnya. Pengendaliannya dilakukan secara manual ketika terlihat gejala serangan cacing.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2. Tikus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tikus merupakan hewan pengerat yang memiliki kemampuan beradaptasi tinggi, sehingga sulit dikendalikan.  Kumbung atau ruang penumbuhan yang tidak tertutup sempurna sangat memungkinkan tikus masuk kedalamnya.  Hama ini dapat ditanggulangi dengan cara menangkap dan menutup lubang tempat masuk dan melakukan sanitasi yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3. Rayap&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Media tanam jamur yang sebagian besar serbuk kayu membuat rayap betah tinggal dan memakan serbuk kayu tersebut.  Serangga ini biasa hidup berkoloni sehingga pengendaliannya sangat sulit dilakukan.  Selain dengan proses sterilisasi yang sempurna, pemilihan material kumbung yang bebas rayap juga harus diperhatikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pengendalian yang lain bisa menggunakan air panas, oli serta terakhir insektisida khusus rayap seperti Cypermetrin, Fenvarelate, atau Chlooropyrifos.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4. Lalat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lalat menjadi hama penganggu akibat meletakkan telur dibagian tubuh buah maupun media. Ketika menetas, larva lalat akan merusak miselium dan jamur dewasa.  Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan jamur kuping terganggu.  Lakukan sanitasi kumbung yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;5. Tungau&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada berbagai spesies tungau yang dapat menyerang jamur kuping.  Biasanya tungau memakan miselium, pinhead, atau tubuh buah jamur.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berikut beberapa penyebab banyaknya jamur yang terserang hama dan penyakit: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Letak kumbung berdekatan dengan sumber hama dan penyakit&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Baglog yang sudah terkontaminasi dan terserang hama tidak dipisahkan dari baglog yang sehat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Perawatan baglog yang tidak sempurna&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ruang inkubasi dan penumbuhan digabung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hama mudah masuk kedalam kumbung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini dia pengendalian hama dan penyakit pada jamur kuping. Mudah2an bisa membantu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1. Sterilisasi dan sanitasi media secara baik dan rutin &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sterilisasi yang sempurna mematikan semua jenis organisme yang semula berada pada bahan baku yang digunakan.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2. Lakukan pengendalian secara manual&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengambil dan mematikan OPT merupakan cara yang dinilai paling aman dan efektif untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit yang relatif rendah.  Karena itu, pengamatan pada jamur dan media tumbuh penting dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi kontaminasi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3.  Menyemprotkan ramuan tradisional&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ramuan tradisional dibuat dari campuran kencur dan bawang merah dengan komposisi 250 gram bawang merah dan 500 gram kencur.  Kedua bahan tersebut dihaluskan dan disaring menggunakan kain kasa.  Larutan hasil saringan dicairkan dengan air sebanyak 10-15 liter. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4.  Pengendalian secara kimia merupakan jalan terakhir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Penggunaan bahan kimia dikhawatirkan dapat diserap oleh jamur dan kurang baik untuk dikonsumsi.  Karena itu, bahan kimia hanya digunakan jika penggendalian secara manual  dan alami sudah tidak dapat dilakukan serta serangan sudah merugikan secara ekonomis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-1465179074296824103?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/1465179074296824103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/pengendalian-opt-pada-jamur-kuping.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1465179074296824103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1465179074296824103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/pengendalian-opt-pada-jamur-kuping.html' title='Pengendalian OPT pada Jamur Kuping'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-5130540530677446817</id><published>2011-11-28T13:40:00.005+07:00</published><updated>2011-11-28T14:06:47.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Gimana sich pemasaran jamur tiram???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Budidaya jamur tiram memiliki prospek ekonomi yang baik. Pasar jamur tiram yang telah jelas dan permintaan pasar yang selalu tinggi  sehingga memudahkan para pembudidaya memasarkan hasil produksi jamur tiram. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Jamur tiram merupakan salah satu produk komersial dan dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana. Bahan baku yang dibutuhkan tergolong bahan yang murah dan mudah diperoleh seperti serbuk gergaji, dedak dan kapur, sementara proses budidaya sendiri tidak membutuhkan berbagai pestisida atau bahan kimia lainnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" &gt;Banyak email, telpon, sms yang menanyakan kepada kami, bagaimana sih cara memasarkan jamur tiram yang baik dan efektif..? Apakah bisnis jamur tiram ini masih cukup prospektif untuk dijalankan..? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: times new roman;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada lagi yang bertanya, apakah kami punya supplier jamur tiram yang menerima hasil panen jamur dengan jumlah besar..? Misalkan 100kg per hari..? (Fithrawan, 2011).  Sama seperti penulis, ketika memulai budidaya jamur tiram, hal yang pertama menjadi pertimbangan adalah pasar.  Susah atau tidak untuk memasarkan jamur tiram ini.  Tetapi ketika dijalani, akhirnya pasar bisa ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: times new roman;font-family:times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: times new roman;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab dengan jawaban, &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yaa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Kalau memasarkan jamur tiram itu jangan terlalu dipikir sulit.. tapi juga jangan dipikir gampang.. Tapi dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian masyarakat dan juga meningkatnya konsumsi jamur, InsyaALLAH bisnis jamur tiram ini masih akan semakin prospektif..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: times new roman;font-family:times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div face="times new roman" style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jamur itu harus dianggap sebagai sayuran biasa. Jadi orang beli jamur sama saja dengan beli sayur, jangan dianggap mahal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div face="times new roman" style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div face="times new roman" style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jadi untuk memasarkan jamur tiram putih, kita memang harus  melihat potensi daya serap yang ada di masyarakat sekitar kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya paling sederhananya kita harus survey ke pasar setempat apakah sudah ada pemasaran jamur tiram, seberapa besar kebutuhannya, dan bagaimana sistemnya. Setelah pasar, kita juga perlu membidik beberapa segmen yang lainnya seperti, warung, rumah makan, outlet-outlet jajanan (seperti jamur goreng, tahu goreng), supermarket, catering, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sekarang, tempat jualan nasi goreng, capjay, chinese food, untuk membuat capjay sudah diberi jamur tiram.  Dalam survey kami, satu outlet saja membutuhkan 2-3kg per harinya..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jadi coba dipilah lagi dan diperhatikan potensi penjualan  jamur tiram tadi:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pasar tradisional&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Warung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rumah makan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;outlet jamur crispi, tahu crispi, singkong goreng keju plus  jamur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Outlet martabak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Usaha catering&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Outlet nasi goreng&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Supermarket&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;font-size:85%;" &gt;So, kesimpulannya potensi penjualannya banyak sekali khan? Kita tinggal membagi segmennya saja dan fokus pada penjualan ke bagian mana.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:times new roman;" &gt;Jangan pernah takut untuk memulai sesuatu, karena semakin ditunda rencana yang sudah ada pasti akan hilang.  Mulailah ketika keinginan itu ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-5130540530677446817?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/5130540530677446817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/gimana-sich-pemasaran-jamur-tiram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/5130540530677446817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/5130540530677446817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/gimana-sich-pemasaran-jamur-tiram.html' title='Gimana sich pemasaran jamur tiram???'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-8919904790907892825</id><published>2011-11-25T10:30:00.018+07:00</published><updated>2011-11-25T12:12:54.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Hama dan Penyakit Jamur Tiram</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Penyakit dan hama sering timbul karena kurangnya ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan penanganan produksi salah satunya proses pemeliharaan. Hal tersebut menimbulkan pekerjaan baru karena penyakit dan hama yang menyerang harus segera ditangani. Bagi sebagian orang, cara yang paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan fungisida, insektisida dan bahan kimia lainnya. Namun, penggunaan bahan-bahan kimia ternyata menimbulkan permasalahan baru, tanaman dalam hal ini jamur tiram menjadi tercemar bahan kimia dan tidak sehat untuk dikonsumsi sehingga dapat menurunkan harga jual. Cara yang paling tepat untuk mengatasi penyakit dan hama adalah dengan metode pencegahan, karena mencegah lebih baik daripada mengobati..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sebelum memahami hal-hal apa saja yang diperlukan dalam pencegahan, terlebih dahulu diperlukan pengetahuan mengenai bagaimana penyakit dan hama dapat menyebar. Ada 5 cara/media utama yang dapat menyebabkan timbulnya hama dan penyakit menurut Anonim (2011) &lt;i&gt;dalam www.indojamur.com&lt;/i&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;1. Udara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;2. Air&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;3. Tanah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;4. Manusia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;5. Bibit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Hama dan penyakit seperti spora jamur pengkontaminasi, bakteri pengganggu, ataupun virus dapat menyebar dengan mudah melalui aliran udara. Bahkan hama serangga dapat menyebar dengan cara terbang melawan aliran udara. Demikian pula dengan air, tanah, manusia, dan bibit dapat membawa sumber penyakit yang sama seperti udara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Pengetahuan mengenai sumber timbulnya hama dan penyakit merupakan bagian penting dalam proses pencegahan. Oleh karena itu, kunci pencegahan timbulnya berbagai macam penyakit dan hama adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Ada 5 poin yang harus diperhatikan dalam menjaga kebersihan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;1. Kelancaran sirkulasi udara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;2. Kebersihan air&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;3. Pasteurisasi yang sempurna dan steril&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;4. Kebersihan pekerja&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;5. Kebersihan lingkungan baik di dalam maupun di sekitar kumbung&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jenis-jenis hama dan penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur tiram diantaranya serangga, laba-laba, cacing, siput, rayap, jamur parasit dan saprofit, serta bakteri dan virus. Berikut cara pencegahannya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Pencegahan Hama&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;1. Serangga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Lalat dan nyamuk merupakan serangga yang banyak terdapat dalam kumbung yang tidak dipelihara dengan baik. Serangga biasanya masuk bersamaan dengan keluar masuknya pekerja, melalui ventilasi, atau melalui lubang-lubang kecil yang tidak terdeteksi. Kondisi yang lembab ditambah dengan aroma substrat/media log sangat disukai serangga-serangga ini yang akhirnya berkembang biak di dalam kumbung. Serangga akan meletakkan telur-telurnya pada media baglog. Setelah menetas, larva-larva yang tumbuh akan memakan miselium dan tubuh buah jamur tiram sehingga batang jamur tiram berlubang-lubang dan pertumbuhan tubuh buah jamur tiram menjadi terganggu (keriput). Setelah memasuki fase dewasa aktif (terbang) Serangga akan berpindah ke media log jamur yang masih sehat dan berkembang biak. Demikian seterusnya sehingga dalam periode tertentu bisa menyebabkan kerusakan yang cukup besar. Selain itu, serangga juga biasa berperan sebagai vektor/pembawa penyakit/virus yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur tiram. Beberapa jenis serangga yang dapat menularkan hama-penyakit pada kumbung jamur diantaranya:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; line-height: 14px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;&lt;i&gt;Licoriella &lt;/i&gt;spp.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ATLTWhGPXjQ/Ts8gVE1INvI/AAAAAAAAAa0/RB-cQVGgtso/s1600/lycoriella-auripila1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 286px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ATLTWhGPXjQ/Ts8gVE1INvI/AAAAAAAAAa0/RB-cQVGgtso/s320/lycoriella-auripila1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678793201583404786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="line-height: 14px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Megaselia &lt;/i&gt;spp.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-7EfGxayuK3M/Ts8f9Ph3eEI/AAAAAAAAAao/Iqz-l8WCLOw/s1600/megaselia.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 215px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-7EfGxayuK3M/Ts8f9Ph3eEI/AAAAAAAAAao/Iqz-l8WCLOw/s320/megaselia.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678792792138545218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="line-height: 19px; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Lepidocyrtus &lt;/i&gt;spp.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-u7QVBYWGGDQ/Ts8fanN09-I/AAAAAAAAAac/WbQjY9h00c8/s1600/lepydocertus.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 241px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-u7QVBYWGGDQ/Ts8fanN09-I/AAAAAAAAAac/WbQjY9h00c8/s320/lepydocertus.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678792197201524706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;ul style="list-style-type: none; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;li style="text-align: left; float: none; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 10px; margin-top: 0.5em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Pencegahan terhadap serangan – serangga ini dapat dilakukan dengan cara memasang kawat kasa berukuran kecil pada bagian ventilasi dan memasang plastik bening pada bagian luar pintu untuk membiaskan cahaya sehingga serangga cenderung menghindar dan menjauh dari kumbung. Bila upaya ini masih kurang, maka dapat dilakukan upaya pengendalian serangga dengan cara memasang perangkap serangga di dalam kumbung berupa lem yang dioleskan secara merata pada lembaran kertas/plastik berwarna kuning.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;2. Laba-laba&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jT2oKkSBhFY/Ts8epBt75uI/AAAAAAAAAaQ/60ds1kfl-mo/s1600/laba-laba.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-jT2oKkSBhFY/Ts8epBt75uI/AAAAAAAAAaQ/60ds1kfl-mo/s320/laba-laba.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678791345322059490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Laba-laba dapat memakan miselium dan tubuh buah jamur tiram. Selain itu, laba-laba juga dapat menyebarkan spora jamur pengganggu. Pencegahan dapat dilakukan dengan menebarkan serbuk kapur pada permukaan lantai dan dinding kumbung. Jika terdapat sarang laba-laba (biasanya terdapat di sela-sela baglog) maka harus segera dimusnahkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;3. Cacing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YBy8GwiLQGQ/Ts8dqJxVNeI/AAAAAAAAAaE/l8QU22IevUs/s1600/cacing.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-YBy8GwiLQGQ/Ts8dqJxVNeI/AAAAAAAAAaE/l8QU22IevUs/s320/cacing.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678790265152026082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YBy8GwiLQGQ/Ts8dqJxVNeI/AAAAAAAAAaE/l8QU22IevUs/s1600/cacing.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YBy8GwiLQGQ/Ts8dqJxVNeI/AAAAAAAAAaE/l8QU22IevUs/s1600/cacing.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-YBy8GwiLQGQ/Ts8dqJxVNeI/AAAAAAAAAaE/l8QU22IevUs/s320/cacing.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678790265152026082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Hama cacing ini biasanya memakan miselium sehingga dapat mengakibatkan jamur tidak tumbuh sama sekali/gagal tumbuh. Hama cacing sangat kecil (±1 mm) dan dapat berkembang biak dengan cepat. Pencegahan hama cacing dapat dilakukan melakukan proses sterilisasi dengan sempurna sehingga telur-telur cacing mati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4. Siput&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dvXzTZM1ueg/Ts8dCNZvQTI/AAAAAAAAAZ4/SXBYqgCTRX8/s1600/siput_telanjang.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 169px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-dvXzTZM1ueg/Ts8dCNZvQTI/AAAAAAAAAZ4/SXBYqgCTRX8/s320/siput_telanjang.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678789578932044082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Ruang kumbung yang tidak bersih dan lantai kumbung yang kotor dan becek seringkali mengundang kedatangan siput. Siput akan memakan tubuh buah jamur tiram yang baru tumbuh sehingga pertumbuhan jamur tiram menjadi tidak optimal/rusak. Salah satu cara alami untuk mencegah ataupun mengatasi serangan siput ialah dengan menyemprot lantai kumbung dan rak dengan ekstrak jarak pagar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;5. Rayap&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-QSdt6bER8fc/Ts8cX6jEfVI/AAAAAAAAAZg/S8PO9I9PjVc/s1600/rayap1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 298px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-QSdt6bER8fc/Ts8cX6jEfVI/AAAAAAAAAZg/S8PO9I9PjVc/s320/rayap1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678788852316405074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Mendeteksi kehadiran rayap relatif sulit dilakukan. Biasanya kita baru menyadari kehadiran rayap setelah melihat kerusakan yang ditimbulkannya. Rayap memakan zat yang terkandung di dalam kayu yaitu selulosa. Zat ini juga terdapat dalam media baglog jamur tiram sehingga kemungkinan kerusakan baglog juga cukup besar. Cara sederhana ialah dengan menyemprotkan zat kimia anti rayap. Cara alami yang bisa diupayakan yaitu dengan menggunakan ekstrak sereh yang disemprotkan ke bagian tanah atau bagian kumbung yang terkena serangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Pencegahan Penyakit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Penyakit pada jamur tiram biasanya disebabkan oleh fungi, kapang, bakteri ataupun virus. Jamur tiram atau baglog yang terserang penyakit biasanya ditandai dengan timbulnya noda-noda berwarna, berlendir, atau kerusakan fisik tubuh buah jamur tiram sehingga tidak dapat dipanen. Secara umum, timbulnya penyakit pada jamur ini disebabkan karena kurang sterilnya proses produksi mulai dari pembibitan hingga inkubasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Beberapa jenis penyakit yang umum terdapat pada jamur tiram diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;&lt;em&gt;1. Trichoderma&lt;/em&gt; spp&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ReIf84_QmYQ/Ts8byz8D-kI/AAAAAAAAAZU/CgC6fOZDvN4/s1600/tricho.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ReIf84_QmYQ/Ts8byz8D-kI/AAAAAAAAAZU/CgC6fOZDvN4/s320/tricho.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678788214887021122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="background-color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;em&gt;Trichoderm&lt;/em&gt;a dapat menyebar melalui udara atau terbawa oleh pekerja. Ciri-ciri kontaminasi yang disebabkan oleh jamur ini adalah timbulnya bintik bintik atau noda hijau pada media baglog jamur tiram sehingga pertumbuhan miselium jamur tiram menjadi terhambat. &lt;em&gt;Trichoderma&lt;/em&gt; biasanya banyak terdapat pada media log jamur yang telah mati atau pada permukaan tanah. Cara mengatasi masalah ini adalah dengan segera membuang media log jamur tiram yang telah terkontaminasi. Sedangkan pencegahannya dapat dilakukan dengan melakukan sterilisasi/desinfektasi tenaga kerja dan peralatan yang digunakan untuk perawatan kumbung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;&lt;em&gt;2. Mucor &lt;/em&gt;spp.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-NEhpoi_y2ag/Ts8bSdSnCLI/AAAAAAAAAZI/3DQ6ZgFCVlA/s1600/iop_mucor_spp.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NEhpoi_y2ag/Ts8bSdSnCLI/AAAAAAAAAZI/3DQ6ZgFCVlA/s320/iop_mucor_spp.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678787659051763890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Kontaminasi &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Mucor&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt; ditandai dengan timbulnya noda hitam pada permukaan media baglog. Kontaminasi ini menyebabkan adanya persaingan pertumbuhan&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Mucor&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt; dengan miselium jamur tiram. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah susunan baglog jamur dan mengatur /menurunkan suhu ruangan dengan membuka dan mengatur sirkulasi udara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: medium; "&gt;&lt;em&gt;3. Neurospora&lt;/em&gt; spp&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qpnNWA2U-bU/Ts8aoyPcl8I/AAAAAAAAAY8/XlDOu9FIWyM/s1600/Image00064.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-qpnNWA2U-bU/Ts8aoyPcl8I/AAAAAAAAAY8/XlDOu9FIWyM/s320/Image00064.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678786943121135554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;em style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Neurospora&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt; dapat menghambat pertumbuhan miselium dan tubuh buah.&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt;Neurospora&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-size: small; "&gt; menimbulkan tepung “orange” pada permukaan kapas penyumbat baglog. Pencegahan dilakukan dengan melakukan sterilisasi media baglog dengan sempurna dan mengurangi jumlah susunan baglog jamur tiram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-size: medium; text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-family: 'times new roman'; "&gt;&lt;em&gt;4. Penicillium&lt;/em&gt; spp.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0BgwsWRDQ80/Ts8Z4_x6w8I/AAAAAAAAAYw/IXhkd1YDYAM/s1600/AF12-Penicillium-spp.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0BgwsWRDQ80/Ts8Z4_x6w8I/AAAAAAAAAYw/IXhkd1YDYAM/s320/AF12-Penicillium-spp.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678786122121659330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kontaminasi &lt;em&gt;Penicillium&lt;/em&gt; ditandai dengan tumbuhnya miselium berwarna coklat /merah tua. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan ruang inkubasi. Sedangkan untuk mengatasi agar serangan &lt;em&gt;Penicillium&lt;/em&gt; tidak menyebar adalah dengan membuang media baglog yang terkontaminasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-8919904790907892825?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/8919904790907892825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/hama-dan-penyakit-jamur-tiram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8919904790907892825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/8919904790907892825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/hama-dan-penyakit-jamur-tiram.html' title='Hama dan Penyakit Jamur Tiram'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ATLTWhGPXjQ/Ts8gVE1INvI/AAAAAAAAAa0/RB-cQVGgtso/s72-c/lycoriella-auripila1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-6582873655397544849</id><published>2011-11-13T18:46:00.005+07:00</published><updated>2011-11-13T19:02:40.429+07:00</updated><title type='text'>About Shiitake Mushroom</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PNQyGCz8G3U/Tr-vuO0mjNI/AAAAAAAAAYc/PTSF2iGViEc/s1600/jamur-shiitake-2.jpeg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PNQyGCz8G3U/Tr-vuO0mjNI/AAAAAAAAAYc/PTSF2iGViEc/s320/jamur-shiitake-2.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5674447264297684178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Barusan browsing dan menemukan ini, mudah-mudahan lebih lengkap dari yang sudah penulis posting terdahulu.  Ini tentang jamur Shiitake.  Mudah-mudahan bisa bermanfaat.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;strong&gt;Shiitake&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Lentinula edodes&lt;/em&gt;) atau &lt;strong&gt;jamur hioko&lt;/strong&gt; dan sering ditulis sebagai jamur &lt;strong&gt;shitake&lt;/strong&gt;  adalah jamur pangan asal Asia Timur yang terkenal di seluruh dunia  dengan nama aslinya dalam bahasa Jepang. Shiitake secara harafiah  berarti jamur dari pohon &lt;em&gt;shii&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Castanopsis cuspidata&lt;/em&gt;) karena batang pohonnya yang sudah lapuk merupakan tempat tumbuh jamur shiitake.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'times new roman'; font-size: small; "&gt;http://kebunjamur.wordpress.com/2009/12/08/manfaat-jamur-shiitake/#more-392&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Spesies ini dulunya pernah dikenal sebagai &lt;em&gt;Lentinus edodes&lt;/em&gt;. Ahli botani Inggris bernama Miles Joseph Berkeley menamakan spesies ini sebagai &lt;em&gt;Agaricus edodes&lt;/em&gt; di tahun 1878.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Shiitake banyak dibudidayakan di Tiongkok, Korea dan Jepang dan bisa  dijumpai di alam bebas di di daerah pegunungan di Asia Tenggara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Shiitake dalam bahasa Tionghoa disebut &lt;em&gt;xiānggū&lt;/em&gt; “jamur harum”, sedangkan yang berkualitas tinggi dengan payung yang lebih tebal disebut &lt;em&gt;dōnggū&lt;/em&gt; “jamur musim dingin”  atau &lt;em&gt;huāgū&lt;/em&gt; “jamur bunga”  karena pada bagian atas permukaan payung terdapat motif retak-retak seperti seperti mekar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Di Indonesia kadang-kadang dinamakan jamur jengkol, karena bentuk dan  aromanya seperti jengkol walaupun bagi sebagian orang rasa jamur ini  seperti rasa petai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Shiitake juga dikenal dengan nama Jamur hitam China, karena aslinya  memang berasal dari daratan Tiongkok dan sudah dibudidayakan sejak 1.000  tahun yang lalu. Sejarah tertulis pertama tentang budidaya shiitake  ditulis Wu Sang Kuang di zaman Dinasti Song (960-1127), walaupun jamur  ini sudah dimakan orang di daratan Tiongkok sejak tahun 199 Masehi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Di zaman Dinasti Ming (1368-1644), dokter bernama Wu Juei menulis  bahwa jamur shiitake bukan hanya bisa digunakan sebagai makanan tapi  juga sebagai obat untuk penyakit saluran nafas, melancarkan sirkulasi  darah, meredakan gangguan hati, memulihkan kelelahan dan meningkatkan  energi chi. Shiitake juga dipercaya dapat mencegah penuaan dini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jamur shiitake segar atau dalam bentuk kering sering digunakan dalam  berbagai masakan di banyak negara. Shiitake segar biasanya dimakan  sebelum payung bagian bawah berubah warna. Batang shiitake agak keras  dan umumnya tidak digunakan dalam masakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sebagian orang lebih menyukai shiitake kering dibandingkan shiitake  segar karena shiitake kering mempunyai aroma yang lebih harum (keras).  Shiitake kering diproses dengan cara menjemur di bawah sinar matahari  dan perlu direndam di dalam air sebelum dimasak. Kaldu dasar masakan  Jepang yang disebut dashi didapat dari merendam shiitake kering di dalam  air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Di Jepang, shiitake merupakan isi sup miso, digoreng sebagai tempura,  campuran chawanmushi, udon dan berbagai jenis masakan lain. Shiitake  juga digoreng hingga garing dan dijual sebagai keripik shiitake.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Rusia juga memproduksi shiitake dalam jumlah banyak dan dijual sebagai acar dalam kemasan botol.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Untuk mengetahui khasiatnya, di Jepang telah banyak dilakukan  penelitian yang intensif mengenai jamur shiitake. Diantaranya,  penelitian yang diadakan pada tahun 1970 menemukan bahwa asam amino yang  terkandung di dalam jamur shiitake dapat membantu memproses kolesterol  di dalam hati. Jamur ini mengandung asam amino yang sangat dibutuhkan  oleh tubuh, yaitu;&lt;strong&gt; thiamin, riboflavin, niacin&lt;/strong&gt;, serta  beberapa jenis serat dan enzim. Jamur Shiitake juga mengandung  ergosterol, yang akan diolah tubuh menjadi vitamin D setelah kulit  terkena sinar matahari. Kandungan asam amino jamur shiitake membuatnya  berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengatasi gangguan  pencernaan, hati, meredakan serangan pilek, dan melancarkan peredaran  darah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; Kemudian pada tahun 1974, diadakan kembali penelitian terhadap 2  kelompok, kelompok 1 terdiri dari 420 orang wanita muda (17-30 tahun),  kelompok ke 2 terdiri dari dari 40 orang wanita tua (40-60 tahun). Kedua  kelompok tersebut mengkonsumsi 9 gram jamur shiitake kering atau 90  gram jamur shiitake segar setiap hari selama satu minggu. Setelah satu  minggu hasil yang diperoleh adalah, kelompok wanita muda total  kolesterol turun 5-12% dan untuk wanita yang lebih tua total kolesterol  turun 7-15%.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Penelitian lainnya di Jepang yang dilakukan pada tahun 1980,  menemukan bahwa jamur shiitake ternyata sangat manjur untuk mengobati  penyakit hepatitis B. Jamur berwarna cokelat ini terbukti mampu  memproduksi zat antibodi. Penemuan ini telah diuji coba pada 40 orang  penderita hepatitis B kronis. Mereka mengkonsumsi 60 gram jamur shiitake  segar setiap hari selama empat bulan. Hasilnya, hampir semua penderita  hepatitis B mengalami pengurangan gejala dan 15% virus hepatitis B dapat  di nonaktifkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sementara itu, para ilmuwan dunia barat juga menemukan fakta bahwa  jamur ini mampu melawan serangan penyakit jantung, kanker dan virus  penyakit. Jamur luar biasa ini mengandung substansi yang dinamakan  lentinan. Kandungan senyawa ini sudah diakui sejak lama khususnya di  kawasan Cina, Taiwan, Korea, Vietnam, Jepang, dapat dimanfaatkan untuk  penurun gula dan kolesterol darah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sementara hasil penelitian di lingkungan National Cancer Center  Institute di Tokyo, Jepang, Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan,  ekstrak jamur shiitake memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan tumor  antara 72-92 persen, sarcoma sekitar 81 persen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Tak hanya itu, Dr KW Cochran dari Universitas Michigan, Amerika  Serikat, tahun 1974 mempublikasikan khasiat jamur shiitake yang sudah  sejak lama diketahui mempunyai peran di dalam penurun gula dan  kolesterol darah, juga sebagai antikanker dan antitumor.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Dalam jamur shiitake selain protein, niasin, thiamin, riboflavin,  serta sederet mineral, juga terdapat lentinan yaitu polysakharida yang  larut di dalam air, yang sejak lama diakui memiliki kemampuan sebagai  antitumor dan antikanker.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Pada jamur shiitake, kandungan lentinan tertinggi akan didapatkan  pada bagian batang dekat tudung dan bagian tudungnya. Sedang batang  lainnya, umumnya merupakan makanan kaya serat yang sangat bermanfaat  untuk mencegah terjadinya kanker usus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Manfaat lentinan terhadap penghambatan virus HIV-AIDS, walau di  Jepang sudah diakui secara positif, tetapi pada beberapa percobaan di  lembaga-lembaga kanker AS, belum meyakinkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Walau produk jamur shiitake hasil olahan banyak beredar dalam bentuk  pil, kapsul atau pun serbuk untuk campuran bahan lain, tetapi sangat  dianjurkan penggunaan dalam bentuk segar atau dimasak menjadi sayur.  Dan, bagi vegetarian, dengan mengkonsumsi jamur shiitake dapat  menggantikan protein hewani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-6582873655397544849?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/6582873655397544849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/about-shiitake-mushroom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6582873655397544849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6582873655397544849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/about-shiitake-mushroom.html' title='About Shiitake Mushroom'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PNQyGCz8G3U/Tr-vuO0mjNI/AAAAAAAAAYc/PTSF2iGViEc/s72-c/jamur-shiitake-2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-6768532967405648819</id><published>2011-11-12T14:38:00.004+07:00</published><updated>2011-11-12T21:06:39.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Persiapan Kumbung Jamur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="  white-space: pre; font-size:small;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-size:small;" &gt;Di habitatnya jamur tiram tumbuh di hutan di daerah pegunungan yang sejuk.  Jamur tumbuh tumpuk menumpuk di permukaan batang pohon lapuk yang sudah lama ditebang.  Karena itulah jamur tiram disebut pula jamur kayu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-size:small;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-size:small;" &gt;Ini dia beberapa hal yang harus kalian perhatikan jika ingin membudidayakan jamur tiram ini menurut Trubus (2010).  Beberapa hal itu adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-size:small;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1. Lingkungan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-size:small;" &gt;Ada 3 faktor lingkungan yang perlu jadi pertimbangan bila membudidayakan si Putih ini yaitu kelembapan, suhu dan cahaya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Kelembapan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style=" white-space: pre; font-size:small;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jamur tiram membutuhkan kelembapan tinggi sekitar 80-90%.  Bila kelembapan dibawah 80% dan berlangsung beberapa hari maka tubuh buah akan mengalami kekeringan sehingga miselium sulit terbentuk, calon tubuh buah mengalami kekeringan dan mati serta ukuran tubuh buah kecil dan tipis. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi, ada cara untuk mengatasinya yaitu, tingkatkan frekuensi penyiraman, siapkan kolam dangkal dibawah rak yang selalu berisi air dan jendela serta pintu kumbung selalu dalam kondisi tertutup agar kelembapan tidak menurun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Suhu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Suhu optimal untuk pertumbuhan jamur tiram berkisar 20-28 derajat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Cahaya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Dengan habitat asli di hutan dibawah pepohonan maka kebutuhan sinar matahari tidak banyak, berkisar 1000-2000 fc atau 400 lux.  Catatan penting, tanpa cahaya matahari, pembentukannya tidak maksimal.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2. Kumbung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika membangun rumah jamur didataran rendah, maka semua bahan kumbung diharapkan mendukung lingkungan tumbuh jamur. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1. Tentukan Luas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Sebelum mendirikan kumbung, tentukan terlebih dahulu luas kumbung yang akan didirikan.  Misal, untuk kumbung berkapasitas 10.000 baglog maka kumbung yang disiapkan berukuran 35-40 m2. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: courier new;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;2. Atap&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre; "&gt; &lt;/span&gt;Bila lebar kumbung mencapai 8m, idealnya model kandang yang dipilih bertingkat alias piggy back.  Untuk menurunkan suhu, hal lain yang harus dilakukan, membuat puncak atap lebih tinggi yakni 6-7 meter dengan tinggi dinding 3-4 meter. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Bahan konstruksi tiang umumnya menggunakan bambu atau kayu gelam.  Jarak antar tiang berkisar 2 meter.  Pilihlah bahan atap yang dapat menurunkan temperatur dalam kumbung.  Hindari memilih bahan yang justru menyerap panas dan meneruskan kedalam sehingga suhu di dalam ikut panas.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini beberapa pilihan penggunaan atap:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: courier new;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a. Genteng&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Daya tahan lama dan dapat menahan panas sehingga suhu di dalam kumbung lebih rendah.  Kekurangannya, harganya lebih tinggi dan kondisi dalam ruangan lebih gelap. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b. Plastik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Biaya rendah, dan pemasangan yang mudah.  Kekurangannya menyerap dan meneruskan  panas sehingga tenperatur dalam kumbung tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;c. Daun Rumbia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Memantulkan panas sehingga suhu di dalam kumbung lebih rendah.  Kekurangannya daya tahannya singkat hanya bertahan selama 2 tahun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3. Dinding&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berbagai bahan bisa digunakan sebagai dinding kumbung.  Tentunya aspek ekonomi dan daya tahan perlu menjadi pertimbangan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;a. Anyaman bambu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Harga lebih murah dan mempunyai celah-celah sehingga udara bisa masuk.  Kekurangannya cepet rusak dan lapuk.  Pilihlah anyaman bambu yang mempunyai masa pakai yang lama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;b. Plastik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Harga murah tetapi mudah sobek dan udara panas bisa tertahan di dalam kumbung. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;c. Jaring Net&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Harga lebih rendah dan sirkulasi udara bagus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4. Jendela&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Bahan-bahan apapun yang dipilih, harus tetap dilengkapi beberapa ventilasi selebar 90 cm x 50 cm. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;5. Lantai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Lantai kumbung bisa hanya berupa tanah karena bisa menghemat biaya.  Namun, agar tidak becek lorong antar rak ditutup conblock.  Bila ingin nyaman dan bersih, lantai ditutup dengan semen. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;6. Rak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Rak idealnya bisa memuat sebanyak mungkin baglog untuk mengefisienkan ruang dalam kumbung.  Agar mampu memuat banyak baglog maka rak dibuat bersusun.  Bisa mencapai 5 susun, sesuai ketinggian kumbung.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mudah-mudahan bermanfaat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-6768532967405648819?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/6768532967405648819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/persiapan-kumbung-jamur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6768532967405648819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6768532967405648819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/persiapan-kumbung-jamur.html' title='Persiapan Kumbung Jamur'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-206444452176947414</id><published>2011-11-09T11:23:00.009+07:00</published><updated>2011-11-12T16:45:41.752+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Warna-Warni Jamur Tiram</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selain nikmat, jamur juga mempunyai warna yang indah.  Hadirnya jamur-jamur cantik itu berkat jasa Dr. Anton S.M. Sonenerg, ahli bioteknologi di Mushroom Research Unit, Belanda yang melakukan persilangan antarspesies Pleurotus.  Sayangnya produktivitas jamur tiram berwarna sedikit lebih rendah bila dibandingkan dengan tiram putih.  Bila tiram putih menghasilkan 400gr/blog, maka rata-rata jamur berwarna hanya 300 gr./blog.  Produktivitas lebih rendah lantaran jamur ini mempunyai masa istirahat yang lama.  Jeda antarpanen mencapai 10-14 hari, tiram putih hanya sepekan.  Tubuh buah juga lebih tipis dibandingkan tiram putih sehingga bobotnya lebih ringan.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menurut Trubus (2010), warna warni jamur tiram itu terbagi menjadi enam warna yaitu: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;1.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Jamur Tiram Putih&lt;/span&gt; (&lt;i&gt;Pleurotus ostreatus&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-0la_GVauR8I/TroMCxowN0I/AAAAAAAAAYM/z2CD0TTQihY/s1600/blog.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 235px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-0la_GVauR8I/TroMCxowN0I/AAAAAAAAAYM/z2CD0TTQihY/s320/blog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672859922450102082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Diantara semua anggota Pleurotus, jamur inilah yang dikenl sebagai jamur tiram.  Sekujur tubuh buah berwarna putih karena sporanya tak berwarna.  Permukaan tudung licin dan agak berminyak.  Pada kondisi lembab, tepiannya bergelombang.  Rasanya enak, gurih, dan agak kenyal.  Rasanya mirip daging ayam.  Jamur ini tergolong mudah menyerap zat sehingga bila diberi bumbu maka rasanya pun mengikuti. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jamur Tiram Kuning&lt;/span&gt; (&lt;i&gt;Pleurotus citrinipileatus&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-wE_Q1sndolI/TroJtSRMbkI/AAAAAAAAAYA/PN866DHO48E/s1600/tiram-kuning.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 192px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-wE_Q1sndolI/TroJtSRMbkI/AAAAAAAAAYA/PN866DHO48E/s320/tiram-kuning.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672857354229280322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tudungnya berdiameter 2-5 cm berwarna kuning cerah bak emas sehingga dijuluki golden oyster alias jamur tiram emas.  Saking cantiknya, banyak yang enggan memasak tiram kuning karena lebih senang memajang seperti tanaman hias.  Padahal rasanya nutty, seperti kacang mete, meski warna sedikit memudar ketika dimasak.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ekstrak jamur tiram kuning bersifat antioksidan dan antihiperlipidemia.  Jamur emas mengandung lektin yang berkhasiat anti tumor.  Hasil penelitian di China, dengan memasukkan 5 mg lektin per kg bobot tubuh tikus pengidap sarkoma, mampu menghambat pertumbuhan tumor hingga 80%.  Selain itu, ekstrak glikoprotein dari jamur tiram kuning berdosis 25 mg/ml ampu menghadang proliferasi sel kanker leukimia.  Jamur inipun bisa dimanfaatkan sebagai afrodisiak, yakni pembangkit gairah laki-laki.  Gizi jamur tiram kuning per 100 gram yaitu: Asam amino 23,68-25,42%, Fat kasar 0,8-1,9%, Protein Kasar 42,3-47,95, Fiber Kasar 10,7-14,9%. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jamur Tiram Abu-abu&lt;/span&gt; (&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-family:'times new roman';font-size:medium;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pleurotus cystidius&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-family:'times new roman';font-size:medium;"  &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-NPLZW4ZYUSQ/TroGUhRibbI/AAAAAAAAAX0/7z4yuxOnn6o/s1600/tiram-abu-abu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 304px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-NPLZW4ZYUSQ/TroGUhRibbI/AAAAAAAAAX0/7z4yuxOnn6o/s320/tiram-abu-abu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672853630225640882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tiram abu-abu memiliki tangkai yang tidak bercabang.  Tudung bulat dengan diameter lebih kecil dibandingkan dengan tiram putih.  Kelebihannya bercita rasa manis.  Gizi jamur tiram abu-abu per 100 gram yaitu: Protein 10-30 gr, Lemak 0,3 gr, Karbohidrat 4,6 gr, Serat 2,3 gr, Energi 20 Kkal.  Vitamin A 30-144 mg, Vitamin C 4 mg, Niacin 76,90 mg, Vitamin B 65 mg, Karotene 10 mg.  Ca 5 mg, P 86 mg, K 258 mg, dn Fe 1 mg.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;4. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jamur Tiram Merah Muda&lt;/span&gt; (&lt;i&gt;Pleurotus flabellatus&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-JBbbAkOU6wQ/TroE1rxv61I/AAAAAAAAAXo/2vm48hpObBk/s1600/tiram-pink-sakura-shimeji.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-JBbbAkOU6wQ/TroE1rxv61I/AAAAAAAAAXo/2vm48hpObBk/s320/tiram-pink-sakura-shimeji.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672852000957524818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sosok tiram merah muda tak kalah cantik.  Warna pink terlihat jelas saat jamur masih muda dan perlahan memudar seiring pertambahan umur.  Saat dimasak warnanya lekas hilang karena panas.  Ahli kuliner memanfaatkan tiram merah muda sebagai pengisi salad supaya warna tetep semarak.  Jamur ini bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan darah.  Gizi jamur tiram merah muda per 100 gram yaitu: Protein 19,9 gr, Lemak 3,1 gr, Senyawa non Nitrogen 67 gr, Serat 2,47 gr.  Vitamin B1 0,16 mg, Vitamin  6,25 mg.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;5.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Jamur Tiram Coklat&lt;/span&gt; (&lt;i&gt;Pleurotus cystidiosus&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-2P4cSDApi6I/TroDOes4axI/AAAAAAAAAXc/6OJe1IV3VAo/s1600/jmur%2Bcoklat%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 314px; height: 235px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2P4cSDApi6I/TroDOes4axI/AAAAAAAAAXc/6OJe1IV3VAo/s320/jmur%2Bcoklat%2B1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672850227920923410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tiram coklat lebih gurih dan tebal.  Daging lebih segar dan aroma tajam, khas jamur tiram.  Gizi jamur coklat per 100 gram yaitu Energi 20 Kkal, Protein 1,9 gr, Lemak 0,3 gr, Karbohidrat 4,6 gr, Serat 2,3 gr.  Thiamin 0,06 mg, Riboflavin 0,16 mg, Vitamin C 4 mg, P 86 mg, Ca 5 mg, Mg 14 mg, Na 3,8 mg, K 258 mg, Fe 1 mg. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;6. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jamur Tiram Raja &lt;/span&gt;(&lt;i&gt;Pleurotus umbellatus&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-turTJjEgsrY/TroBx8INckI/AAAAAAAAAXQ/IkP-_0bnBvw/s1600/King_Oyster_Mushroom.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-turTJjEgsrY/TroBx8INckI/AAAAAAAAAXQ/IkP-_0bnBvw/s320/King_Oyster_Mushroom.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672848638092341826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="  ;font-family:'times new roman';font-size:small;"  &gt;Disebut juga King Oyster.  Jamur ini tidak bercabang sehingga tidak banyak individu yang terbentuk.  Sebagai imbalan, ia menghasilkan tudung besar berwarna kecoklat-coklatan.  Gizi Tiram Raja per 100 gram yaitu: Protein 10-30 gr, Lemak 0,3 gr, Karbohidrat 4,6 gr, Serat 2,3 gr, Energi 20 Kkal. Vitamin A 30-144 mg, Vitamin C 4 mg, Niacin 76,90 mg, Vitamin B 65 mg, Karotene 10 mg.  Ca 5 mg, P 86 mg, K 258 mg dan Fe 1 mg.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-206444452176947414?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/206444452176947414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/warna-warni-jamur-tiram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/206444452176947414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/206444452176947414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/warna-warni-jamur-tiram.html' title='Warna-Warni Jamur Tiram'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-0la_GVauR8I/TroMCxowN0I/AAAAAAAAAYM/z2CD0TTQihY/s72-c/blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-6966491067603102431</id><published>2011-11-09T10:09:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T10:34:34.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Sosok Jamur Tiram</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Tak kenal maka tak sayang, begitu juga dengan jamur yang satu ini.  Jadi, kenali sosok jamurnya.  Menurut Trubus (2010), jamur tiram terdiri dari bagian-bagian dibawah ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;b&gt;1. Gill&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-D8RTcA74Ifo/TrnwqpR4kpI/AAAAAAAAAXE/RY12ny2lTbw/s1600/blog.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-D8RTcA74Ifo/TrnwqpR4kpI/AAAAAAAAAXE/RY12ny2lTbw/s320/blog.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672829821075886738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Bagian bawah dari tudung terdapat "sekat-sekat" yang disebut Gill.  Sekat-sekat panjang itu mulai dari batang.  Setelah mencapai tudung, sekat bercabang dua.  Di sekat-sekat itulah terdapat jutaan spora.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;2. Tudung&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-rEeXTMKTsCs/TrnvOlicm4I/AAAAAAAAAW4/qkm2I4CPVPk/s1600/IMG_5463.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 257px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-rEeXTMKTsCs/TrnvOlicm4I/AAAAAAAAAW4/qkm2I4CPVPk/s320/IMG_5463.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672828239523650434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Jamur tiram (&lt;i&gt;Pleurotus ostreatus&lt;/i&gt;) dikenali dari sosoknya seperti payung dengan bentuk tudung (cap) membulat, lonjong, dan agak cekung sehingga mirip cangkang tiram. Lebar tudung 4-14 cm bahkan ada 25 cm. Warna tudung bervariasi ada putih, kuning abu-abu dan cokelat. Daya tahan tubuh buah hanya 1-2 hari, setelah itu layu dan keriput. Bentuk tudung ada 2 macam yaitu tiram dan corong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; font-size: medium; "&gt;3. Batang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b style="font-family: 'times new roman'; font-size: medium; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7cnztP6W8rw/Trns1RU5QgI/AAAAAAAAAWU/sA3sqae4xAs/s1600/IMG_12961.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-7cnztP6W8rw/Trns1RU5QgI/AAAAAAAAAWU/sA3sqae4xAs/s320/IMG_12961.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672825605578113538" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 229px; height: 237px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Batang jamur tiram setinggi 5-10 cm, ia pun menopang tudung tetapi "pertemuan" tidak pada pusat lingkaran, melainkan bergeser beberapa cm. Pada jamur liar, di bagian atas batang terdapat cincin yang melingkari batang. Di pangkal tumbuh cabang-cabang atau batang kecil yang juga menopang tudung. Spora terdapat di permukaan dan di dalam batang. Bagian dalam sering dimanfaatkan untuk perbanyakkan di laboratorium karena spora lebih steril.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-6966491067603102431?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/6966491067603102431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/sosok-jamur-tiram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6966491067603102431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/6966491067603102431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/sosok-jamur-tiram.html' title='Sosok Jamur Tiram'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-D8RTcA74Ifo/TrnwqpR4kpI/AAAAAAAAAXE/RY12ny2lTbw/s72-c/blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-4347347185784012261</id><published>2011-11-08T18:44:00.008+07:00</published><updated>2011-11-08T19:00:11.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Resep jamur tiram</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-CaMeY-tD-CM/TrkZLkvYz0I/AAAAAAAAAVY/_ZSg84f29Qo/s1600/24744-W200.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 147px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-CaMeY-tD-CM/TrkZLkvYz0I/AAAAAAAAAVY/_ZSg84f29Qo/s320/24744-W200.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672592892281540418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-34JZ3wGwZzc/TrkYcvFucKI/AAAAAAAAAVM/YjPf2NQIfK8/s1600/resepsatejmtiram.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-34JZ3wGwZzc/TrkYcvFucKI/AAAAAAAAAVM/YjPf2NQIfK8/s320/resepsatejmtiram.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672592087605735586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Nich, resep tentang jamur tiram, selamat mencoba ya...&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 12px; line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;strong&gt;Resep Sate Jamur (Gambar kanan)&lt;span id="more-114"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;strong&gt;BAHAN:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. 200 gr jamur tiram&lt;br /&gt;2. Kecap manis secukupnya&lt;br /&gt;3. Cabai rawit&lt;br /&gt;4. Tomat&lt;br /&gt;5. Kol&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;strong&gt;BUMBU KACANG:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. 100 gr kacang tanah&lt;br /&gt;2. 3 butir kemiri&lt;br /&gt;3. 3 buah cabai merah&lt;br /&gt;4. gula merah dan garam secukupnya&lt;br /&gt;5. 1/2 sendok teh terasi&lt;br /&gt;6. 2 siung bawang merah&lt;br /&gt;7. 1 siung bawang putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;strong&gt;CARA MEMBUAT:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Jamur tiram segar direbus, untuk mengurangi kadar airnya, kemudian ditusuk dengan tusukan sate, taruh di atas piring.&lt;br /&gt;2. Kacang tanah disangrai lalu ditumbuk halus.&lt;br /&gt;3. Tumbuk halus cabai, terasi, garam, gula, bawang dan kemiri halus, tumis dengan sedikit minyak kelapa, tuangi sedikit air, masukkan kacang, aduk sampai kental lalu angkat.&lt;br /&gt;4. Celupkan sate jamur di atas kecap manis, lalu dipanggang sampai matang.&lt;br /&gt;5. Sajikan panas-panas, siram dengan bumbu kacang, tambahkan kecap dan irisan cabe rawit diatasnya.&lt;br /&gt;6. Letakkan irisan kol dan tomat di pinggir piring.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Pepes Jamur Tiram (Gambar kiri)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span style="line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;b&gt;Bahan:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;150 gr jamur tiram, suwir-suwir&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1/2 btr kelapa muda, parut panjang&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;25 gr daun melinjo, iris tipis&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;2 bh cabai merah, iris tipis&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;2 bh cabai hijau, iris tipis&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1 btg serai, iris tipis&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1 lbr daun salam&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Daun pisang&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Minyak goreng untuk menumis&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span style="line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;b&gt;Bumbu halus:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;2 siung bawang putih&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;6 bh bawang merah&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1 cm jahe&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;2 cm kunyit &lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1 cm lengkuas&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1 sdt garam&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="padding-top: 5px; padding-right: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; color: rgb(102, 102, 102); line-height: 20px; background-color: rgb(227, 248, 246); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span style="line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;b&gt;Cara membuat:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama serai dan daun salam, aduk, masak hingga harum. &lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;2. Masukkan cabai merah, cabai hijau dan daun melinjo, aduk rata, masukkan jamur tiram dan air, masak hingga kering dengan wajan tertutup dan api kecil, angkat.Tambahkan kelapa parut, aduk rata.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;3. Ambil selembar daun pisang, taruh 2 sdm adonan, gulung sambil dipadatkan, semat dengan lidi.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;4. Bakar di atas bara api hingga matang, angkat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-4347347185784012261?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/4347347185784012261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/resep-jamur-tiram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/4347347185784012261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/4347347185784012261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/resep-jamur-tiram.html' title='Resep jamur tiram'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-CaMeY-tD-CM/TrkZLkvYz0I/AAAAAAAAAVY/_ZSg84f29Qo/s72-c/24744-W200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-5921783890088036454</id><published>2011-11-07T21:56:00.010+07:00</published><updated>2011-11-08T19:34:05.685+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Jamur Shiitake</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FutsyY13OYc/Trf0Znfe_oI/AAAAAAAAAU8/7bmY-t-8xH0/s1600/shitake-mushroom%2B%25281%2529.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 278px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FutsyY13OYc/Trf0Znfe_oI/AAAAAAAAAU8/7bmY-t-8xH0/s320/shitake-mushroom%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672270976631373442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada satu lagi jamur konsumsi yang mau dishare disini.  Yuph, jamur Shiitake.  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Shiitake&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;(&lt;/span&gt;&lt;i style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Lentinula edodes&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;) atau&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;jamur hioko&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;dan sering ditulis sebagai jamur&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;shitake&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;adalah&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; jamur pangan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;asal&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; Asia Timur&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;yang terkenal di seluruh dunia dengan nama aslinya dalam bahasa Jepang. Shiitake secara harafiah berarti jamur dari pohon &lt;ahref='http: org="" wiki="" tittle="link ke wikipedia" a=""&gt; &lt;/ahref='http:&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; white-space: pre-wrap; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; white-space: pre-wrap; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Shii&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; white-space: pre-wrap; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;(&lt;/span&gt;&lt;i style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Castanopsis_cuspidata&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Castanopsis cuspidata (page does not exist)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Castanopsis cuspidata&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;) karena batang pohonnya yang sudah lapuk merupakan tempat tumbuh jamur shiitake.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Spesies ini dulunya pernah dikenal sebagai &lt;i&gt;Lentinus edodes&lt;/i&gt;. Ahli botani Inggris bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Miles_Joseph_Berkeley&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Miles Joseph Berkeley (page does not exist)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Miles Joseph Berkeley&lt;/a&gt; menamakan spesies ini sebagai &lt;i&gt;Agaricus edodes&lt;/i&gt; di tahun 1878.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Shiitake banyak dibudidayakan di Tiongkok, Korea dan Jepang dan bisa dijumpai di alam bebas di daerah pegunungan di Asia Tenggara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Shiitake dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Tionghoa" title="Bahasa Tionghoa" class="mw-redirect" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;bahasa Tionghoa&lt;/a&gt; disebut &lt;i&gt;xiānggū&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hanzi" title="Hanzi" class="mw-redirect" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Hanzi&lt;/a&gt;: 香菇, "jamur harum"), sedangkan yang berkualitas tinggi dengan payung yang lebih tebal disebut &lt;i&gt;dōnggū&lt;/i&gt; (Hanzi: 冬菇, "jamur musim dingin") atau &lt;i&gt;huāgū&lt;/i&gt; (花菇, "jamur bunga") karena pada bagian atas permukaan payung terdapat motif retak-retak seperti seperti mekar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di Indonesia kadang-kadang dinamakan jamur jengkol, karena bentuk dan aromanya seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jengkol" title="Jengkol" class="mw-redirect" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;jengkol&lt;/a&gt; walaupun bagi sebagian orang rasa jamur ini seperti rasa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Petai" title="Petai" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;petai&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Deskripsi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jamur shiitake tumbuh di permukaan batang kayu yang melapuk dari pohon &lt;/span&gt;&lt;i style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Castanopsis_cuspidata&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Castanopsis cuspidata (page does not exist)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Castanopsis cuspidata&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: -webkit-auto; "&gt;, &lt;/span&gt;&lt;i style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Castanea_crenata&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Castanea crenata (page does not exist)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Castanea crenata&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: -webkit-auto; "&gt; (&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kastanye" title="Kastanye" class="mw-redirect" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; text-align: -webkit-auto; "&gt;kastanye&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: -webkit-auto; "&gt;), dan sejenis pohon ek &lt;/span&gt;&lt;i style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Quercus_acutissima&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Quercus acutissima (page does not exist)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Quercus acutissima&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: -webkit-auto; "&gt;. Batang dari tubuh buah sering melengkung, karena shiitake tumbuh ke atas dari permukaan batang kayu yang diberdirikan. Payung terbuka lebar, berwarna coklat tua dengan bulu-bulu halus di bagian atas permukaan payung, sedangkan bagian bawah payung berwarna putih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: -webkit-auto;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Sejarah Budaya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: -webkit-auto;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Shiitake juga dikenal dengan nama Jamur hitam China, karena aslinya memang berasal dari daratan Tiongkok dan sudah dibudidayakan sejak 1.000 tahun yang lalu. Sejarah tertulis pertama tentang budidaya shiitake ditulis &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wu_Sang_Kuang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Wu Sang Kuang (page does not exist)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Wu Sang Kuang&lt;/a&gt; di zaman &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Song" title="Dinasti Song" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;Dinasti Song&lt;/a&gt; (960-1127), walaupun jamur ini sudah dimakan orang di daratan Tiongkok sejak tahun 199 Masehi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di zaman &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Ming" title="Dinasti Ming" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;Dinasti Ming&lt;/a&gt; (1368-1644), dokter bernama Wu Juei menulis bahwa jamur shiitake bukan hanya bisa digunakan sebagai makanan tapi juga sebagai obat untuk penyakit saluran napas, melancarkan sirkulasi darah, meredakan gangguan hati, memulihkan kelelahan dan meningkatkan energi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chi" title="Chi" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;chi&lt;/a&gt;. Shiitake juga dipercaya dapat mencegah penuaan dini (Wikipedia, 2011).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;Manfaat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;b&gt;Jamur shiitake&lt;/b&gt; kaya akan &lt;i&gt;protein&lt;/i&gt;yang tentunya berperan baik untuk menunjang kesehatan tubuh, selain protein jamur shitake juga mengandung &lt;i&gt;asam amino&lt;/i&gt; yang di butuhkan tubuh seperti&lt;i&gt; thiamin&lt;/i&gt;,&lt;i&gt;riboflavin&lt;/i&gt; dan&lt;i&gt; niachin&lt;/i&gt;, serta mengandung enzim dan beberapa jenis serat.&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;Kandungan&lt;i&gt; ergosterol&lt;/i&gt; dalam&lt;b&gt; jamur shiitake&lt;/b&gt; akan di olah oleh tubuh menjadi vitamin D setelah kulit terkena sinar matahari, sehingga jamur shitake dapat menjadi&lt;i&gt; sumber vitamin D &lt;/i&gt;bagi tubuh.&lt;i&gt; Asam amino&lt;/i&gt; yang terkandung dalam jamur shitake dapat membantu meningkatkan &lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a name="more" style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;sistem&lt;i&gt; kekebalan tubuh&lt;/i&gt;, mengatasi gangguan pencernaan, hati dan melancarkan peredaran darah&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;Dari temuan para ahli kesehatan, di temukan kandungan&lt;i&gt; letinan&lt;/i&gt; dalam jamur shitake yang dapat berfungsi menjadi&lt;i&gt; anti kanker&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;b&gt;Jamur shiitake&lt;/b&gt; juga dapat membantu&lt;i&gt; mengobati tekanan darah tinggi&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;mengurangi kadar kolesterol darah&lt;/i&gt; dan juga dapat &lt;i&gt;menyehatkan jantung&lt;/i&gt;. &lt;b&gt;Bahkan ternyata jamur shitake ini dapat membantu &lt;i&gt;meningkatkan penampilan&lt;/i&gt;, kok bisa? jamur shiitake dapat membantu melancarkan peredaran darah di daerah wajah sehingga kulit wajah menjadi sehat, halus dan kencang. Selain itu juga dapat menyehatkan rambut.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wah kecil - kecil mantap pula yah&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto; "&gt;Cara memilih Jamur Shiitake&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(50, 50, 50); line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jamur shitake atau jamur hioko merupakan jenis jamur yang populer di Cina dan Jepang serta negara Asia lainnya. Payung jamurnya berwarna cokelat dengan ukuran skeitar 6-8 cm. Pilihlah yang payung jamurnya utuh, bersih, tidak ada bagian yang busuk. Lap hingga bersih lalu potong seusai resep. Sebaiknya jangan dicuci agar tidak cepat busuk dan lunak saat dimasak. Bungkus sisa jamur dengan kertas bersih lalu simpan dalam lemari es.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-5921783890088036454?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/5921783890088036454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/jamur-shiitake.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/5921783890088036454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/5921783890088036454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/jamur-shiitake.html' title='Jamur Shiitake'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FutsyY13OYc/Trf0Znfe_oI/AAAAAAAAAU8/7bmY-t-8xH0/s72-c/shitake-mushroom%2B%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-1071409766407882912</id><published>2011-11-05T16:22:00.005+07:00</published><updated>2011-11-05T16:29:25.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Resep Jamur Kancing</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Belum pernah makan jamur, atau sudah pernah tapi bingung mau dimasak apa. Di blog ini, akan dibagikan resep-resep tentang jamur yang diperoleh dari hasil browsing di internet. So, check this info, jangan sampai ketinggalan yaaaa....&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;Tahu Rebus Saus Jamur&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 20px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Bahan:&lt;br /&gt;300 g tahu lombok, potong dadu&lt;br /&gt;500 ml air&lt;br /&gt;1/4 sdt garam&lt;br /&gt;150 g jamur kancing, iris tipis&lt;br /&gt;1/4 buah bawang bombai, cincang halus&lt;br /&gt;1/2 sdt garam&lt;br /&gt;1/4 sdt merica bubuk&lt;br /&gt;1 sdm kecap manis&lt;br /&gt;1 sdm saus tomat&lt;br /&gt;1 sdt kaldu ayam bubuk&lt;br /&gt;400 ml susu cair&lt;br /&gt;2 sdm tepung terigu&lt;br /&gt;minyak untuk menumis&lt;br /&gt;&lt;span id="more-2402" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;1. Didihkan air, masukkan tahu lombok dan garam. Rebus hingga matang, angkat, tiriskan, sisihkan.&lt;br /&gt;2. Panaskan minyak, tumis bawang bombai hingga harum.&lt;br /&gt;3. Masukkan tepung terigu, aduk-aduk.&lt;br /&gt;4. Tuang susu cair sedikit demi seidikit sambil diaduk hingga rata.&lt;br /&gt;5. Masukkan jamur kancing, kecap manis, saus tomat, garam, merica bubuk, dan kaldu ayam bubuk. Aduk-aduk, masak hingga matang. Angkat, sisihkan.&lt;br /&gt;6. Susun tahu rebus di atas piring saji, siram dengan saus jamur di atasnya. Sajikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Pancake Havermut Bolognaise&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 20px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Bahan:&lt;br /&gt;100 g tepung terigu&lt;br /&gt;1 sdt gula pasir&lt;br /&gt;1/2 sdt baking powder&lt;br /&gt;1/4 sdt garam&lt;br /&gt;1 butir telur&lt;br /&gt;100 ml susu cair&lt;br /&gt;50 g havermut&lt;br /&gt;20 g margarin, lelehkan&lt;br /&gt;25 g keju cheddar parut, untuk taburan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 20px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Bahan saus:&lt;br /&gt;1 siung bawang putih, cincang halus&lt;br /&gt;1/4 buah bawang bombai, cincang halus&lt;br /&gt;50 g daging giling&lt;br /&gt;50 g jamur kancing, iris tipis&lt;br /&gt;1 buah tomat, cincang halus&lt;br /&gt;50 g saus tomat&lt;br /&gt;1/4 sdt garam&lt;br /&gt;1 sdm minyak untuk menumis&lt;br /&gt;&lt;span id="more-2338" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;1. Ayak tepung terigu, baking powder, dan garam. Tambahkan gula pasir, aduk rata.&lt;br /&gt;2. Campur telur dan susu cair, aduk rata.&lt;br /&gt;3. Tambahkan havermut, aduk rata.&lt;br /&gt;4. Tuang sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung terigu sambil diaduk rata.&lt;br /&gt;5. Masukkan margarin leleh sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan.&lt;br /&gt;6. Panaskan wajan datar anti lengket, tuang satu sendok sayur adonan, biarkan asal berkulit, balik, biarkan hingga matang. Lakukan hingga adonan habis.&lt;br /&gt;7. Saus: Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombai hingga harum. Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna. Tambahkan jamur kancing, tomat, saus tomat, dan garam. Masak hingga kental. Angkat.&lt;br /&gt;8. Sajikan pancake dengan sausnya dan taburan keju cheddar parut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;b&gt;Tungguin resep-resep berikutnya, hanya di blog ini. Selamat mencoba&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="addthis_toolbox addthis_default_style" url="http://www.griyakuliner.com/pancake-havermut-bolognaise/" title="Pancake Havermut Bolognaise" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;a class="addthis_button_" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(129, 153, 59); text-decoration: underline; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 17px; text-align: justify; background-color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="addthis_button_preferred_1 addthis_button_facebook at300b" title="Send to Facebook" href="http://www.griyakuliner.com/pancake-havermut-bolognaise/#" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 2px; padding-bottom: 0px; padding-left: 2px; vertical-align: baseline; color: rgb(129, 153, 59); cursor: pointer; float: left; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 17px; text-align: justify; background-color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="addthis_toolbox addthis_default_style" url="http://www.griyakuliner.com/tahu-rebus-saus-jamur/" title="Tahu Rebus Saus Jamur" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;a class="addthis_button_" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(129, 153, 59); text-decoration: underline; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 17px; text-align: justify; background-color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;/a&gt;&lt;a class="addthis_button_preferred_1 addthis_button_facebook at300b" title="Send to Facebook" href="http://www.griyakuliner.com/tahu-rebus-saus-jamur/#" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 2px; padding-bottom: 0px; padding-left: 2px; vertical-align: baseline; color: rgb(129, 153, 59); cursor: pointer; float: left; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 17px; text-align: justify; background-color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6900331777592771918-1071409766407882912?l=herrysoenarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/feeds/1071409766407882912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/resep-jamur-kancing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1071409766407882912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6900331777592771918/posts/default/1071409766407882912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://herrysoenarko.blogspot.com/2011/11/resep-jamur-kancing.html' title='Resep Jamur Kancing'/><author><name>Heri Sunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09348593654356106681</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://1.bp.blogspot.com/_WJnOpeskMA4/SiON3ZL2MhI/AAAAAAAAAJw/jYDqUBAU19E/S220/lab+3.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6900331777592771918.post-25189397138584402</id><published>2011-11-05T15:59:00.004+07:00</published><updated>2011-11-05T16:16:42.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jendela usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur konsumsi'/><title type='text'>Jamur Kuping</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-FnF7tFzDcEA/TrT-iZLZVwI/AAAAAAAAAUs/UyH_tkt4Kas/s1600/kuping.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-FnF7tFzDcEA/TrT-iZLZVwI/AAAAAAAAAUs/UyH_tkt4Kas/s320/kuping.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671437697593988866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;b style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Jamur kuping&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; (&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Auricularia auricula&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;) merupakan salah satu kelompok jelly fungi&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; yang masuk ke dalam kelas Basidiomycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; Fungi yang masuk ke dalam kelas ini umumnya makroskopis atau mudah dilihat dengan mata telanjang.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; Miseliumnya&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; bersekat dan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: miselium primer (miselium yang sel-selnya berinti satu, umumnya berasal dari perkembangan basidiospora&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; dan miselium sekunder (miselium yang sel penyusunnya berinti dua, miselium ini merupakan hasil konjugasi dua miselium primer atau persatuan dua basidiospora).&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Auricularia auricula&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; umumnya kita kenal sebagai jamur kuping.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; Jamur ini disebut jamur kuping karena bentuk tubuh buahnya melebar seperti daun telinga manusia (kuping).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 13px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;b&gt;Karakteristik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); line-height: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; font-family: sans-serif; font-size: 13px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Karakteristik dari jamur kuping ini adalah memiliki tubuh buah yang kenyal (mirip gelatin) jika dalam keadaan segar. Namun, pada keadaan kering, tubuh buah dari jamur kuping ini akan menjadi keras seperti tulang. Bagian tubuh buah dari jamur kuping berbentuk seperti mangkuk atau kadang dengan cuping seperti kuping, memiliki diameter 2-15 cm, tipis berdaging, dan kenyal.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; font-family: sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;Warna tubuh buah jamur ini pada umumnya hitam atau coklat kehitaman akan tetapi adapula yang memiliki warna coklat tua.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 10px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;Jenis jamur kuping yang paling memiliki nilai bisnis yang tinggi adalah yang memiliki warna coklat pada bagian atas tubuh buah dan warna hitam pada bagian bawah tubuh buah, serta ukuran tubuh buah kecil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt; Jamur kuping merupakan salah satu jamur konsumsi yang umum dikeringkan terlebih dahulu, kemudian direndam dengan air dalam waktu relatif singkat sehingga jamur ini akan kembali seperti bentuk dan ukuran segarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; font-family: sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; font-family: sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Kandungan Gizi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;Kandungan nutrisi jamur kuping sendiri terdiri kadar air, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protein" title="Protein" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;protein&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lemak" title="Lemak" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;lemak&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karbohidrat" title="Karbohidrat" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;karbohidrat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serat" title="Serat" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;serat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abu" title="Abu" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;abu&lt;/a&gt; dan nilai energi sebesar 351 kal. Kandungan lemak di dalam jamur, lebih dari 72% lemak dalam jamur ini termasuk unsaturated sehingga aman dan sehat jika dimakan. Vitamin di dalam jamur ini sendiri terdiri atas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Thiamine&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Thiamine (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;thiamine&lt;/a&gt; (vit. B-1), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Riboflavin" title="Riboflavin" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;riboflavin&lt;/a&gt; (vit. B-2), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Niasin" title="Niasin" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;niasin&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biotin" title="Biotin" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;biotin&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin_C" title="Vitamin C" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;vitamin C&lt;/a&gt;, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 10px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;Sedangkan, kandungan mineral jamur ini tersusun oleh K, P, Ca, Na, Mg, Cu, dan beberapa elemen mikro lainnya. Kandungan serat di dalam jamur berkisar antara 7,4-27,6%.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; font-size: 13px; "&gt;Kandungan nutrisi yang terdapat pada jamur kuping per 100 g yaitu air 14.8 g, energi 284 kkal, protein 9.25 g, lemak 0.73 g, karbohidrat 73 g, serat 70.1 g, ampas 2.21 g. Pada jamur kuping terdapat pula berbagai macam vitamin dan mineral. Jenis vitamin yang ada dalam jamur kuping ialah thiamin 0.015 mg, riboflavin 0.844 mg, niacin 6.267 mg, asam pantotenat 0.481 mg, vitamin B6 0.112 mg, dan folat 38 mcg. Sementara itu, mineral yang terkandung dalam jamur kuping ialah kalsium 159 mg, besi 5.88 mg, magnesium 83 mg, fosfor 184 mg, kalium 754 mg, natrium 35 mg, seng 1.32 mg, tembaga 0.183 mg, mangan 1.951 mg, dan selenium 128 mcg.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;b&gt;Manfaat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;Jamur kuping memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya untuk mengurangi penyakit panas dalam dan rasa sakit pada kulit akibat luka bakar. Bila jamur kuping dipanaskan maka lendir yang dihasilkannya memiliki khasiat sebagai penangkal (menonaktifkan) zat-zat racun yang terbawa dalam makanan, baik dalam bentuk racun nabati, racun residu pestisida, maupun racun berbentuk logam berat. Kandungan senyawa yang terdapat dalam lendir jamur kuping juga efektif untuk menghambat pertumbuhan karsinoma dan sarkoma (sel kanker) hingga 80-90% serta berfungsi sebagai zat anti koagulan (mencegah dan menghambat proses penggumpalan darah). Manfaat lain dari jamur kuping dalam kesehatan ialah untuk mengatasi penyakit darah tinggi (hipertensi), pengerasan pembuluh darah akibat penggumpalan darah, kekurangan darah (anemia), mengobati penyakit wasir (ambeien), dan memperlancar proses buang air besar.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;Jamur kuping juga telah dijadikan sebagai bahan berbagai masakan seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sayur_kimlo&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sayur kimlo (halaman belum tersedia)" style="text-decoration: none; color: rgb(186, 0, 0); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;sayur kimlo&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nasi_goreng" title="Nasi goreng" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;nasi goreng&lt;/a&gt; jamur, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tauco" title="Tauco" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;tauco&lt;/a&gt; jamur, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sukiyaki" title="Sukiyaki" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;sukiyaki&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bakmi" title="Bakmi" style="text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; "&gt;bakmi&lt;/a&gt; jamur dengan rasa yang lezat dan tekstur lunak yang terasa segar dan kering.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;Jamur kuping sering digunakan sebagai campuran sup ini memiliki rasa yang cukup lezat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 10px;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;Tak heran menjadi jenis makanan yang digemari semua usia. Terlepas dari itu, jamur kuping sudah dikenal secara luas sebagai bahan makanan yang memiliki khasiat sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Obat" title="Obat" style="font-size: 13px; line-height: 19px; text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;obat&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt; dan penawar racun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; line-height: 19px; "&gt; Manfaat jamur kuping ini telah diketahui sejak ratusan tahun lalu oleh bangsa Tionghoa.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 13px;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;Lendir yang dihasilkan jamur kuping selama dimasak dapat menjadi pengental.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt; Lendir jamur kuping dapat menonaktifkan atau menetralkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kolesterol" title="Kolesterol" style="font-size: 13px; line-height: 19px; text-decoration: none; color: rgb(6, 69, 173); background-image: none; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: initial; "&gt;kolesterol&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; line-height: 19px; "&gt;Jamur kuping dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ketebalan, dan warnanya.  &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt;Jamur kuping ang mempunyai bentuk tubuh buah kecil (sering disebut jamur kuping tikus) digemari oleh konsumen karena waranya lebih muda, dan rasanya sesuai dengan selera.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt; Jamur kuping yang tubuh buahnya melebar (jamur kuping gajah) rasanya sedikit kenyal atau alot sehingga kurang disenangi karena harus diiris kecil-kecil bila akan dimasak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px;"&gt; Jamur kuping selain untuk ramuan makanan juga unuk pengobatan yaitu untuk mengurangi panas dalam, dan juga mengurangi rasa sakit pada kulit akibat luka bakar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: sans-serif; text-align: justify; font-size: 13px; line-height: 19px; margin-top: 0.4em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; "&gt;Sedangkan, jika jamur kuping dipanaskan maka lendir yang dihasilkan memiliki khasiat antara lain :&lt;/p&gt;&lt;ul style="font-family: sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; list-style-type: square; margin-top: 0.3em; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 1.5em; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;li style="text-align: justify;margin-bottom: 0.1em; "&gt;Penangkal / penonaktif racun baik dalam bentuk racun nabati, racun residu pestisida, bakhan sampai ke racun berbentuk logam berat. Hampir semua ramuan masakan Cina, jamur kuping selalu ditambahkan untuk tujuan menonaktifkan racun yang terbawa dalam makanan.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;margin-
