Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Virus

Tomato Spotted Wilt Virus (TSWV) pada Tanaman Cabe

Tomato Spotted Wilt Virus (TSWV), adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan banyak menyerang tanaman dari suku solanaceae pada daerah tropis maupun subtropis, kadang juga dapat menyerang tanaman yang berada pada daerah dengan suhu sedang. Penyakit ini ditularkan oleh enam jenis Thrips, antara lain adalah Thrips tabaci, T. setosus, Frankliniella schultzei, F. occidentalis, F. fusca, dan Schirtothrips dorsalis, namun menurut Shipp eastern flower thrips ( Frankli niella tritici ), dan Ec hinothrips juga dapat menjadi vektor penularan penyakit ini. Dari sekian banyak jenis thrips tersebu t, F. occidentalis merupakan jenis thrips yang paling utama sebagai vektor dan lebih sulit dikendalikan. Walaupun virus dapat ditularkan oleh dewasa dan larvanya, tet api hanya larvanya saja yang dapat memperoleh virus dari tanaman inang melalui aktivitas makannya. Gejala virus akan nampak (masa inkubasi) dalam waktu 4 hingga 10 hari setelah investasi (inokulasi virus) oleh thrips. TSWV ...

Rice black streaked dwarf virus (RBSDV) pada Padi

sumber artikel: 1. ricehopper.net 2. itta.org Menurut keterangan sebuah organisasi penelitian padi dikatakan bahwa terdapat lebih dari 30 virus dan penyakit yang menyerang tanaman padi di negara-negara yang terletak di Amerika dan Asia. Di Afrika, hanya terdapat kurang lebih lima virus ( Rice stripe necrosis furovirus, Rice crinkle disease, Maize streak geminivirus strain A, African cereal streak virus, dan Rice yellow mottle sobemovirus ) yang diketahui dapat menginfeksi tanaman padi. Banyak virus yang menyerang padi ditularkan oleh leafhoppers dan sedikit saja yang ditularkan secara mekanik dengan inokulasi cairan sap, secara kontak, melalui tanah, dan benih, sedangkan virus-virus yang lain ditularkan oleh rice mealy bugs , kumbang, aphids, dan jamur/cendawan ( Polymyxa graminis ). Penyebab epidemi virus dan peledakan polulasi hamanya pada dasarnya adalah karena budidaya padi secara intensifikasi dan introduksi varietas baru yang produktivitasnya tinggi. Cara seperti itu juga akan ...

Thrips dan Virus (Tospovirus) yang Ditularkannya

Ceratothripoides claratris Schumsher Telah ada laporan bahwa Ceratothripoides claratris berasal dari India dan ditemukan keberadaannnya pada tanaman dari suku Cucurbitaceae seperti semanggka ( Citrullus lanatus ). Walaupun di Thailand tengah, telah teridentifikasi bahwa jenis ini merupakan thrips utama dan berperan sebagai hama penting pada tanaman tomat ( Lycopersicum esculentum ). Thrips ini menyebabkan kerusakan karena menginfestasi daun tanaman. Pihak karantina juga telah memberika peringatan terhadap risiko invasi C. claratris . Ekologi Suhu mempengaruhi siklus hidup jenis ini, suhu optimum yang mendukung perkembangan dari telur hingga dewasa berkisar antara 32-33 derajat celcius. Kemampuan bertelur (fecundity) thrips tertinggi terjadi pada suhu 30 derajat celcius. Panjang hidup (Longevity) betina yang tertinggi terjadi pada suhu 25 derajat celcius, sedangkan jantan pada suhu 30 derajat celcius. C. claratris dilaporkan dapat menularkan Capsicum chlorosis virus (CaCV) di Thaila...

Virus tanaman yang ditularkan oleh Thrips

Serangga Thrips digolongkan ke dalam ordo Thysanoptera. Beberapa thrips dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman melalui aktivitas makannya yang mungkin akan meninggalkan tanda yang dapat dilihat seperti Silvering Leaf . Sedikit diantaranya menularkan virus tanaman. Virus tanaman yang ditularkan thrips dapat menyebabkan penyakit serius pada berbagai tanaman dan pengaruhnya terasa besar bagi dunia Morfologi Thrips Thrips merupakan serangga yang berukuran sangat kecil, ukuran tubuhnya hanya berkisar antara 0,5 hingga 5 mm. Serangga dewasa biasanya memiliki dua pasang sayap yang tipis. Sekitar 5000 jenis thrips saat ini telah diketahui dan bilangan ini mungkin hanya representasi dari 60% dari keseluruhan jumlahnya di dunia. Jenis thrips yang menjadi hama pada tanaman kebanyakan termasuk dalam golongan Thripidae. Jenis thrips yang telah diketahui dapat menjadi vektor virus tanaman semuanya termasuk dalam kelompok Thripidae, sub-suku Thripinae. Sub-suku ini memiliki 1400 jenis dalam 2...

Tomato yellow leaf curl virus (TYLCV)

Tomato Yellow Leaf Curl Virus (TYLCV) atau Virus kuning-keriting pada daun tanaman tomat merupakan salah satu anggota dari Virus yang tergolong dalam Suku Geminiviridae, Marga Begomovirus. Serangan TYLCV pada tanaman tomat dapat menyebabkan daun tanaman menggulung, mengeras, bertekstur kasar dan lebih tebal dibanding tanaman normal. Daun tanaman yang terserang juga akan mengalami klorosis ( yellowing ) dan mengkerut/keriting ( curly ). Gangguan tersebut hanya dapat terjadi pada daun baru yang terbentuk setelah tanaman terinfeksi, sedangkan daun tua tetap dan tidak mengalami penyusutan. Hal ini yang menyebabkan tanaman tampak ganjil karena daun pada bagian bawah tanaman tampak lebih lebat jika dibandingkan daun yang berada pada bagian atas. Tanaman rentan yang terserang pada fase perkembangan generatif dapat menyebabkan tanaman kerdil (stunting), jika serangan berlangsung hingga fase generatif maka buah yang dihasilkan akan berukuran kecil. Penyebaran TYLCV TYLCV tidak menular me...